Butterfly Fish, Ikan Kepe-kepe yang Bisa Hidup 10 Tahun, Ini Cara Merawatnya

Latifa Irsyadiyah • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:50 WIB
Butterfly fish atau ikan kepe-kepe punya warna cantik dan bisa hidup 10 tahun. Simak ukuran akuarium, makanan, dan cara merawatnya.
Butterfly fish atau ikan kepe-kepe punya warna cantik dan bisa hidup 10 tahun. Simak ukuran akuarium, makanan, dan cara merawatnya.

JAKARTA - Butterfly fish atau ikan kepe-kepe menjadi salah satu ikan hias air laut yang menarik untuk dipelihara karena memiliki warna cerah dan bentuk tubuh yang khas. Ikan ini dikenal sebagai perenang gesit, bersifat damai, serta dapat hidup berkelompok maupun berdampingan dengan ikan lain yang memiliki karakter serupa.

Butterfly fish termasuk dalam keluarga Chaetodontidae dan memiliki lebih dari 114 spesies di seluruh dunia. Habitatnya tersebar di Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia, terutama kawasan terumbu karang di perairan tropis dan subtropis.

Beberapa jenis butterfly fish bergantung pada polip yang tumbuh di terumbu karang sebagai sumber makanan. Karena itu, keberadaan ikan ini juga disebut dapat menjadi indikator kondisi kesehatan terumbu karang di lautan.

Baca Juga: Resep Sambal Leunca Sunda, Pedas Segar dan Cocok Disantap dengan Ikan Asin

Di Indonesia, butterfly fish lebih dikenal dengan sebutan ikan kepe-kepe. Daya tarik utamanya terletak pada warna dan bentuk tubuh yang beragam sesuai jenisnya.

Punya tubuh tipis dan warna mencolok

Secara fisik, butterfly fish memiliki tubuh tipis yang jika dilihat dari samping terlihat hampir berbentuk bulat. Mulutnya relatif kecil dan menyerupai moncong. Di dalamnya terdapat gigi kecil seperti bulu yang membantu ikan mencari makanan di celah-celah terumbu.

Ikan ini memiliki satu sirip punggung, satu sirip di bagian bawah perut, serta ekor. Sebagian besar spesies butterfly fish juga mempunyai duri yang memanjang di bagian depan sirip punggung.

Baca Juga: Resep Cabe Gendot Khas Sunda, Pedas Gurih yang Bikin Boros Nasi

Ukurannya tidak terlalu besar. Dalam video disebutkan butterfly fish dapat tumbuh hingga sekitar 20 sentimeter. Warna yang dominan adalah putih dan kuning, meski beberapa jenis memiliki warna yang lebih kusam.

Warna lain yang umum ditemukan antara lain oranye, biru, hitam, dan abu-abu. Biasanya, warna tersebut berpadu menjadi tiga warna atau lebih sehingga membuat penampilannya semakin mencolok.

Butterfly fish dikenal sebagai perenang yang gesit. Gerakannya berupa melesat dan melayang-layang di dalam air. Ketika dipelihara secara berkelompok, gerakan ikan ini disebut dapat menjadi pemandangan menarik di dalam akuarium.

Baca Juga: Makanan Khas Sunda yang Bikin Kangen, Ada Nasi Liwet hingga Lalapan Segar

Video tersebut menyarankan pemeliharaan lima ekor atau lebih jika ingin memeliharanya secara berkelompok. Namun, jumlah tersebut membutuhkan akuarium yang lebih besar.

Dari sisi temperamen, ikan kepe-kepe termasuk ikan yang damai dan dapat bersahabat dengan penghuni akuarium lainnya. Ikan ini juga bersifat diurnal, yakni aktif mencari makanan pada siang hari dan beristirahat pada malam hari. Tempat yang disukai untuk beristirahat adalah karang.

Jika dirawat dengan baik, butterfly fish disebut dapat hidup selama 10 tahun atau lebih.

Baca Juga: 3 Makanan Khas Sunda yang Wajib Dicoba, Ada Nasi Liwet hingga Tahu Gejrot

Perhatikan ukuran akuarium dan kualitas air

Untuk memelihara butterfly fish, akuarium perlu disiapkan menyerupai habitat alaminya. Video menyebut ikan ini membutuhkan akuarium dengan kapasitas setidaknya 378 liter atau berukuran sekitar 180 x 46 x 50 sentimeter.

Di dalamnya dapat ditambahkan batu dengan banyak celah serta substrat berupa pasir laut. Pencahayaan yang digunakan berada pada tingkat sedang hingga tinggi. Arus air juga disarankan sedang hingga kuat sehingga membutuhkan wave maker.

Sistem filtrasi harus dijaga agar kondisi air tetap optimal. Filter bawah atau sump dapat digunakan untuk membantu menciptakan sirkulasi air. Alga yang menempel pada kaca akuarium juga perlu dibersihkan secara rutin.

Baca Juga: Honda HR-V Hybrid Rp488 Juta Diuji, Irit hingga 32 Km/L?

Parameter air yang disebut dalam video meliputi suhu 22-26 derajat Celsius, pH 8,1-8,4, serta tingkat kesadahan 8-12.

Pergantian air perlu dilakukan secara rutin. Jumlah air yang diganti sekitar 20-30 persen dengan air laut baru. Setelah pergantian, parameter air perlu diperiksa kembali agar mendekati kondisi ideal.

Untuk makanan, butterfly fish dapat diberi krustasea, daging cincang halus, daging moluska, alga hidup, spirulina, nori, selada, brokoli, dan pelet ikan. Pemberian pakan dapat dilakukan setidaknya tiga kali sehari untuk ikan remaja, kemudian dikurangi menjadi dua kali sehari ketika sudah dewasa.

Baca Juga: Honda HR-V 2026 Belum Berubah, Fitur Hybrid Tetap Jadi Andalan

Sebagai ikan sosial, butterfly fish dapat hidup berkelompok maupun bersama ikan damai seperti goby, damsel, tang, clownfish, royal gramma, bintang laut, dan parrot fish. Sebaliknya, ikan predator sebaiknya dihindari dalam satu akuarium.

Source : https://www.youtube.com/watch?v=KsJ0VUr3_nY

Editor : Latifa Irsyadiyah
Akuarium air laut Ikan hias air laut butterfly fish ikan kepe-kepe ikan laut tropis