TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Tidak semua ikan hias wajib dipelihara menggunakan aerator. Sejumlah jenis ikan disebut mampu bertahan tanpa alat penambah oksigen tersebut, terutama jika kualitas air terjaga, jumlah ikan tidak terlalu padat, dan kondisi akuarium sesuai. Ada tujuh ikan yang dinilai cocok untuk akuarium minimalis tanpa aerator.
Aerator pada dasarnya berfungsi menambah oksigen terlarut di dalam air. Namun, oksigen juga dapat masuk melalui permukaan air dan tanaman air. Beberapa jenis ikan bahkan memiliki kemampuan mengambil oksigen langsung dari udara.
Karena itu, penggunaan aerator tidak selalu menjadi keharusan untuk setiap jenis ikan. Faktor yang tetap perlu diperhatikan adalah kualitas air dan kepadatan ikan.
Baca Juga: Hyundai Hillstate Jalani Uji Coba 2 Hari Lawan Saga Hisamitsu Springs
7 ikan yang bisa dipelihara tanpa aerator
Ikan pertama sekaligus yang paling populer adalah cupang. Ikan ini memiliki organ labirin yang membuatnya mampu mengambil oksigen langsung dari permukaan air. Cupang juga dikenal tahan terhadap kondisi air dan dapat dipelihara di tank berukuran kecil.
Meski demikian, cupang memiliki sifat agresif sehingga tidak bisa begitu saja dicampur dengan ikan lain. Walaupun dapat hidup di tank kecil, air tetap harus rutin diganti agar kondisinya terjaga.
Pilihan berikutnya adalah ikan gupi. Ikan kecil dengan warna beragam ini bisa dipelihara tanpa aerator selama jumlahnya tidak berlebihan. Pemberian pakan juga perlu dikontrol agar tidak menurunkan kualitas air.
Ada pula ikan endler yang memiliki kemiripan dengan gupi. Endler berukuran lebih kecil, lebih aktif, dan memiliki warna yang mencolok. Ukurannya yang kecil membuat pakan serta kotoran yang dihasilkan relatif tidak banyak sehingga kualitas air lebih mudah dijaga.
Namun, endler memiliki kemampuan berkembang biak dengan cepat. Penghobi perlu bersiap menghadapi jumlah ikan yang terus bertambah jika dipelihara dalam satu akuarium.
Jenis selanjutnya adalah ikan moli. Ikan ini populer di kalangan penghobi ikan hias dan dikenal memiliki daya tahan yang kuat. Moli dapat dipelihara tanpa aerator, tetapi pergantian air tetap harus diperhatikan. Penggunaan tanaman air juga disebut dapat membantu menyuplai oksigen.
Ikan pelati menjadi pilihan berikutnya. Ikan ini disebut memiliki sifat damai dan mudah dirawat sehingga cocok bagi pemula yang ingin membuat tank minimalis tetapi tetap terlihat ramai. Kemampuan adaptasinya yang cukup baik menjadi salah satu daya tarik ikan tersebut.
Berikutnya ada mini gurami dan sepat hias. Keduanya memiliki organ labirin seperti cupang sehingga memungkinkan dipelihara tanpa aerator. Kedua jenis ikan ini juga dapat ditempatkan di tank kecil dan memiliki corak serta warna yang diminati penghobi ikan hias.
Sebagai pelengkap, ada Cori Doras yang dikenal sebagai penghuni dasar sekaligus ikan pembersih. Ikan ini dapat naik ke permukaan untuk mengambil udara sehingga dinilai lebih ideal dengan sirkulasi ringan. Jika dipelihara tanpa aerator, jumlah ikan tidak boleh terlalu padat dan kondisi air harus tetap bersih.
Baca Juga: Megawati Hangestri Tak Muncul di Konten KOVO, Ini Dugaan Fokus Baru Hillstate
Tanpa aerator bukan berarti tanpa perawatan
Selain tujuh jenis tersebut, masih ada ikan lain yang disebut dapat dipelihara tanpa aerator, seperti Chana, Pleco, dan Paradise Fish. Namun, jenis-jenis itu tidak dimasukkan dalam daftar karena dapat tumbuh sangat besar dan cenderung melompat dari tank kecil.
Dengan demikian, penggunaan aerator tidak bisa disamaratakan untuk semua ikan hias. Kebutuhannya bergantung pada jenis ikan dan kondisi akuarium. Untuk tank minimalis, pemilihan ikan, kepadatan, kebersihan air, serta perawatan tetap menjadi hal penting meskipun tanpa aerator.
Baca Juga: 10 Ikan Hias yang Disebut Bisa Hidup Tanpa Aerator, Ada Cupang hingga Manfish
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest