Trenggalek Njenggelek – Siapa bilang mobil LCGC tidak bisa tampil premium? Sebuah Toyota Agya generasi terbaru sukses mencuri perhatian setelah mendapat sentuhan modifikasi bergaya GR Style. Meski basisnya hanya Agya tipe G CVT, tampilannya kini berubah drastis hingga banyak orang mengira sebagai varian yang jauh lebih mahal.
Menariknya lagi, seluruh ubahan dilakukan tanpa mengorbankan kenyamanan harian. Sang pemilik justru mengutamakan konsep OEM Plus, yakni menggunakan komponen asli Toyota agar hasil modifikasi tetap terlihat elegan, rapi, dan seolah keluar langsung dari pabrikan.
Dalam sebuah ulasan di kanal otomotif, pemilik Agya mengaku awalnya mencari mobil baru yang terjangkau, bertransmisi otomatis, serta memiliki biaya operasional irit. Pilihan akhirnya jatuh pada Toyota Agya G CVT produksi akhir 2024 yang dibeli saat program diskon besar-besaran.
Namun setelah digunakan beberapa waktu, keinginan untuk membuat tampilannya lebih sporty mulai muncul. Alih-alih melakukan modifikasi ekstrem, ia memilih upgrade bertahap menggunakan berbagai aksesori OEM Toyota.
Tampilan Eksterior Berubah Total
Ubahan paling mencolok langsung terlihat pada bagian depan. Logo standar diganti dengan emblem bergaya GR, dipadukan plat nomor model JDM yang memberikan kesan lebih sporty.
Bagian samping tetap mempertahankan desain sederhana, tetapi perubahan pada sektor kaki-kaki membuat mobil terlihat jauh lebih proporsional. Suspensi dibuat lebih rendah menggunakan per custom serta shock absorber hasil modifikasi berbasis Honda Jazz GD3 agar travel suspensi lebih pendek.
Velg yang digunakan juga mengusung desain ala GR berukuran 15 inci dengan ban 185/55. Walaupun bukan velg original, spesifikasinya dibuat semirip mungkin sehingga tampilan mobil tetap harmonis.
Di belakang, konsep clean look semakin terasa. Seluruh emblem bawaan dilepas sehingga buritan terlihat lebih bersih. Tambahan garnish hitam pada lampu belakang memberikan nuansa JDM yang semakin kental.
Interior Naik Kelas dengan Komponen OEM
Tidak hanya eksterior, kabin Agya ini juga mengalami perubahan cukup signifikan.
Head unit bawaan diganti menggunakan head unit Toyota Raize berukuran 9 inci lengkap dengan frame OEM Agya GR yang harus dipesan langsung menggunakan nomor part resmi Toyota karena tidak tersedia di dealer.
Panel instrumen juga ikut berganti memakai speedometer Toyota Veloz sehingga tampil lebih modern dengan berbagai informasi digital yang sebelumnya tidak dimiliki Agya tipe G.
Setir turut mendapat upgrade menggunakan lingkar kemudi bergaya Toyota Raize lengkap dengan steering switch sehingga fitur mode berkendara kini dapat dioperasikan secara langsung.
Seluruh perubahan tersebut dibuat tanpa menghilangkan kesan bawaan pabrik. Bahkan banyak orang yang masuk ke dalam kabin mengira memang seperti itulah spesifikasi asli Agya terbaru.
Mesin Tetap Standar, Performa Tetap Responsif
Menariknya, sektor mesin sama sekali tidak mendapat sentuhan performa.
Mobil masih menggunakan mesin 1.200 cc tiga silinder Dual VVT-i yang dipadukan transmisi CVT seperti bawaan pabrik. Modifikasi hanya dilakukan pada saluran intake udara agar aliran udara menuju mesin menjadi lebih lancar.
Menurut pemiliknya, kombinasi bobot ringan Agya dengan mesin yang sama seperti Toyota Raize 1.2 membuat akselerasi mobil terasa responsif, terutama di putaran bawah.
Efisiensi bahan bakarnya juga menjadi salah satu alasan utama memilih mobil ini. Untuk perjalanan luar kota melalui jalan tol, konsumsi BBM diklaim mampu menembus lebih dari 20 kilometer per liter dengan kecepatan konstan.
Tantangan Terbesar Justru Mencari Suku Cadang
Hal yang paling menyita waktu ternyata bukan proses pemasangan, melainkan mencari komponen OEM yang sesuai.
Beberapa parts seperti cover head unit Agya GR hingga steering wheel harus dicari menggunakan nomor part resmi Toyota. Bahkan sebagian komponen harus dipesan langsung dari pabrik karena tidak tersedia di dealer.
Meski demikian, hasil akhirnya dinilai sangat memuaskan karena seluruh komponen terpasang presisi tanpa perlu modifikasi tambahan.
Total Biaya Hampir Setara Diskon Mobil Baru
Saat ditanya mengenai total biaya modifikasi, sang pemilik mengaku nilainya kurang lebih setara dengan diskon pembelian mobil saat akhir tahun.
Dengan kata lain, jika mobil dibeli tanpa diskon, dana tersebut bisa langsung dialihkan untuk membangun tampilan Agya menjadi jauh lebih eksklusif tanpa harus membeli varian yang lebih mahal.
Konsep OEM Plus seperti ini kini semakin diminati para pecinta LCGC karena mampu meningkatkan tampilan kendaraan tanpa mengurangi kenyamanan maupun keandalan untuk penggunaan harian.
Editor : Maylanni Diana Fitri