JAKARTA - Memelihara berbagai jenis biota air tawar dalam satu wadah menjadi keseruan tersendiri bagi para pecinta akuarium. Namun, penggabungan tersebut tidak boleh dilakukan secara sembarangan guna menjaga kelangsungan hidup para penghuninya. Memilih spesies dengan temperamen yang tenang menjadi kunci utama dalam merancang komunitas ikan hias yang cocok dicampur dalam satu akuarium.
Salah satu pilihan utama yang terbukti ramah adalah ikan mas koki (Carassius auratus). Ikan yang identik dengan bentuk tubuh lucu dan menggemaskan ini memiliki sifat damai serta tidak suka mengusik ikan lain. Karakter serupa juga dimiliki oleh ikan komet, saudara sefamili mas koki yang memiliki bentuk tubuh lonjong dengan ekor panjang. Kedua spesies dari keluarga Cyprinidae ini sangat cocok hidup bersisian dengan jenis ikan lainnya.
Baca Juga: Harga Motor Bebek Bekas di Aneka Jasa Motor Solo, Ada Supra, Jupiter Z1 hingga Revo Mulai Rp3 Jutaan
Bagi pemelihara yang menyukai ikan berukuran sedang dengan gerakan anggun, ikan manfish menjadi opsi yang ideal. Memiliki bentuk tubuh pipih menyerupai layang-layang dengan sirip memanjang, manfish berenang secara tenang dan ramah terhadap sesama penghuni akuarium. Selain manfish, spesies kecil dari famili livebearer seperti ikan gupi (Poecilia reticulata), pleti, dan moli juga sangat disarankan karena karakter mereka yang sangat aktif, ramah, dan adaptif.
Guna menghidupkan suasana di bagian dasar akuarium, pemelihara dapat menambahkan ikan corydoras dan botia. Corydoras dikenal sebagai tukang ia akuarium yang pemalu namun pandai berbaur. Sementara itu, ikan botia yang merupakan fauna hias asli Indonesia bersifat nokturnal dan lebih optimal jika dipelihara secara berkelompok.
Pembentukan akuarium komunitas juga semakin semarak dengan kehadiran jenis ikan perenang cepat yang hidup bergerombol, seperti neon tetra dan ikan sumatera (TG lebat). Neon tetra dengan warna mencolok serta garis vertikal khas pada ikan sumatera dapat berbaur harmonis dengan jenis lain, selama dipelihara dalam jumlah kelompok minimal delapan ekor agar tidak stres.
Persyaratan utama dalam menyatukan ragam spesies ini adalah memastikan kecukupan ruang gerak serta ketersediaan ornamen dekorasi. Tempat persembunyian seperti tanaman akuatik atau gua buatan sangat dibutuhkan oleh spesies yang lebih pemalu seperti corydoras dan botia untuk beristirahat.
Baca Juga: Motor Bebek Bekas Mulai Rp5 Jutaan, Ada Supra X 125 hingga Honda Grand
Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube