Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Samsung A57 Kamera OIS Makin Matang, Baterai Awet, AI Lebih Pintar, dan Desain Premium Jadi Andalan

Muhammad Rusdian Nuzula • Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:20 WIB
Samsung A57 Kamera OIS hadir dengan One UI 8.5, AI lengkap, baterai awet, dan desain premium yang makin nyaman digunakan. (PINTEREST)
Samsung A57 Kamera OIS hadir dengan One UI 8.5, AI lengkap, baterai awet, dan desain premium yang makin nyaman digunakan. (PINTEREST)

TRENGGALEK NJENGGELEKSamsung A57 Kamera OIS hadir sebagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya dengan membawa sejumlah peningkatan yang memang tidak terlihat revolusioner, tetapi mampu memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman. Smartphone kelas menengah premium ini mengandalkan desain lebih tipis, fitur kecerdasan buatan yang semakin lengkap, serta kamera dengan Optical Image Stabilization (OIS) yang tetap menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Di kelas harga sekitar Rp6 jutaan, Samsung A57 Kamera OIS menawarkan keseimbangan antara desain, kualitas kamera, performa, dan dukungan perangkat lunak jangka panjang. Smartphone ini memang bukan perangkat yang mengejar spesifikasi tertinggi di atas kertas, melainkan mengutamakan pengalaman penggunaan yang konsisten untuk kebutuhan sehari-hari.

Bagi pengguna yang menginginkan smartphone dengan ekosistem perangkat lunak matang, keamanan tinggi, dan kualitas kamera yang stabil, Samsung A57 Kamera OIS menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Berbagai pembaruan yang dibawa membuat perangkat ini terasa lebih nyaman dibanding pendahulunya.

Baca Juga: Moto3 Terparah dalam Sejarah Balap Dunia, Kecelakaan Besar yang Menjadi Titik Balik Keselamatan Pembalap Muda

Desain Lebih Tipis dengan Kesan Flagship

Samsung menghadirkan Galaxy A57 sebagai seri A paling tipis yang pernah diproduksi. Ketebalannya kini hanya sekitar 6,9 mm sehingga terasa jauh lebih ramping saat digenggam dibanding generasi sebelumnya.

Bobotnya juga berkurang menjadi sekitar 170 gram sehingga memberikan kenyamanan lebih saat digunakan dalam waktu lama. Meski lebih ringan, perangkat tetap terasa premium berkat penggunaan frame berbahan logam yang memberikan sensasi layaknya smartphone flagship.

Samsung juga memperbarui tampilan modul kamera melalui konsep Ambient Island Design. Perubahan tersebut memang tidak terlalu drastis, namun cukup memberikan identitas baru pada Galaxy A57.

Satu catatan yang masih menjadi perhatian adalah penggunaan panel belakang dengan finishing glossy yang cukup mudah meninggalkan bekas sidik jari.

Layar AMOLED Cerah dan Nyaman Digunakan

Samsung tetap mempertahankan panel Super AMOLED dengan refresh rate 120 Hz yang menjadi salah satu keunggulan utama seri Galaxy A.

Layar mampu menghasilkan warna yang kaya dengan tingkat kecerahan tinggi sehingga tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari. Sensor sidik jari juga sudah tertanam di dalam layar sehingga memberikan pengalaman membuka perangkat yang cepat dan praktis.

Bezel layar kini semakin tipis dibanding beberapa generasi sebelumnya. Meski demikian, bagian dagu masih sedikit lebih tebal dibanding sisi lainnya sehingga belum sepenuhnya simetris.

Fitur Always On Display juga tetap tersedia dengan berbagai pilihan mode, termasuk Tap to Show yang memungkinkan layar informasi muncul hanya ketika dibutuhkan.

One UI 8.5 Hadir dengan AI Semakin Lengkap

Galaxy A57 menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16 yang menawarkan antarmuka modern sekaligus ringan digunakan.

Samsung menghadirkan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan yang sebelumnya hanya tersedia pada seri flagship. Pengguna kini dapat memanfaatkan Object Eraser untuk menghapus objek pada foto secara otomatis dengan hasil yang lebih rapi.

Tersedia pula Best Face yang mampu memperbaiki ekspresi wajah pada foto grup, Edit Suggestion yang memberikan rekomendasi penyuntingan gambar, hingga AI Select yang menjadi pengembangan dari Circle to Search.

Fitur Voice Transcription juga menjadi nilai tambah karena mampu mengubah rekaman suara menjadi teks sekaligus menerjemahkannya ke bahasa lain secara otomatis.

