Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Letak Nogo Dino Menurut Primbon Jawa, Ini Arah Naga Hari, Naga Rijal, dan Naga Pasaran Lengkap

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Kamis, 2 Juli 2026 | 17:55 WIB
Letak Nogo Dino menurut Primbon Jawa lengkap dengan arah naga hari, naga rijal, dan naga pasaran yang dipercaya sebagian masyarakat Jawa. (Youtube. com)
Letak Nogo Dino menurut Primbon Jawa lengkap dengan arah naga hari, naga rijal, dan naga pasaran yang dipercaya sebagian masyarakat Jawa. (Youtube. com)

 

JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COMLetak Nogo Dino menurut Primbon Jawa masih menjadi salah satu pengetahuan tradisional yang dipercaya sebagian masyarakat Jawa dalam menentukan arah saat akan bepergian atau memulai suatu aktivitas penting. Konsep ini berkaitan dengan posisi simbolis "naga" yang diyakini berpindah mengikuti hari maupun pasaran.

Dalam tradisi Jawa, Nogo Dino menurut Primbon Jawa tidak hanya mengenal naga hari, tetapi juga naga rijal dan naga pasaran. Ketiganya dipercaya memiliki posisi yang berbeda-beda sesuai hari dalam kalender Jawa sehingga sering dijadikan pedoman oleh sebagian masyarakat sebagai bentuk kehati-hatian.

Kepercayaan tersebut telah diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari kearifan lokal. Meski tidak memiliki dasar ilmiah, sebagian masyarakat masih menjadikannya sebagai pertimbangan sebelum melakukan perjalanan, membuka usaha, atau menjalankan aktivitas yang dianggap penting.

Baca Juga: Arti Weton Jawa Lengkap Menurut Primbon, Mengapa Hari Lahir Masih Dipercaya Bisa Menggambarkan Karakter Seseorang?

Apa Itu Nogo Dino?

Secara sederhana, Nogo Dino dapat diartikan sebagai naga hari, yakni arah tertentu yang dipercaya ditempati naga pada setiap hari dalam sepekan.

Dalam tradisi Primbon Jawa, masyarakat dianjurkan untuk menghindari bepergian langsung menuju arah tempat naga berada apabila memiliki keperluan yang dianggap sangat penting. Tujuannya bukan semata-mata karena diyakini membawa kesialan, melainkan sebagai bentuk kehati-hatian berdasarkan petuah leluhur.

Selain Nogo Dino, dikenal pula istilah Nogo Rijal dan Nogo Pasaran yang juga memiliki posisi berbeda sesuai hari maupun pasaran.

Baca Juga: Weton Paling Beruntung 2026 Diprediksi Banjir Rezeki, Karier Melesat dan Peluang Usaha Terbuka Lebar

Letak Nogo Dino Berdasarkan Hari

Menurut penjelasan dalam video, posisi Nogo Dino berubah setiap hari sebagai berikut:

Perubahan arah tersebut dipercaya mengikuti siklus harian dalam penanggalan Jawa sehingga tidak menetap pada satu titik.

Baca Juga: Weton Paling Beruntung 2026 Jadi Buruan Netizen, Disebut Berpeluang Mendapat Rezeki Tak Terduga dan Karier Cemerlang

Posisi Nogo Rijal Setiap Hari

Selain naga hari, Primbon Jawa juga mengenal Nogo Rijal yang memiliki arah berbeda.

Berikut letaknya menurut hari:

Posisi ini dipercaya menjadi salah satu acuan tambahan bagi masyarakat yang masih memegang tradisi Primbon dalam menentukan arah perjalanan.

Baca Juga: Weton Paling Beruntung 2026 Diprediksi Banjir Rezeki, Karier Melesat dan Peluang Usaha Terbuka Lebar

Letak Nogo Pasaran

Berbeda dengan Nogo Dino dan Nogo Rijal yang mengikuti hari, Nogo Pasaran ditentukan berdasarkan lima pasaran Jawa.

Rinciannya adalah sebagai berikut:

Karena mengikuti pasaran, posisi Nogo Pasaran akan berubah sesuai siklus lima hari dalam kalender Jawa.

Baca Juga: 5 Kelebihan Weton Sabtu Wage yang Jarang Diketahui, Punya Wibawa Alami, Insting Tajam hingga Rezeki Tak Terduga

Masih Dipercaya Sebagian Masyarakat

Hingga kini, pengetahuan mengenai Nogo Dino masih diajarkan oleh sebagian masyarakat sebagai bagian dari warisan budaya Jawa. Tradisi tersebut umumnya digunakan sebagai pedoman simbolis sebelum melakukan perjalanan jauh, memulai usaha, hingga menentukan waktu dan arah tertentu dalam kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, kepercayaan mengenai letak naga hari, naga rijal, maupun naga pasaran merupakan bagian dari tradisi dan kearifan lokal yang berkembang di masyarakat. Tidak terdapat bukti ilmiah yang memastikan bahwa posisi arah tersebut dapat menentukan keberuntungan ataupun kesialan seseorang.

Bagi masyarakat yang memegang teguh nilai-nilai Primbon Jawa, ajaran tersebut lebih dimaknai sebagai bentuk kehati-hatian, penghormatan terhadap warisan leluhur, serta pengingat agar setiap langkah dalam kehidupan dijalani dengan pertimbangan yang matang dan penuh kebijaksanaan.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#naga hari #naga pasaran #naga rijal #Primbon Jawa #Nogo Dino