Langkah Awal dan Cara Merawat Ikan Hias agar Tidak Mudah Mati untuk Pemula di Rumah

Dinar Ananda Putri • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 21:40 WIB
 Panduan lengkap cara merawat ikan hias agar tidak mudah mati bagi pemula. Mulai dari pengendapan air, takaran garam, hingga aklimatisasi.
Panduan lengkap cara merawat ikan hias agar tidak mudah mati bagi pemula. Mulai dari pengendapan air, takaran garam, hingga aklimatisasi.

JAKARTA - Mengawali hobi memelihara ikan hias di akuarium membutuhkan persiapan matang agar ikan yang baru dibeli tidak cepat stres dan berujung kematian. Banyak pemula menghadapi kegagalan di tahap awal akibat langsung memasukkan ikan ke dalam air keran yang baru diisi. Padahal, terdapat proses karantina dan pengolahan air yang menjadi bagian penting dari cara merawat ikan hias agar tidak mudah mati.

Langkah pertama yang wajib dilakukan sebelum memasukkan ikan adalah mengendapkan air bersih di dalam akuarium selama dua hingga tiga hari. Proses pengendapan ini bertujuan untuk melarutkan serta menghilangkan kandungan kaporit dan zat kimia berbahaya. Selain pengendapan, pengisian ikan juga baru boleh dilakukan dua hari setelah akuarium diisi air agar kondisi lingkungan benar-benar aman bagi biota air.

Guna mencegah timbulnya serangan bakteri dan penyakit, air akuarium perlu diberi racikan pakan pelindung berupa garam ikan dan obat biru secukupnya. Untuk akuarium berukuran panjang 60 cm, lebar 30 cm, dan tinggi 30 cm, takaran yang ideal adalah 4 hingga 5 sendok makan garam ikan. Sementara itu, dosis obat biru yang disarankan untuk ukuran wadah tersebut berkisar antara 5 hingga 7 tetes.

Baca Juga: Panduan Memilih Ikan Hias yang Cocok Dicampur dalam Satu Akuarium untuk Komunitas Damai

Proses adaptasi suhu atau karantina juga menjadi penentu keselamatan ikan yang baru dibeli dari toko. Kantong plastik berisi ikan sebaiknya diletakkan mengapung di dalam akuarium selama kurang lebih satu jam sebelum dibuka. Aklimatisasi ini bertujuan agar suhu air di dalam kantong plastik perlahan menyamai suhu air akuarium, sehingga ikan tidak kaget atau mengalami stres saat dilepaskan.

Setibanya di wadah baru, ikan tidak boleh langsung diberi makan dan harus diistirahatkan selama satu hari penuh untuk proses adaptasi lingkungan. Pemberian pakan baru dimulai pada hari berikutnya dengan frekuensi dua kali sehari secara secukupnya. Memastikan tidak ada sisa makanan yang mengendap di dasar sangat penting, sebab sisa pakan dapat mengotori air akuarium dan membahayakan keselamatan ikan.

Baca Juga: Daftar Harga Motor Naked Bekas di Mafia Motor Jember, CB150R hingga Vixion Mulai Rp5 Jutaan

 

Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube
Cara Merawat Ikan Hias agar Tidak Mudah Mati Karantina Ikan Hias Garam Ikan Pengendapan Air Akuarium Aklimatisasi Ikan