DI BALIK kemajuan sebuah institusi pendidikan, selalu ada sosok yang bekerja dengan dedikasi tinggi. Salah satunya adalah Insany Syahbarwaty, akademisi sekaligus praktisi media yang kini mengemban amanah sebagai Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Trenggalek.
Bermukim di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, dia dikenal sebagai figur yang konsisten mengabdikan diri di dunia pendidikan, jurnalisme, dan komunikasi digital. Perjalanan karier Insany tidak dibangun dalam waktu singkat.
Lebih dari dua dekade, dia berkecimpung di dunia media massa, mulai dari reporter, editor, produser, hingga pemimpin redaksi. Pengalaman panjang tersebut membentuk karakter kepemimpinan yang kuat sekaligus adaptif terhadap perubahan zaman.
Latar belakang pendidikannya pun menunjukkan semangat belajar yang tidak pernah padam. Dia kini sedang berproses untuk mencapai pendidikan doktoral di bidang ilmu komunikasi setelah sebelumnya menempuh jenjang magister dan sarjana komunikasi. Bekal akademik tersebut dipadukan dengan pengalaman profesional sehingga menjadikannya sosok yang mampu menjembatani teori dan praktik.
Di lingkungan kampus, Insany tidak hanya menjalankan tugas administratif sebagai dekan. Dia aktif mendorong pengembangan kampus, inovasi pembelajaran, serta penguatan literasi digital bagi mahasiswa. Baginya, perguruan tinggi harus menjadi ruang lahirnya generasi yang mampu berpikir kritis, kreatif, dan berintegritas.
Baca Juga: Shireen Talita Putri, Percaya Diri dari Meniti Dunia Modeling
Komitmennya terhadap pengembangan sumber daya manusia juga terlihat dari keterlibatan dalam berbagai organisasi profesi, pelatihan internasional, serta program kepemimpinan.
Dia pernah mengikuti International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat, berbagai pelatihan investigasi jurnalistik, hingga program penguatan media di Australia. Pengalaman tersebut memperluas perspektifnya mengenai pentingnya kebebasan pers, etika komunikasi, dan transformasi digital.
Selain aktif di dunia akademik, Insany tetap menjaga kedekatannya dengan dunia jurnalistik. Dia kini menggawangi redaksi Majalah Forum Keadilan yang berbasis di Jakarta sebagai redaktur eksekutif.
Baca Juga: Sosok Perempuan Inspiratif Asal Trenggalek, Ari Ardani, Konsisten Berkarya di Dunia Rias
Dia pernah memimpin berbagai media lokal dan nasional serta berkontribusi dalam pengembangan jurnalisme investigasi dan jurnalisme damai. Pengalaman itu menjadi modal penting ketika membimbing mahasiswa untuk memahami praktik komunikasi yang bertanggung jawab di era digital.
Bagi rekan kerja dan mahasiswa, Insany dikenal sebagai pribadi yang disiplin, komunikatif, dan terbuka terhadap gagasan baru. Dia percaya bahwa seorang pendidik bukan hanya mentransfer ilmu, melainkan juga membentuk karakter serta memberikan teladan melalui tindakan nyata.
"Membaca itu seperti menarik napas, menyerap ilmu, sedangkan menulis itu seperti menghembuskan napas, menuangkan ide, gagasan, dan keduanya harus ada di nadi setiap orang yang mencintai ilmu dan buku," jelas Insany yang hobi mengunjungi toko buku di setiap kota yang disinggahinya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, Insany melihat tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Menurut dia, kemampuan memanfaatkan teknologi harus diimbangi dengan etika, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap masyarakat. Karena itu, dia terus mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepemimpinan sosial.
Dari rumah yang disediakan untuk dosen di kawasan Kelutan, Trenggalek, Insany terus menyalakan semangat pengabdian. Perjalanan panjang sebagai jurnalis, akademisi, dan pemimpin pendidikan menjadi bukti bahwa keberhasilan lahir dari proses belajar yang tidak pernah berhenti.
Sosoknya menjadi inspirasi bahwa dedikasi, integritas, dan kemauan untuk terus berkembang merupakan kunci untuk menghadapi perubahan zaman sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (gun/c1/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana