JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Suzuki Karimun Estilo bekas kembali menjadi incaran pemburu mobil murah. Selain menawarkan harga yang kini berada di kisaran Rp40 jutaan, hatchback mungil ini juga dikenal irit bahan bakar, nyaman digunakan harian, dan memiliki biaya perawatan yang relatif terjangkau, terutama untuk versi facelift.
Di pasar mobil bekas, Suzuki Karimun Estilo bekas mulai banyak dilirik sebagai alternatif kendaraan perkotaan. Dibandingkan generasi Karimun Kotak maupun Karimun Wagon R, Estilo menawarkan desain yang lebih modern dengan dimensi yang tetap kompak sehingga mudah dikendarai di jalan sempit maupun area parkir yang terbatas.
Bagi calon pembeli, memilih Suzuki Karimun Estilo bekas ternyata tidak bisa sembarangan. Sebab terdapat dua varian utama, yakni pre-facelift dan facelift, yang memiliki perbedaan cukup signifikan, terutama pada sektor mesin dan kemudahan memperoleh suku cadang.
Baca Juga: Modifikasi Suzuki Karimun Wagon R GS Matic 2016, Sunroof Rp10 Juta Jadi Daya Tarik Utama
Desain Lebih Modern Dibanding Karimun Kotak
Suzuki Karimun Estilo merupakan generasi kedua keluarga Karimun yang mulai dipasarkan di Indonesia pada 2007. Berbeda dengan Karimun generasi pertama yang mengusung konsep kei car Jepang, Estilo mengadopsi desain Maruti Zen Estilo dari India.
Secara tampilan, Karimun Estilo memiliki bodi yang lebih membulat dibanding Karimun Kotak. Panjang mobil mencapai sekitar 3,6 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter dan tinggi 1,6 meter, membuat kabinnya tetap terasa lega meski dimensinya ringkas.
Versi facelift yang hadir mulai 2009 menjadi pilihan paling menarik. Perubahan paling mencolok terlihat pada desain lampu depan berbentuk segitiga yang memberikan kesan lebih modern dibanding model pre-facelift yang masih menggunakan lampu berbentuk sejajar genjang.
Baca Juga: Suzuki Karimun Wagon R 2026 Dibanderol Mulai Rp150 Jutaan, City Car Irit BBM Ini Makin Modern
Meski tampil sederhana, Karimun Estilo juga cukup digemari pecinta modifikasi. Pergantian pelek dan sedikit sentuhan eksterior sudah mampu membuat tampilannya terlihat lebih menarik.
Mesin Facelift Lebih Direkomendasikan
Perbedaan terbesar antara Karimun Estilo pre-facelift dan facelift justru berada di balik kap mesin.
Versi awal menggunakan mesin F10D berkapasitas 1.100 cc empat silinder SOHC dengan tenaga sekitar 65 hp dan torsi 84 Nm.
Sementara itu, model facelift dibekali mesin K10B 1.000 cc tiga silinder DOHC yang menghasilkan tenaga sekitar 68 hp dengan torsi 90 Nm. Walaupun kapasitas mesinnya lebih kecil, performanya justru lebih baik sekaligus lebih hemat bahan bakar.
Keunggulan lainnya, mesin K10B juga digunakan pada Suzuki Karimun Wagon R sehingga ketersediaan spare part jauh lebih mudah ditemukan di pasaran.
Hal inilah yang membuat banyak mekanik maupun pengguna menyarankan pembeli untuk memilih versi facelift dibanding pre-facelift yang kini mulai mengalami keterbatasan suku cadang mesin.
Baca Juga: Suzuki Karimun Wagon R 2026 Bocor! Desain Makin Mewah, BBM Tembus 20 Km/L, Harga Mulai Rp170 Juta
Konsumsi BBM Jadi Daya Tarik
Salah satu alasan Karimun Estilo tetap diminati hingga sekarang adalah efisiensi bahan bakarnya.
Dalam penggunaan di dalam kota, konsumsi BBM mobil ini dapat mencapai sekitar 15 km per liter. Untuk penggunaan kombinasi kota dan luar kota mampu menyentuh sekitar 17 km per liter.
Sedangkan saat digunakan di jalur luar kota dengan kecepatan stabil, konsumsi BBM bahkan diklaim bisa melampaui 25 km per liter, bahkan beberapa pengguna mencatat angka hingga sekitar 28 km per liter.
Efisiensi tersebut membuat Karimun Estilo cocok dijadikan kendaraan operasional maupun mobil keluarga kecil.
Interior Sederhana tetapi Fungsional
Masuk ke dalam kabin, desain dashboard Karimun Estilo mengusung perpaduan warna cokelat dan beige yang memberikan kesan lebih hangat.
Fitur yang tersedia memang sederhana. Mobil ini telah dibekali electric mirror, power window empat pintu, head unit double DIN, AC dengan pengaturan lengkap, serta sejumlah ruang penyimpanan di area depan.
Baca Juga: Suzuki Karimun Wagon R 2026 Bocor! Desain Makin Mewah, BBM Tembus 20 Km/L, Harga Mulai Rp170 Juta
Posisi duduk penumpang belakang juga dinilai lebih nyaman dibanding Karimun Kotak karena jok memiliki penyangga paha yang lebih baik.
Bagasinya cukup luas untuk kebutuhan harian, bahkan kursi belakang masih dapat dilipat rata lantai apabila ingin membawa barang berukuran besar.
Namun dari sisi keselamatan, fitur yang tersedia masih sangat minim sesuai standar mobil di era tersebut.
Harga Bekas Mulai Rp40 Jutaan
Di pasar mobil bekas saat ini, Karimun Estilo pre-facelift dipasarkan mulai sekitar Rp40 jutaan.
Sedangkan versi facelift umumnya dijual pada kisaran Rp50 jutaan hingga Rp70 jutaan, tergantung kondisi kendaraan, tahun produksi, serta kelengkapan dokumen.
Pajak tahunannya juga masih relatif terjangkau, berkisar sekitar Rp1,8 jutaan.
Baca Juga: Suzuki Karimun Wagon R 2026 Tampil Lebih Modern, Harga Terjangkau dan Tetap Irit BBM, Layak Dibeli?
Dengan harga tersebut, Suzuki Karimun Estilo facelift menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang membutuhkan mobil harian hemat BBM, mudah dirawat, dan memiliki biaya operasional yang rendah. Kemudahan mendapatkan spare part menjadi nilai tambah yang membuat versi facelift lebih layak dipilih dibanding model pre-facelift.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari