15 Tanaman Obat yang Wajib Ditanam di Rumah, Kaya Manfaat untuk Kesehatan dan Mudah Dirawat

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:40 WIB
15 tanaman obat yang wajib ditanam di rumah mulai dari meniran, sambiloto, kumis kucing hingga pegagan dikenal memiliki beragam manfaat untuk membantu menjaga kesehatan (Pinterest).
15 tanaman obat yang wajib ditanam di rumah mulai dari meniran, sambiloto, kumis kucing hingga pegagan dikenal memiliki beragam manfaat untuk membantu menjaga kesehatan (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM – 15 tanaman obat yang wajib ditanam di rumah ternyata tidak hanya terdiri dari jahe, kunyit, atau temulawak. Masih banyak tanaman herbal lain yang belum begitu populer, padahal memiliki beragam manfaat untuk membantu menjaga kesehatan dan meredakan berbagai keluhan ringan.

Tanaman obat telah lama menjadi bagian dari pengobatan tradisional masyarakat Indonesia. Berbagai jenisnya berasal dari rempah-rempah, tanaman berdaun, bunga hingga tanaman liar yang mudah ditemukan di sekitar pekarangan. Karena itu, 15 tanaman obat yang wajib ditanam di rumah ini bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki apotek hidup sendiri.

Selain mudah dibudidayakan, 15 tanaman obat yang wajib ditanam di rumah juga dinilai praktis karena dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu sebagai bahan ramuan herbal maupun pelengkap pola hidup sehat. Berikut daftar tanaman beserta manfaat yang dikenal secara turun-temurun.

Meniran hingga Temu Mangga

Meniran merupakan tanaman liar yang sering tumbuh di pinggir jalan. Meski kerap dianggap gulma, tanaman ini dipercaya memiliki banyak khasiat, seperti membantu menurunkan gula darah, menjaga kesehatan hati, mencegah batu ginjal, menangkal radikal bebas, bersifat antimikroba, membantu mengatasi rematik, penyakit kulit, hingga penyakit kuning.

Sementara itu, temu mangga merupakan rempah asli Indonesia yang belum banyak dikenal. Tanaman ini disebut mengandung antiseptik alami, antioksidan, antiinflamasi, serta memiliki potensi membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit.

Baca Juga: Tempat Wisata Jawa Tengah Paling Populer untuk Liburan, Ada Karimunjawa hingga Candi Borobudur

Sambiloto dan Daun Saga

Sambiloto dikenal dengan rasa pahitnya sehingga dijuluki King of Bitter. Tanaman ini dipercaya bermanfaat membantu menurunkan demam, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu mengatasi flu, menjaga fungsi hati, melawan bakteri dan parasit, hingga mendukung kesehatan pencernaan.

Daun saga juga termasuk tanaman herbal yang kaya kandungan nutrisi seperti vitamin A, B, C, flavonoid, tanin, dan saponin. Secara tradisional, daun saga dimanfaatkan untuk membantu meredakan batuk, sakit tenggorokan, demam, asma, sakit perut, hingga gigitan serangga.

Kumis Kucing hingga Bunga Knop

Kumis kucing menjadi salah satu tanaman obat yang paling populer. Daunnya sering direbus untuk membantu melancarkan saluran kemih, meredakan rematik, asam urat, batuk, hipertensi, diabetes, serta membantu penyembuhan luka ringan.

Selain memiliki tampilan yang menarik sebagai tanaman hias, bunga knop atau bunga kancing juga dipercaya memiliki manfaat untuk membantu mengatasi radang mata, sakit kepala, demam, disentri, batuk, asma, dan meningkatkan nafsu makan.

Daun Patah Tulang dan Tempuyung

Daun patah tulang dikenal memiliki bentuk unik dan sering dijadikan tanaman hias. Tanaman ini dipercaya membantu mengatasi cedera ringan, sakit gigi, hingga gangguan kulit. Namun, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati karena getahnya dapat berbahaya apabila mengenai mata.

Sementara itu, daun tempuyung mengandung berbagai senyawa alami yang dipercaya membantu mengurangi kadar asam urat, mengatasi batu ginjal, menjaga tekanan darah, mengurangi peradangan, serta membantu penyembuhan luka bakar.

Baca Juga: Anime Terbaik Sepanjang Masa, One Piece hingga Death Note Masuk Daftar 10 Judul Paling Legendaris

Sosor Bebek hingga Daun Sage

Tanaman sosor bebek juga sering tumbuh liar di pekarangan. Khasiat yang dikenal antara lain membantu penyembuhan luka, meredakan sakit kepala, demam, sakit gigi, wasir, radang amandel, hingga melegakan pernapasan.

Keji beling dipercaya membantu mengatasi batu ginjal, diabetes, wasir, serta menangkal radikal bebas. Sementara daun encok dikenal digunakan untuk membantu meredakan nyeri sendi dan rematik, meski penggunaannya harus hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi kulit.

Adapun daun sage lebih populer sebagai bumbu dapur. Namun tanaman ini juga dipercaya membantu menurunkan gula darah, menjaga kesehatan tulang dan mulut, mengurangi peradangan, hingga membantu mengontrol kolesterol.

Pasak Bumi, Gandali, dan Pegagan

Pasak bumi telah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang dipercaya membantu meningkatkan vitalitas pria. Selain itu, tanaman ini juga disebut bermanfaat untuk meningkatkan energi, membantu pembentukan otot, mengurangi stres, serta mendukung kesehatan reproduksi.

Gandali merupakan tanaman langka yang diyakini memiliki potensi sebagai tanaman obat. Sementara pegagan atau Centella asiatica banyak dimanfaatkan dalam produk perawatan kulit karena dipercaya membantu mengatasi jerawat, menyamarkan stretch mark, mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan daya ingat, memperbaiki sirkulasi darah, hingga mendukung kesehatan otak.

Meski berbagai tanaman herbal tersebut telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, manfaatnya tetap perlu disikapi secara bijak. Penggunaan tanaman obat sebaiknya tidak menggantikan pengobatan medis, terutama untuk penyakit serius, dan konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap dianjurkan sebelum mengonsumsinya secara rutin.

Baca Juga: Tanaman Herbal Wajib Ditanam di Rumah, Ini 7 Jenis yang Disebut Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
15 tanaman obat tanaman obat di rumah manfaat tanaman obat tanaman herbal Apotek Hidup