TRENGGALEK – Menghadirkan ekosistem air alami yang indah di dalam rumah kini semakin diminati para pecinta seni akuarium. Kehadiran vegetasi hidup menjadi elemen vital untuk menciptakan lanskap bawah air yang tampak estetik, segar, dan menenangkan. Namun, bagi para pecinta hobi yang baru berkecimpung, memilih jenis flora yang tepat sering kali menjadi tantangan tersendiri. Beruntung, ada berbagai jenis tanaman aquascape murah dan mudah dirawat yang sangat ramah bagi kantong pemula.
Menggunakan tanaman aquascape murah dan mudah dirawat memungkinkan pemula menikmati proses pembelajaran tanpa khawatir mengalami kerugian besar akibat flora yang mati. Tanaman tahan banting ini umumnya tidak memerlukan peralatan canggih seperti tabung gas karbon dioksida (CO2) khusus maupun pencahayaan intensitas tinggi. Keberadaan tanaman hidup juga berfungsi alami sebagai penyaring air serta tempat bersembunyi yang aman bagi anak ikan maupun udang hias.
Baca Juga: Cara Merawat Kucing Tanpa Pasir Hemat Biaya dan Bebas Bau, Ini Inovasi Unik Breeder di Batu!
Pilihan Flora Tangguh untuk Bagian Depan dan Tengah
Salah satu rekomendasi flora favorit di kalangan pemula adalah Anubias nana. Jenis flora berdaun tebal dan berwarna hijau pekat ini dikenal sangat kuat menghadapi berbagai kondisi parameter air. Pemilik cukup mengikatkan rimpangnya pada kayu rasamala atau bebatuan tanpa perlu menanamnya di dalam tanah substrat. Dipasarkan mulai harga Rp15.000 per rumpun, tanaman ini sangat cocok diletakkan pada area depan (foreground) atau tengah (midground) akuarium.
Selain Anubias, terdapat Java Moss yang menjadi pilihan ideal untuk menghadirkan nuansa hutan alami yang rimbun. Tanaman lumut air ini memiliki laju pertumbuhan terbilang cepat serta mampu menempel dengan mudah pada media kayu maupun batu. Tanpa perlu tambahan pupuk dasar, Java Moss dijual dengan harga sangat terjangkau, mulai dari Rp5.000 per genggam.
Pilihan tangguh lainnya adalah Cryptocoryne wendtii green yang memiliki karakteristik daun bergelombang. Meski sering mengalami proses peleburan daun saat fase adaptasi awal di lingkungan baru, tanaman ini akan segera bertunas kembali dengan daun baru yang jauh lebih kuat. Flora manis ini dibanderol pada kisaran harga Rp15.000 hingga Rp25.000 per pot.
Baca Juga: Cara Merawat Kucing untuk Pemula Sibuk Tanpa Repot, Bebas Penyakit dan Gak Bikin Stres!
Rekomendasi Tanaman Batang dan Latar Belakang
Bagi pemula yang menginginkan sentuhan warna eksotis selain hijau, Ludwigia glandulosa dapat menjadi opsi menarik. Tanaman jenis batang (stem plant) ini memiliki keunikan berupa daun yang mampu berubah warna menjadi kemerahan saat mendapatkan pencahayaan terang serta nutrisi zat besi yang cukup. Namun, di bawah pencahayaan akuarium standar sekalipun, flora ini tetap mampu tumbuh subur dengan dominasi warna hijau anggun. Tanaman hias air ini dipasarkan mulai dari Rp6.000 per batang.
Sementara itu, untuk mengisi area belakang akuarium (background), Vallisneria spiralis menjadi pilihan terbaik. Tanaman berbentuk rumput pita melintir ini tumbuh sangat cepat serta aktif berkembang biak membentuk tunas baru. Selain menciptakan efek dinding hijau yang asri, Vallisneria sangat fungsional untuk menyamarkan peralatan akuarium seperti pipa filter maupun pemanas (heater). Tanaman rumput air ini bisa didapatkan dengan harga mulai Rp10.000 per rumpun, menjadikannya solusi hemat untuk mempercantik lanskap akuarium rumah Anda.
Sumber : You Tube