TRENGGALEK – Memiliki hewan peliharaan yang selalu aktif, lincah, dan ceria menjadi idaman setiap pemilik Anabul (anak bulu). Namun, menjaga kesehatan kucing agar tidak mudah terserang virus maupun parasit berbahaya membutuhkan perawatan yang tepat sejak dini. Praktisi medis Drh. Mirza membagikan panduan komprehensif mengenai cara merawat kucing agar sehat mulai dari fase anakan (kitten) hingga tumbuh dewasa secara optimal.
Langkah dasar cara merawat kucing agar sehat berawal dari pemenuhan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif saat baru lahir. ASI mengandung maternal immunity atau kekebalan alami yang diturunkan induk untuk melindungi anakan dari infeksi penyakit serta menunjang tumbuh kembang otak. Apabila aliran susu induk kurang lancar, cat owner disarankan melakukan stimulasi dengan memijat perlahan area kelenjar susu menggunakan kain yang dibasahi air hangat.
Baca Juga: Mobil Bekas Murah Bogor Obral Unit Idaman: Dari Escudo, Katana, Hingga Innova V Matic Siap Gas
Pemberian Obat Parasit dan Akses Vaksinasi
Memasuki usia 2 hingga 3 bulan, anak kucing wajib mendapatkan obat cacing secara berkala. Menurut Drh. Mirza, infeksi cacing merupakan faktor utama penyebab stunting atau gangguan pertumbuhan pada kucing karena nutrisi makanan terserap oleh parasit. "Obat cacing termasuk obat keras, jadi dosisnya harus disesuaikan dengan berat badan kucing setelah ditimbang terlebih dahulu," jelasnya. Pemberian obat kutu juga wajib dilakukan secara terpisah untuk mencegah malnutrisi akibat hisapan parasit.
Selain bebas parasit, perlindungan dari serangan virus mematikan seperti Panleukopenia, Herpesvirus, dan Calicivirus harus dibentengi melalui tindakan vaksinasi pada usia tiga bulan. Pemberian vaksin berfungsi membentuk antibodi sehingga mampu menurunkan risiko kematian secara drastis apabila kucing terpapar infeksi. Implementasi skema pencegahan ini menjadi fondasi penting dalam menerapkan cara merawat kucing agar sehat sejak fase awal pertumbuhannya.
Baca Juga: Mobil Bekas Murah Bogor Obral Stok Lebaran: Dari Starlet Kapsul Hingga Vios Siap Tempur Mudik
Pola Makan Karnivora dan Perawatan Fisik
Dari segi nutrisi, pemilik harus memahami bahwa kucing adalah hewan karnivora sejati. Pencernaan kucing membutuhkan asupan protein hewani murni dari daging atau telur, bukan karbohidrat seperti nasi maupun protein nabati seperti tempe. Pemberian tempe secara terus-menerus berisiko memicu gangguan hipertiroid, sementara asupan nasi dapat memicu masalah sistem pencernaan serius.
Untuk merawat kebersihan fisik, kucing cukup dimandikan sebanyak 1 hingga 2 kali dalam seminggu menggunakan sampo khusus hewan. Memandikan kucing terlalu sering atau menggunakan produk sampo manusia dapat merusak struktur kulit dan menyebabkan bulu menjadi kering. Terakhir, hindari stres pada hewan dengan menyediakan teman bermain atau pasangan agar kesehatan mental serta pertumbuhan fisiknya tetap terjaga secara seimbang.
Baca Juga: Mobil Bekas Murah Bogor Obral Stok Lebaran: Dari Hyundai Avega Hingga Panther Siap Tempur Mudik
Sumber : You Tube