TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Memelihara ikan hias akuarium menjadi salah satu cara untuk mempercantik rumah sekaligus menciptakan suasana yang lebih tenang. Warna tubuh, bentuk sirip, hingga gerakan ikan di dalam air bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi penghobi maupun pemula.
Pilihan ikan hias akuarium juga sangat beragam. Ada ikan dengan warna mencolok, bentuk tubuh unik, hingga jenis yang memiliki karakter khusus. Namun, sebelum memilih ikan, penghobi tetap perlu memperhatikan kualitas air, suhu, pH, makanan, serta kecocokan karakter antarikan.
Berikut delapan jenis ikan hias yang dapat menjadi pilihan untuk mempercantik akuarium rumah, sebagaimana dirangkum dari video Arsipedia ID.
1. Ikan Diskus, Si Raja Akuarium
Ikan diskus menjadi salah satu ikan hias yang paling menarik perhatian. Berasal dari lembah Sungai Amazon di Amerika Selatan, ikan ini memiliki tubuh bulat dan gepeng menyerupai cakram.
Warna merah, hijau, dan cokelat membuat diskus tampak mencolok. Keindahannya bahkan membuat ikan ini kerap dijuluki sebagai raja ikan hias.
Diskus menyukai perairan tenang dengan suhu sekitar 27 derajat Celsius dan pH 6-7. Ikan ini juga dapat hidup hingga 10 tahun atau lebih jika mendapatkan perawatan yang baik.
Baca Juga: Wisata Hits Tulungagung Slow Living: Jelajah Nasi Pecel Legend hingga Puncak Jowin Aesthetic
2. Maskoki, Ikan Hias yang Populer
Maskoki atau Carassius auratus merupakan ikan air tawar yang populer di kalangan penghobi. Warnanya beragam, mulai merah, kuning, hingga putih, dengan bentuk tubuh dan kepala yang khas.
Maskoki juga kerap ditempatkan di ruang tamu atau ruang keluarga karena gerakannya dianggap memberikan suasana menenangkan. Dalam perawatan, kualitas air harus dijaga dengan penggantian air secara berkala.
3. Glowfish yang Bisa Berpendar
Glowfish memiliki tampilan berbeda dibandingkan ikan hias lainnya. Ikan ini merupakan hasil rekayasa genetika sehingga mempunyai warna tubuh cerah dan kemampuan berpendar ketika mendapatkan pencahayaan tertentu.
Tubuhnya ramping dan aktif bergerak sehingga cocok menjadi penghuni akuarium komunitas. Penggunaan lampu tertentu dapat membantu menonjolkan warna glowfish.
4. Koi Slayer dengan Sirip Panjang
Koi merupakan ikan air tawar yang sangat populer, terutama di Jepang. Salah satu jenis yang menarik adalah koi slayer atau koi butterfly.
Ciri khasnya terdapat pada sirip panjang yang melambai seperti sayap kupu-kupu. Corak dan warna tubuhnya juga beragam. Varian berkualitas tinggi bahkan dapat memiliki sertifikat dan nilai jual lebih mahal.
Baca Juga: Kuliner Khas Tulungagung Populer: Dari Nasi Lodo Gurih hingga Sate Kambing Bumbu Kecap Kuda
5. Arwana yang Terlihat Elegan
Arwana dikenal sebagai salah satu ikan yang memiliki sejarah evolusi panjang. Ciri khasnya antara lain tubuh memanjang, sisik besar, serta sepasang sungut pada bagian bawah bibir.
Ikan ini dapat ditemukan di sungai dan danau. Dengan perawatan serta pemberian makanan yang tepat, arwana dapat memiliki usia cukup panjang.
6. Angel Fish
Angel fish atau ikan layang berasal dari keluarga Cichlidae. Ikan ini tersedia dalam berbagai variasi warna dan pola, termasuk albino, hitam, emas, perak, zebra, hingga motif menyerupai macan tutul.
Angel fish tergolong semiagresif. Kondisi air yang disarankan berada pada kisaran suhu 24-27 derajat Celsius dengan pH 6,5-7,5.
7. Neon Tetra
Neon tetra merupakan ikan berukuran kecil yang banyak digemari untuk mempercantik akuarium air tawar. Daya tarik utamanya adalah garis warna mencolok yang membentang pada tubuhnya.
Ikan ini menyukai air bersih dengan filtrasi yang baik dan arus sedang. Neon tetra dapat hidup hingga sekitar lima tahun di akuarium apabila dirawat dengan baik.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Rekomendasi Drone DJI Terbaik 2026 Lengkap Segala Kelas
8. Cupang dengan Sirip Eksotis
Cupang atau Betta splendens terkenal dengan warna tubuh dan siripnya yang indah. Berdasarkan karakteristiknya, cupang dikenal dalam beberapa kelompok, termasuk cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar.
Cupang memiliki sifat agresif sehingga umumnya lebih baik dipelihara sendiri. Suhu air sekitar 20-30 derajat Celsius dapat menjadi kisaran yang sesuai untuk pemeliharaan.
Dengan banyaknya pilihan tersebut, penghobi dapat menyesuaikan ikan hias akuarium berdasarkan ukuran tangki, karakter ikan, serta kemampuan perawatan. Selain mempercantik rumah, akuarium yang terawat juga bisa menjadi elemen dekorasi yang menarik dan menenangkan.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest