Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Modifikasi Toyota Calya Bergaya OEM Plus Jadi Sorotan, Tampil Elegan dengan Velg Braid Original Meski Berstatus LCGC

Maylanni Diana Fitri • Minggu, 28 Juni 2026 | 17:04 WIB
Modifikasi Toyota Calya bergaya OEM Plus sukses mencuri perhatian berkat velg Braid original, interior premium, dan tampilan elegan.(pinterest)
Modifikasi Toyota Calya bergaya OEM Plus sukses mencuri perhatian berkat velg Braid original, interior premium, dan tampilan elegan.(pinterest)

Trenggalek NjenggelekModifikasi Toyota Calya kembali menarik perhatian pecinta otomotif Tanah Air. Kali ini bukan karena penggunaan body kit ekstrem atau ubahan performa besar-besaran, melainkan konsep OEM Plus yang membuat mobil keluarga tersebut tampil elegan tanpa meninggalkan identitas aslinya.

Toyota Calya milik Om Gerza sukses membuktikan bahwa mobil Low Cost Green Car (LCGC) juga bisa memiliki tampilan premium. Berbekal sentuhan modifikasi sederhana namun tepat sasaran, mobil ini bahkan membuat banyak orang tidak menyangka bahwa kendaraan tersebut merupakan Toyota Calya.

Menariknya lagi, sebelum memilih Toyota Calya, sang pemilik sempat menggunakan Honda Odyssey sebagai kendaraan harian. Namun karena ingin memiliki proyek modifikasi yang berbeda dari kebanyakan, ia memutuskan menjadikan Calya sebagai basis modifikasi.

Pilih Calya karena Jarang Dijadikan Proyek Modifikasi

Om Gerza mengaku awalnya sempat melirik Toyota Agya. Namun setelah melihat banyaknya Agya modifikasi yang beredar, ia memilih mencari mobil yang lebih unik.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Belanda 2026 Hari Ini: Feda Ega Pratama Start Ketujuh, Kesempatan Pangkas Jarak Poin di Klasemen Terbuka Lebar

Toyota Calya G CVT keluaran 2023 akhirnya dipilih karena dinilai memiliki desain yang masih bisa dieksplorasi tanpa perlu mengubah banyak bagian bodi.

Konsep yang diusung adalah OEM Plus, yakni mempertahankan karakter asli mobil pabrikan dengan menambahkan komponen berkualitas sehingga tampil lebih eksklusif.

Ubah Sedikit, Tampilan Langsung Berbeda

Bagian depan menjadi area pertama yang mendapat penyegaran. Grille chrome bawaan diubah menjadi warna senada bodi sehingga tampil lebih clean. Emblem garuda juga dilepas untuk menghasilkan wajah depan yang lebih modern.

Tambahan pelat nomor bergaya JDM dan foglamp projector Bi-LED semakin mempertegas kesan elegan tanpa terlihat berlebihan.

Di sisi samping, kaca film menggunakan tingkat kegelapan 20 persen di depan dan 80 persen di belakang. Spion tetap memakai komponen bawaan pabrik, hanya ditambahkan blue mirror untuk meningkatkan visibilitas saat malam hari.

Velg Braid Jadi Pusat Perhatian

Sektor kaki-kaki menjadi bagian yang paling banyak menyita perhatian.

Toyota Calya ini menggunakan velg Braid original dengan spesifikasi khusus yang dipesan langsung sesuai kebutuhan mobil. Offset, ukuran hingga finishing warna dipilih secara detail agar menghasilkan fitment yang presisi.

Suspensi juga mendapat sentuhan melalui penggunaan per custom Lembayung yang dipadukan dengan sedikit penyesuaian sehingga posisi mobil menjadi lebih rendah namun tetap nyaman digunakan setiap hari.

Meski tampil ceper, mobil masih aman digunakan membawa empat penumpang tanpa mengganggu kenyamanan berkendara.

Interior Berubah Jadi Lebih Premium

Nuansa premium berlanjut hingga ke dalam kabin.

Jok menggunakan Recaro Style Black Artisan, sedangkan setir diganti memakai Momo original Daihatsu Move yang tetap mempertahankan fitur airbag bawaan.

Head unit Kenwood, speaker Morel, DSP hingga pemasangan peredam kabin membuat kualitas audio meningkat drastis dibanding kondisi standar.

Seluruh ubahan tersebut tetap mempertahankan fungsi utama Toyota Calya sebagai mobil keluarga yang nyaman.

Mesin Tetap Standar, Konsumsi BBM Tetap Irit

Berbeda dengan tampilan yang berubah cukup signifikan, sektor mesin justru tidak mengalami modifikasi sama sekali.

Mesin 1.200 cc bawaan Toyota tetap dipertahankan karena dinilai sudah memiliki performa yang cukup baik sekaligus terkenal hemat bahan bakar.

Menurut pemilik, biaya BBM sekitar Rp300 ribu mampu digunakan hingga dua pekan untuk aktivitas harian di dalam kota.

Efisiensi inilah yang menjadi salah satu alasan dirinya meninggalkan mobil bermesin besar dan beralih ke LCGC.

Total Modifikasi Puluhan Juta Rupiah

Meski tampil sederhana, biaya modifikasi yang dikeluarkan ternyata tidak sedikit.

Velg original, sistem audio premium, interior, hingga berbagai komponen OEM membuat total biaya modifikasi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Namun hasil akhirnya dianggap sepadan. Bahkan tak sedikit orang yang mengira mobil tersebut bukan lagi Toyota Calya karena tampilannya jauh lebih elegan dibanding versi standar.

Modifikasi ini menjadi bukti bahwa sebuah mobil LCGC tidak selalu identik dengan tampilan sederhana. Dengan konsep yang matang dan pemilihan komponen yang tepat, Toyota Calya mampu tampil layaknya mobil di kelas yang lebih tinggi.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Modifikasi LCGC #Modifikasi Toyota Calya #Toyota Calya G CVT #Velg Braid Original #Toyota Calya OEM Plus