JAKARTA - Filtrasi akuarium menjadi salah satu bagian penting dalam menyiapkan akuarium, terutama bagi pemula. Dalam video di kanal Tunggal Project, diperlihatkan proses pemasangan sejumlah alat dan media filter pada akuarium baru, lengkap dengan fungsi masing-masing komponen.
Akuarium yang digunakan masih dalam kondisi polos dan belum memiliki perangkat pendukung. Sebelum memasang alat, bagian bawah akuarium terlebih dahulu diberi setf agar lebih kuat dalam menampung beban.
Peralatan yang digunakan terdiri dari pompa akuarium, pipa penghubung, aerator atau gelembung udara, serta lampu. Pompa yang dipakai memiliki kapasitas 10.000 liter per jam. Dalam video tersebut, kapasitas pompa disebut perlu disesuaikan dengan ukuran akuarium.
Untuk pencahayaan, digunakan lampu celup merek Risen Day Andik. Lampu tersebut dipasang di dalam akuarium dan disebut aman terkena air.
Baca Juga: Lucunya Lomba Makan Kerupuk Hyundai Hillstate! Jeong Ji-yoon Sebut Lebih Susah Dibanding Smash
Selain perangkat utama, bagian terpenting dalam sistem ini adalah media filtrasi. Media tersebut disusun dalam beberapa chamber dengan fungsi yang berbeda.
Media Mekanik hingga Biologis
Pada chamber pertama, digunakan dua jenis media mekanik, yakni kapas putih dan kapas busa. Media ini menjadi bagian awal yang dilewati air dalam sistem filtrasi.
Setelah melewati media mekanik, air kemudian diarahkan menuju bioring dan biobol. Keduanya digunakan sebagai media biologis. Biobol yang digunakan dalam video tersebut memiliki bentuk seperti rambutan.
Pada chamber berikutnya, digunakan batu apung. Media ini berfungsi sebagai media filter sekaligus rumah bagi bakteri.
Baca Juga: Menanti Kepulangan Megawati ke Korea, Keakraban dengan Bintang Hyundai Jeong Ji-yoon Disorot
Pembuat video menilai media filter memiliki peranan penting dalam menjaga kualitas air akuarium. Menurutnya, bakteri-bakteri baik berada di media filter sehingga keberadaan media tersebut menjadi bagian penting dari sistem filtrasi.
“Kunci dari sebuah akuarium yang airnya bening sebenarnya ada di media filternya,” ujar pembuat video.
Karena itu, sistem filtrasi tidak hanya mengandalkan kemampuan pompa untuk mengalirkan air. Air harus melewati rangkaian media yang sudah disusun sesuai jalur filtrasi.
Karbon Aktif di Bagian Akhir
Setelah melewati media mekanik dan biologis, air kemudian diarahkan menuju chamber terakhir. Pada bagian ini digunakan karbon aktif sebagai media kimiawi.
Baca Juga: Menggila di Lapangan! Aksi Jeong Ji-yoon Cetak Poin Beruntun Bikin Lini Pertahanan Lawan Kerepotan
Karbon aktif ditempatkan sebelum air keluar dari sistem filtrasi. Susunan tersebut membuat air melewati beberapa tahapan sebelum kembali menuju akuarium.
Dalam video, aliran air terlihat bergerak turun dan naik melalui chamber. Pompa kemudian mengangkat air sehingga sirkulasi terus berlangsung.
Ketika air pertama kali dimasukkan ke akuarium, kondisinya masih terlihat keruh. Setelah sistem filtrasi dinyalakan dan dibiarkan bekerja selama beberapa menit, air disebut kembali menjadi bening.
Hasil tersebut menjadi gambaran bagaimana rangkaian media filter bekerja dalam sistem akuarium. Kapas dan busa berperan sebagai media mekanik, bioring dan biobol digunakan sebagai media biologis, batu apung menjadi media filter sekaligus tempat bakteri, sedangkan karbon aktif ditempatkan sebagai media kimiawi.
Baca Juga: Lega Tak Lagi Lawan Megawati, Pemain Hyundai Jeong Ji-yoon Pernah Terpental Kena Spike
Bagi pemula yang baru menyiapkan akuarium, susunan tersebut dapat menjadi contoh untuk memahami berbagai komponen dalam sistem filtrasi. Pemilihan alat, kapasitas pompa, serta susunan media tetap perlu disesuaikan dengan sistem akuarium yang digunakan.
Editor : Cendikiawan Tristan Valentino