JAKARTA - Memelihara ikan hias air laut kerap dianggap membutuhkan perawatan rumit. Namun, ada sejumlah jenis ikan yang disebut relatif mudah dipelihara, termasuk Nemo, lionfish, butterflyfish, dottyback, hingga firefish.
Dalam sebuah video Arsipedia ID, delapan jenis ikan hias air laut diperkenalkan sebagai pilihan bagi penghobi yang ingin memelihara ikan laut di akuarium. Meski tergolong mudah, masing-masing ikan tetap memiliki kebutuhan berbeda, mulai dari ukuran akuarium, makanan, suhu air, hingga karakter terhadap ikan lain.
Nemo hingga Yellow Tang
Nemo atau clownfish menjadi jenis pertama yang dibahas. Ikan ini dikenal luas karena warna tubuhnya yang mencolok dan popularitasnya setelah diangkat dalam film Finding Nemo. Nemo dikenal sebagai ikan omnivor yang di alam memakan plankton dan alga.
Baca Juga: Jelang Muktamar NU, 4 Nama Berebut Kursi Ketum: Istana, Pesantren, atau PKB?
Ikan ini dapat tumbuh hingga 15 sentimeter di alam bebas dan sekitar 10 sentimeter di dalam tangki. Tubuhnya didominasi warna oranye dengan tiga belang putih serta sedikit warna hitam. Nemo juga dikenal memiliki hubungan simbiosis mutualisme dengan anemon laut.
Dalam akuarium, Nemo disebut membutuhkan anemon laut, karang hidup, dan air laut dengan pH 7,8 hingga 8,5 serta suhu 24-27 derajat Celsius. Ikan ini juga disebut lebih senang dipelihara bersama sejenisnya.
Pilihan berikutnya adalah lionfish. Ikan ini memiliki sirip berduri dengan kelenjar racun sehingga penghobi tidak disarankan memegangnya secara langsung. Lionfish merupakan pemburu aktif yang memangsa ikan kecil dan invertebrata.
Baca Juga: Genting Kamulan Uji Mutu SNI
Ada pula butterflyfish atau ikan kepe-kepe. Bentuk tubuhnya menyerupai cakram dengan ukuran sekitar 15 sentimeter. Warna tubuhnya beragam, mulai hitam, putih, kuning, jingga, biru hingga merah. Ikan ini aktif pada siang hari dan berlindung di terumbu karang ketika malam.
Butterflyfish disebut nyaman dalam akuarium berukuran 50 galon dengan kedalaman 50 sentimeter. Namun, ikan ini lebih senang hidup sendiri karena keberadaan ikan lain dapat mengganggu kondisinya.
Dottyback menjadi pilihan keempat. Meski berukuran kecil, ikan ini bisa agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Dottyback dikenal memiliki warna cerah, kuat, tahan penyakit dan tidak rewel dalam urusan makanan. Perawatannya tetap membutuhkan kondisi air yang stabil.
Baca Juga: Minyak Jelantah Tak Lagi Dibuang, Dorong Pengurangan Emisi Karbon
Yellow tang juga masuk daftar. Ikan berwarna kuning cerah ini dapat tumbuh hingga 20 sentimeter dan memiliki karakter semiagresif. Yellow tang menyukai alga dan dapat bersifat teritorial jika dipelihara bersama ikan yang lebih kecil.
Watchman Gobi hingga Botana Blue Tang
Jenis keenam adalah watchman gobi yang disebut cocok untuk penghobi pemula. Ikan ini memiliki warna kuning cerah, bersifat relatif damai dan merupakan penghuni dasar. Akuarium dengan substrat pasir lebih disukai, dengan ukuran minimal 20 galon, suhu 22-28 derajat Celsius dan pH 8-8,4.
Watchman gobi merupakan karnivor yang perlu diberi makanan berprotein tinggi dua hingga tiga kali sehari. Ikan ini juga dikenal dapat bersimbiosis dengan udang.
Baca Juga: Naylatul Lestari Lewat Tari, Temukan Ruang Ekspresi Bisa Percaya Diri
Selanjutnya ada firefish, ikan kecil dengan tubuh panjang dan ramping. Warnanya terdiri atas kuning, putih, merah dan hitam. Firefish dikenal pemalu dan akan segera bersembunyi ketika merasa terancam.
Ikan terakhir adalah botana blue tang. Ikan ini memiliki tubuh pipih dengan warna dasar biru, bagian dada putih dan kepala hitam. Ukurannya dapat mencapai 25-40 sentimeter sehingga membutuhkan ruang akuarium yang besar.
Botana blue tang memakan alga dan ganggang di celah terumbu karang. Pakan lain yang disebutkan antara lain potongan udang, sayuran rebus dan pelet. Ikan ini juga rentan terhadap penyakit white spot sehingga ikan baru disarankan menjalani aklimatisasi selama dua minggu.
Baca Juga: Bicara Digitalisasi, Pengurus Muslimat dan Fatayat NU Trenggalek Digembleng Pelatihan AI
Delapan jenis tersebut menunjukkan bahwa pilihan ikan hias air laut cukup beragam. Namun, kemudahan perawatan tetap bergantung pada kemampuan penghobi menyediakan kondisi akuarium yang sesuai dengan karakter setiap ikan.
Source : https://www.youtube.com/watch?v=HVvitWZJMHQ
Editor : Latifa Irsyadiyah