Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Modifikasi Daihatsu Ayla Bekas Taksi Online Ini Bikin Pangling, Modal Beli di Bawah Rp50 Juta Kini Tampil Sporty ala JDM

Maylanni Diana Fitri • Minggu, 28 Juni 2026 | 17:25 WIB
Modifikasi Daihatsu Ayla bekas taksi online ini sukses tampil sporty ala JDM. Dibeli di bawah Rp50 juta, hasil akhirnya bikin pangling.(pinterest)
Modifikasi Daihatsu Ayla bekas taksi online ini sukses tampil sporty ala JDM. Dibeli di bawah Rp50 juta, hasil akhirnya bikin pangling.(pinterest)

Trenggalek Njenggelek – Tidak semua mobil modifikasi harus berawal dari kendaraan mahal. Hal itu dibuktikan Rully yang sukses mengubah Daihatsu Ayla bekas transportasi online menjadi hatchback bergaya JDM dengan tampilan yang jauh dari kesan mobil LCGC murah.

Siapa sangka, mobil yang kini tampil bersih dan sporty tersebut dulunya hanya sebuah Daihatsu Ayla tipe D keluaran 2015. Bahkan saat dibeli, kondisinya masih sangat standar dengan velg kaleng, interior sederhana, serta minim fitur karena merupakan varian paling rendah.

Meski demikian, satu hal yang membuat Rully mantap meminangnya adalah kondisi mesin yang masih sangat sehat. Apalagi harga unit tersebut berhasil ditebus di bawah Rp50 juta, jauh lebih murah dibanding harga pasaran saat itu.

Menurutnya, membeli mobil murah dengan mesin prima jauh lebih menguntungkan dibanding memilih mobil bekas yang lebih tua tetapi membutuhkan biaya restorasi besar.

Bangun Mobil Sesuai Kemampuan

Rully mengaku dirinya tidak pernah memaksakan modifikasi sekaligus. Selama hampir empat tahun, seluruh perubahan dilakukan sedikit demi sedikit sesuai kondisi keuangan.

Ia lebih memilih menabung hingga komponen yang diinginkan benar-benar terbeli daripada menggunakan barang yang kurang sesuai dengan konsep.

Prinsip tersebut membuat hasil akhir modifikasi terlihat rapi dan konsisten tanpa terkesan dipasang secara asal.

Terinspirasi Gaya Modifikasi Malaysia

Alih-alih mengikuti tren modifikasi lokal, Rully justru banyak mengambil referensi dari komunitas otomotif Malaysia.

Karena itu, bumper depan diganti menggunakan model facelift Ayla 2016 yang memiliki desain lebih modern. Kap mesin juga diganti memakai model full kevlar sehingga memberi kesan lebih sporty.

Agar tampilan depan semakin elegan, garnish chrome ditambahkan pada grille untuk menciptakan kombinasi warna putih dan hitam yang lebih berkelas.

Lampu depan memang masih mempertahankan desain asli, namun seluruh komposisi wajah mobil kini terlihat jauh lebih modern dibanding kondisi standarnya.

Detail Kecil yang Membuat Berbeda

Konsep sederhana juga diterapkan pada bagian samping.

Side skirt facelift dipasang agar bodi terlihat lebih proporsional. Seluruh lis plastik hitam bawaan dicat mengikuti warna bodi sehingga kesan mobil murah perlahan menghilang.

Sementara pada bagian belakang, bumper menggunakan model facelift terbaru dipadukan stoplamp versi Malaysia yang menjadi salah satu komponen favorit Rully.

Spoiler custom berbahan fiberglass melengkapi ubahan eksterior sebelum akhirnya seluruh bodi dicat ulang menggunakan warna Super White agar tampil lebih segar.

Suspensi Jadi Proses Terlama

Dibanding membeli aksesori, justru penyetelan kaki-kaki menjadi tantangan terbesar.

Velg aftermarket berukuran 16 inci dipadukan ban semi slick agar tampil agresif. Namun memperoleh posisi roda yang pas membutuhkan proses cukup panjang.

Shock depan masih menggunakan bawaan Ayla yang dipadukan coilover custom. Sementara shock belakang memakai milik Honda Jazz GD3 karena dimensinya lebih pendek.

Menurut Rully, proses menemukan kombinasi suspensi yang ideal memakan waktu hingga tiga bulan melalui berbagai percobaan sebelum akhirnya mendapatkan hasil sesuai keinginan.

Interior Tetap Mengutamakan Fungsi

Masuk ke kabin, nuansa sporty langsung terasa lewat penggunaan setir aftermarket serta tambahan panel RPM yang sebelumnya tidak dimiliki varian paling rendah.

Head unit juga telah berganti menggunakan model double DIN lengkap dengan sistem audio aftermarket agar pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman.

Meski demikian, ia sengaja tidak melakukan ubahan berlebihan karena masih memprioritaskan kebutuhan keluarga dibanding memaksakan modifikasi.

Mesin Standar, Tetap Irit

Berbeda dengan tampilan luarnya yang berubah drastis, sektor mesin justru masih mempertahankan spesifikasi bawaan.

Ubahan hanya sebatas porting polish ringan, sistem knalpot full stainless, serta peningkatan pada sistem pengapian.

Hasilnya cukup memuaskan. Tarikan bawah terasa lebih responsif, sementara konsumsi bahan bakar tetap tergolong irit untuk penggunaan harian.

Fokus pada Konsep, Bukan Gengsi

Rully berpesan kepada para pecinta modifikasi agar tidak mudah tergoda mengikuti tren.

Menurutnya, membangun mobil membutuhkan kesabaran. Lebih baik membeli komponen secara bertahap daripada memaksakan diri hanya demi mengejar tampilan.

Kini, Daihatsu Ayla yang dulu hanya dikenal sebagai bekas armada transportasi online berhasil berubah menjadi mobil bergaya JDM yang sering mencuri perhatian. Perjalanan modifikasi tersebut sekaligus membuktikan bahwa kreativitas dan konsistensi jauh lebih penting dibanding besarnya anggaran.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Daihatsu Ayla #Modifikasi Ayla #Ayla Bekas #lcgc #mobil jdm