TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Ukuran akuarium yang kecil bukan berarti pilihan ikan hias harus terbatas. Dalam video Arsipedia ID, sejumlah ikan berukuran mungil disebut cocok dipelihara dalam akuarium kecil karena memiliki warna menarik dan karakter yang relatif damai.
Video tersebut menyebut daftar 10 ikan hias untuk akuarium kecil. Namun, dari bagian transkrip yang tersedia, terdapat sembilan jenis ikan yang dapat diidentifikasi dengan jelas, yakni Harlequin Rasbora, Celestial Pearl Danio, Chili Rasbora, Platy, Guppy, Kuhli Loach, Ember Tetra, Swordtail, dan Ramirezi.
Baca Juga: Megawati Hangestri Bawa Hyundai Hill State Menang Dramatis 3-2 atas Wonder Dogs
Rasbora hingga Guppy
Harlequin Rasbora atau Trigonostigma heteromorpha menjadi ikan pertama yang dibahas. Ikan air tawar berukuran kecil ini hidup di rawa atau sungai dengan arus tenang. Ciri khasnya adalah tanda segitiga berwarna hitam pada bagian tengah tubuh, dengan perpaduan warna merah, oranye, perak, dan hitam.
Rasbora termasuk schooling fish yang senang hidup berkelompok. Dalam perawatannya, suhu air yang disebut ideal berada pada 24-27 derajat Celsius dengan pH 6,5-7,5. Tanaman air juga disarankan untuk membuat ikan lebih nyaman dan mengurangi stres. Harga Harlequin Rasbora dalam video tersebut disebut berada di kisaran Rp3.000 hingga Rp7.000.
Berikutnya adalah Celestial Pearl Danio. Ikan ini berasal dari kolam air tawar di sekitar kawasan persawahan dan padang rumput di Myanmar. Habitat alaminya memiliki air jernih yang bergerak lambat, tanaman air, serta bebatuan sebagai tempat berlindung.
Pejantan Celestial Pearl Danio memiliki warna biru tua dengan bintik-bintik seperti mutiara. Ikan ini juga memiliki garis merah yang dilapisi warna hitam pada bagian sirip punggung.
Chili Rasbora atau Boraras brigittae kemudian masuk dalam daftar. Ikan nano ini berasal dari Kalimantan dan dikenal memiliki warna cerah. Tubuhnya ramping dengan ekor yang relatif besar dan mata yang menonjol. Panjangnya sekitar 0,7 inci.
Chili Rasbora disebut sebagai ikan yang damai, meski terkadang pemalu. Habitat alaminya berupa air lunak dengan pH rendah dan arus lambat. Suhu yang disebut sesuai untuk ikan ini berada pada kisaran 20-27 derajat Celsius dengan pH 4-7.
Selanjutnya ada Platy. Ikan ini berukuran kecil, bertubuh pipih menyamping, memiliki sirip pendek, serta ekor berbentuk kipas. Warnanya sangat beragam, mulai merah, kuning, putih, biru hingga hijau. Platy disebut mudah berkembang biak dan dapat melahirkan sekitar 8-12 anak sekaligus.
Guppy juga menjadi pilihan untuk akuarium kecil. Ikan ini berukuran kecil dengan beragam warna dan bentuk ekor. Guppy termasuk omnivora dan dapat diberi pakan berupa pelet, cacing sutra, cacing renik, serta jentik nyamuk.
Baca Juga: Megawati Hangestri Tak Main, Pelatih Shanghai Bright Ubi Akui Lebih Optimistis Menang
Kuhli Loach hingga Ramirezi
Kuhli Loach turut disebut sebagai penghuni aquascape. Ikan ini memiliki tubuh menyerupai belut dengan warna kuning hingga merah muda serta pita atau garis cokelat tua yang mengelilingi tubuh. Ikan tersebut bersifat sosial dan lebih suka hidup bersama ikan lain atau kelompoknya sendiri.
Ember Tetra menjadi ikan berikutnya. Ukurannya kecil dengan panjang maksimal sekitar 2 sentimeter. Sebagian besar Ember Tetra memiliki warna oranye dan kemerahan yang mencolok. Ikan ini dapat berkelompok dengan tetra lain, termasuk neon tetra, tetapi perlu kondisi akuarium yang baik agar tidak stres.
Swordtail atau ikan pedang juga masuk dalam daftar. Ikan ini dikenal sebagai ikan sosial yang cenderung berenang berkelompok. Suhu idealnya disebut 25-27 derajat Celsius dengan pH sekitar 7-8. Sebagai omnivora, Swordtail dapat memakan larva serangga, ganggang, dan tumbuh-tumbuhan. Lumut yang menempel pada tanaman air juga disebut menjadi salah satu sumber makanannya.
Terakhir adalah Ramirezi. Ikan kecil ini dikenal karena warna dan coraknya yang kontras. Meski termasuk semi-agresif, Ramirezi disebut lebih tenang dan damai dibandingkan beberapa jenis cichlid lainnya. Bentuk tubuhnya pipih, kepalanya cukup besar, bagian bawah mata berwarna merah, serta siripnya lebar dan panjang.
Perawatannya disebut berada pada tingkat menengah. Ramirezi dapat diberi cacing rambut, cacing beku, maupun pelet. Salah satu penyakit yang disebut dapat menyerangnya adalah white spot atau bintik putih.
Dengan ukuran tubuh yang relatif kecil, ikan-ikan tersebut dapat menjadi pilihan bagi penghobi yang ingin menghadirkan warna dan aktivitas ikan di akuarium berukuran terbatas. Namun, kondisi air, kebutuhan hidup berkelompok, serta karakter masing-masing ikan tetap perlu diperhatikan.
Baca Juga: Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Jadi Duet Baru Hyundai Hill State
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest