Tidur Berkualitas Ternyata Dipengaruhi Kebiasaan Sebelum Tidur, Dokter Ungkap 10 Hal yang Harus Dihindari

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 14:05 WIB
Tidur berkualitas dipengaruhi kebiasaan sebelum tidur. Simak 10 hal yang sebaiknya dihindari agar tidur lebih nyenyak dan tubuh tetap segar saat bangun (Pinterest).
Tidur berkualitas dipengaruhi kebiasaan sebelum tidur. Simak 10 hal yang sebaiknya dihindari agar tidur lebih nyenyak dan tubuh tetap segar saat bangun (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM– Tidur berkualitas tidak hanya ditentukan oleh lamanya waktu beristirahat, tetapi juga kebiasaan yang dilakukan sebelum tidur. Sejumlah aktivitas yang tampak sepele ternyata dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh tidak segar saat bangun keesokan harinya.

Dalam sebuah edukasi kesehatan, seorang dokter menjelaskan bahwa menjaga tidur berkualitas dimulai dari menghindari berbagai kebiasaan yang dapat mengganggu proses tubuh memasuki fase istirahat. Mulai dari bermain ponsel hingga makan berat sebelum tidur disebut dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang.

Menurutnya, tidur berkualitas sangat penting karena berpengaruh terhadap suasana hati, produktivitas, hingga kondisi kesehatan secara keseluruhan pada keesokan harinya.

Baca Juga: Bukit Tunggangan, Jalur Pendakian dan Spot Paralayang

Hindari Bermain Ponsel Sebelum Tidur

Salah satu kebiasaan yang paling disoroti adalah menggunakan handphone sekitar satu jam sebelum tidur.

Paparan cahaya dari layar ponsel dinilai dapat mengganggu proses tubuh memasuki fase tidur sehingga seseorang menjadi lebih sulit tidur nyenyak. Akibatnya, tidur terasa kurang berkualitas dan tubuh tetap lelah saat bangun.

Selain itu, aktivitas seperti melihat media sosial, mengecek toko daring, atau membaca berbagai informasi di ponsel juga dapat membuat pikiran terus aktif sehingga waktu tidur semakin tertunda.

Jangan Overthinking Saat Akan Tidur

Kebiasaan lain yang sebaiknya dihindari adalah berpikir terlalu serius atau berlebihan menjelang tidur.

Memikirkan pekerjaan, masa depan, ataupun berbagai persoalan hidup justru membuat otak tetap aktif sehingga seseorang semakin sulit terlelap.

Semakin seseorang memaksa dirinya untuk segera tidur sambil terus berpikir, semakin sulit pula tubuh memasuki fase istirahat.

Batasi Kopi dan Minum Air Berlebihan

Dokter juga mengingatkan agar tidak mengonsumsi kopi menjelang waktu tidur.

Kandungan kafein dalam kopi membuat tubuh tetap waspada sehingga proses tidur menjadi terganggu. Karena itu, kopi sebaiknya tidak diminum pada malam hari apabila ingin memperoleh kualitas tidur yang baik.

Selain kopi, minum air putih dalam jumlah berlebihan sebelum tidur juga tidak dianjurkan. Kandung kemih yang cepat penuh dapat membuat seseorang terbangun di tengah malam karena ingin buang air kecil.

Baca Juga: Standar Pendidikan Kades Naik, Permintaan Aliansi Center dalam RDP

Hindari Makan Berat dan Alkohol

Kebiasaan makan berat menjelang tidur juga dinilai kurang baik.

Makanan seperti nasi dalam porsi besar maupun makanan tinggi lemak dan kolesterol sebaiknya tidak dikonsumsi sesaat sebelum tidur karena proses pencernaan menjadi kurang optimal ketika tubuh sedang beristirahat.

Selain itu, konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga dapat mengganggu pola tidur. Meski sebagian orang merasa cepat mengantuk setelah mengonsumsi alkohol, kualitas tidur yang dihasilkan justru menjadi kurang baik sehingga tubuh tetap terasa lelah saat bangun.

Kurangi Aktivitas yang Memicu Emosi

Menjelang tidur, seseorang juga dianjurkan menghindari aktivitas yang memicu emosi atau membuat pikiran semakin aktif.

Misalnya, terlalu lama mengobrol mengenai persoalan yang memancing emosi, memikirkan hubungan asmara secara berlebihan, maupun melakukan aktivitas yang membuat seseorang terus terjaga hingga larut malam.

Sebaliknya, menjelang tidur disarankan menenangkan pikiran agar tubuh lebih mudah memasuki fase istirahat.

Bangun Lebih Segar dengan Kebiasaan Sehat

Untuk memperoleh tidur berkualitas, dokter menyarankan beberapa kebiasaan sederhana seperti minum air secukupnya, buang air kecil sebelum tidur, berdoa, serta menjaga pikiran tetap rileks.

Membaca buku cetak juga dinilai dapat menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk membantu rasa kantuk karena tidak menghasilkan cahaya layar seperti ponsel. Namun, membaca melalui perangkat elektronik tetap berpotensi mengganggu proses tidur.

Ia menegaskan bahwa tidur berkualitas memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas sehari-hari. Seseorang yang tidur dengan baik cenderung bangun dalam kondisi segar, memiliki suasana hati yang lebih stabil, dan mampu menjalani aktivitas dengan lebih optimal dibanding mereka yang sering begadang atau memiliki pola tidur yang buruk.

Baca Juga: Petani Cermati Harga Gabah Pilih Simpan sebelum Harga Naik

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
bermain handphone tips kesehatan tidur begadang tidur berkualitas kualitas tidur