JAKARTA - Weton Jumat Wage dalam hitungan primbon Jawa disebut memiliki sejumlah fase kehidupan berbeda pada 2026. Berdasarkan pembacaan dalam sebuah video, pemilik weton ini disebut akan mengalami fase rezeki sulit, rezeki baik, hingga keberuntungan besar, tergantung usia masing-masing.
Jumat Wage memiliki neptu 10, yang berasal dari nilai Jumat dan Wage. Dalam penjelasan video tersebut, weton ini disebut memiliki perjalanan hidup yang cukup berat. Namun, di sisi lain, Jumat Wage juga digambarkan sebagai weton yang memiliki kemampuan mencari dan menarik rezeki.
Untuk urusan rezeki, terdapat beberapa kelompok usia yang disebut masuk kategori rezeki sulit pada 2026. Kelompok tersebut adalah usia 6-17 tahun, 24-35 tahun, serta 42-53 tahun.
Baca Juga: Kekeringan, Petani Rogoh Kocek Lebih Dalam
Rezeki sulit dalam pembacaan tersebut bukan berarti tidak mendapatkan uang sama sekali. Pemilik weton pada kelompok usia itu disebut masih bisa memperoleh penghasilan, tetapi lebih sulit menyimpan atau mengelolanya. Uang yang didapatkan berpotensi cepat habis apabila tidak diatur dengan baik.
Karena itu, pemilik Jumat Wage dalam kelompok usia tersebut disarankan lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan. Persiapan seperti memiliki tabungan atau investasi yang sudah berjalan sebelumnya disebut dapat membuat fase tersebut terasa lebih ringan.
Ada Kelompok Usia dengan Rezeki Baik
Sementara itu, pemilik weton Jumat Wage yang disebut berada dalam fase rezeki baik pada 2026 adalah usia 18-23 tahun, 36-41 tahun, serta usia 54 tahun hingga akhir hayat.
Baca Juga: DPRD Trenggalek Arahkan Penghematan Belanja Pegawai untuk Infrastruktur Jalan
Kelompok tersebut disebut memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan rezeki. Dalam penjelasan video, kesempatan yang datang sebaiknya tidak dilewatkan begitu saja. Usaha dan doa tetap disebut menjadi bagian penting dalam mengupayakan hasil yang diharapkan.
Selain rezeki, pembacaan tersebut juga membagi kehidupan Jumat Wage pada 2026 ke dalam beberapa fase. Salah satunya adalah fase ketika kehidupan disebut banyak mendapatkan campur tangan dari keluarga.
Kelompok usia 24-35 tahun dan 84-95 tahun disebut berpotensi menghadapi situasi tersebut. Pada usia 24-35 tahun, persoalan yang menjadi perhatian keluarga antara lain pekerjaan, jodoh, dan anak. Sementara pada kelompok usia 84-95 tahun, persoalan yang disebut dapat menjadi bahan perhatian adalah warisan.
Baca Juga: Distribusi Guru Berkaitan Jam Mengajar
Ada pula kelompok yang disebut memasuki fase “doa sulit”, yakni usia 36-47 tahun dan 96-107 tahun. Fase tersebut digambarkan sebagai kondisi ketika keinginan terasa sulit tercapai meskipun sudah berusaha dan berdoa.
Dalam video, kondisi tersebut tidak disebut sebagai alasan untuk berhenti berdoa. Justru, pemilik weton Jumat Wage disarankan tetap menjalankan ibadah dan berusaha.
Usia 48-59 Tahun Disebut Masuk Fase Kehilangan
Kelompok usia 48-59 tahun disebut memasuki fase kehilangan pada 2026. Dalam pembacaan tersebut, bentuk kehilangan yang disebut antara lain uang, pekerjaan, atau pasangan. Namun, penjelasan itu juga menegaskan bahwa ramalan tersebut belum tentu terjadi.
Baca Juga: Debit Sumur Warga Menyusut Kekeringan Rambah Kecamatan Kota Mulai Andalkan Pasokan BPBD
Di sisi lain, keberuntungan disebut menaungi pemilik Jumat Wage pada usia 12-23 tahun dan 60-83 tahun. Kelompok ini disebut berpeluang mendapatkan keberuntungan besar.
Pada akhirnya, pembacaan weton Jumat Wage 2026 tersebut menekankan bahwa hasil yang disebutkan tidak bersifat pasti. Dalam video, penonton diingatkan untuk mengambil sisi baik dan membuang sisi buruk dari pembacaan tersebut.
Semua prediksi tersebut disebut sebagai bagian dari ilmu titen dalam primbon Jawa, bukan sesuatu yang harus dipercaya secara mutlak. Usaha dan doa tetap ditekankan sebagai hal yang dapat dilakukan manusia dalam menjalani kehidupannya.
Editor : Cendikiawan Tristan Valentino