BANDUNG - Namu Hejo Pengalengan menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan suasana alam yang tenang sekaligus aktivitas outdoor yang seru. Berada di kawasan Pulo Sari, Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tempat glamping ini menawarkan pemandangan sungai, hamparan kebun teh, udara sejuk, hingga pengalaman rafting.
Namu Hejo Pengalengan cocok menjadi pilihan untuk staycation bersama keluarga. Suasana alam yang jauh dari kebisingan kendaraan membuat kawasan ini terasa tenang. Pengunjung dapat menikmati suara aliran sungai dan kicauan burung sembari bersantai di area glamping.
Daya tarik lain Namu Hejo Pengalengan adalah lokasinya yang dikelilingi perkebunan teh. Dari sejumlah area, wisatawan bisa menikmati hamparan hijau yang menyegarkan mata. Suhu udara di kawasan tersebut bahkan disebut bisa mencapai sekitar 16 derajat Celsius, sehingga pengunjung disarankan membawa jaket dan pakaian hangat.
Baca Juga: Motor Bekas Kediri Ditawarkan Mulai Rp2,1 Juta, Ada XSR hingga Vespa
Namu Hejo memiliki sekitar 25 unit glamping. Setiap tenda menghadap ke aliran sungai sehingga pengunjung bisa menikmati suasana alam langsung dari tempat menginap. Beberapa unit yang disebut memiliki pemandangan paling menarik berada di nomor 1, 2, dan 3.
Setiap glamping memiliki kapasitas sekitar empat hingga lima orang dan dilengkapi dua kasur berukuran king size. Fasilitas lainnya meliputi bantal, guling, selimut, karpet, kipas angin, meja, kursi, lemari, gelas, teh, gula, kopi, ketel listrik, serta air minum.
Kamar mandi berada di dalam glamping dan telah dilengkapi perlengkapan mandi serta water heater. Pengunjung juga mendapatkan sarapan untuk empat orang dan makanan ringan. Selain itu, tersedia fasilitas api unggun gratis satu kali sesi yang dapat dinikmati sambil bersantai atau melakukan barbecue di teras.
Baca Juga: Motor Bekas Kediri Ditawarkan Mulai Rp2,1 Juta, Ada XSR hingga Vespa
Tidak hanya menawarkan tempat menginap, Namu Hejo juga menghadirkan berbagai aktivitas outdoor. Pengunjung dapat mencoba rafting, ATV, hingga offroad.
Untuk aktivitas rafting, wisatawan terlebih dahulu mendapatkan perlengkapan keselamatan berupa helm dan jaket pelampung. Peserta kemudian diantar menuju kawasan Situ Cileunca menggunakan kendaraan bak terbuka.
Perjalanan rafting berlangsung sekitar satu jam dengan pemandangan alam berupa pepohonan pinus dan berbagai area camping, glamping, serta kabin di sepanjang jalur sungai. Bagi keluarga yang membawa anak, pengalaman ini menjadi salah satu aktivitas yang dapat membuat liburan terasa lebih berkesan.
Setelah rafting, tersedia pula aktivitas hiburan berupa permainan air dan busa yang dapat dinikmati anak-anak di area titik kumpul.
Suasana Malam yang Tenang
Menjelang malam, suasana Namu Hejo semakin menarik dengan cahaya lampu yang menghiasi kawasan glamping. Gemericik sungai dan suara alam membuat suasana semakin syahdu.
Baca Juga: Motor Bekas Kediri Harga Mulai Rp3 Jutaan, NMAX hingga Vario Jadi Pilihan
Pengunjung bisa memanfaatkan area teras untuk barbecue sembari menikmati api unggun. Tersedia pula kafe yang merangkap sebagai front office dengan berbagai pilihan makanan dan minuman. Di sekitar kawasan juga terdapat musala lengkap dengan tempat wudu serta perlengkapan salat.
Bagi wisatawan dari Jakarta, perjalanan menuju Pengalengan dapat dilakukan melalui Tol Cikampek dan Tol Cipularang. Terdapat pilihan rute melalui Ciwidey maupun Cimaung. Rute Ciwidey menawarkan pemandangan perkebunan teh, sedangkan jalur Cimaung merupakan jalan utama yang lebih ramai dan lebar.
Dengan perpaduan glamping di tepi sungai, perkebunan teh, udara dingin, serta aktivitas rafting, Namu Hejo Pengalengan menawarkan konsep liburan yang tidak sekadar menginap. Tempat ini dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati waktu bersama sekaligus merasakan pengalaman wisata alam.
Editor : Ahmad Fadhil Gusnaashir