Samsung turut menyematkan Bixby Assistant yang kini memiliki kemampuan lebih luas dalam mengendalikan perangkat melalui perintah suara, termasuk membuka kamera, menjalankan dua aplikasi sekaligus, maupun mengakses berbagai fitur sistem.

Keunggulan lain terletak pada dukungan pembaruan perangkat lunak hingga enam tahun, termasuk pembaruan keamanan yang membuat perangkat tetap aman digunakan dalam jangka panjang.

Performa Exynos Lebih Stabil

Samsung Galaxy A57 ditenagai chipset Exynos 1680 yang dipadukan dengan RAM 8 GB serta pilihan penyimpanan internal hingga 256 GB.

Untuk penggunaan sehari-hari, performanya terasa responsif saat menjalankan berbagai aplikasi maupun aktivitas multitasking.

Peningkatan ukuran vapor chamber sekitar 13 persen dibanding generasi sebelumnya turut membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil ketika digunakan dalam waktu lama.

Saat memainkan Arena of Valor, frame rate mampu bertahan di sekitar 60 fps dengan suhu berkisar 40 derajat Celsius.

Untuk Genshin Impact, performanya memang belum menjadi yang terbaik di kelas harga serupa, namun masih mampu menghasilkan frame rate rata-rata sekitar 40 fps dengan suhu yang tetap terjaga.

Sayangnya, Samsung tidak lagi menyediakan slot microSD sehingga pengguna harus memilih kapasitas penyimpanan yang sesuai sejak awal pembelian. Varian 256 GB menjadi pilihan yang paling direkomendasikan bagi pengguna aktif.

Baterai 5.000 mAh Lebih Awet Berkat Optimalisasi

Baca Juga: Moto3 Terparah dalam Sejarah Balap Dunia, Kecelakaan Besar yang Menjadi Titik Balik Keselamatan Pembalap Muda

Meski kapasitas baterainya tetap 5.000 mAh, Samsung berhasil meningkatkan efisiensi daya melalui optimalisasi perangkat lunak.

Dalam penggunaan normal, smartphone mampu bertahan dari pagi hingga malam dengan sisa daya sekitar 35 persen setelah screen on time lebih dari empat jam.

Menonton YouTube selama satu jam hanya mengurangi sekitar lima persen baterai, sedangkan bermain Arena of Valor selama 20 menit menghabiskan sekitar tiga hingga empat persen daya.

Pengisian daya didukung teknologi fast charging 45 watt yang membutuhkan waktu sekitar satu jam lima belas menit hingga penuh. Kecepatan tersebut memang bukan yang tercepat di kelasnya, tetapi masih cukup memadai untuk penggunaan harian.

Kamera OIS Tetap Jadi Andalan

Sektor fotografi masih menjadi salah satu kekuatan utama Samsung A57. Kamera utama dengan teknologi Optical Image Stabilization (OIS) mampu menghasilkan foto tajam dengan warna yang natural.

Perpindahan antar lensa kini terasa lebih halus dibanding generasi sebelumnya sehingga pengalaman merekam video menjadi lebih nyaman.

Kamera utama dan ultrawide mampu menghasilkan warna yang konsisten pada kondisi pencahayaan ideal. Namun pada ruangan minim cahaya, kamera ultrawide terkadang menampilkan sedikit pergeseran warna ke arah ungu.

Mode potret menghasilkan pemisahan objek yang cukup rapi, sedangkan kamera selfie sudah mendukung perekaman video hingga resolusi 4K 30 fps.

Secara keseluruhan, hasil foto maupun video Galaxy A57 sudah siap langsung diunggah ke media sosial tanpa memerlukan banyak proses penyuntingan.

Kesimpulan

Samsung Galaxy A57 bukanlah smartphone yang menawarkan perubahan besar dibanding pendahulunya. Namun berbagai penyempurnaan yang dihadirkan, mulai dari desain lebih tipis, efisiensi baterai lebih baik, fitur AI semakin lengkap, sistem pendingin yang ditingkatkan, hingga kualitas kamera OIS yang tetap konsisten, membuat pengalaman penggunaan menjadi semakin matang.

Bagi pengguna yang lebih mengutamakan stabilitas software, keamanan, kualitas kamera, dan dukungan pembaruan jangka panjang dibanding sekadar mengejar spesifikasi tinggi, Samsung Galaxy A57 menjadi salah satu smartphone kelas menengah premium yang sangat layak dipertimbangkan.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#HP Samsung terbaru #One UI 8.5 #Exynos 1680 #Samsung A57 Kamera OIS #Samsung Galaxy A57