13 Ikan Hias yang Bisa Hidup Tanpa Filter dan Aerator, Ada Koi hingga Channa

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:37 WIB
Ikan hias tanpa filter dan aerator bisa menjadi pilihan penghobi. Ada cupang, koi, Channa, Pleco, hingga Palmas yang disebut tahan tanpa alat (Pinterest).
Ikan hias tanpa filter dan aerator bisa menjadi pilihan penghobi. Ada cupang, koi, Channa, Pleco, hingga Palmas yang disebut tahan tanpa alat (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Memelihara ikan hias tidak selalu harus menggunakan filter dan aerator. Sejumlah jenis ikan air tawar disebut mampu bertahan tanpa dua perangkat tersebut karena memiliki daya adaptasi kuat atau mampu mengambil oksigen dari permukaan air. Namun, kondisi akuarium, jumlah ikan, ukuran wadah, dan pergantian air tetap perlu diperhatikan.

Bagi penghobi pemula, penggunaan filter dan aerator terkadang menjadi pertimbangan karena membutuhkan biaya tambahan. Padahal, berdasarkan pembahasan dalam video, terdapat sejumlah ikan yang dapat dipelihara dengan perawatan lebih sederhana.

Salah satu yang paling populer adalah ikan cupang. Ikan bernama Latin Betta tersebut dikenal memiliki daya tahan kuat dan dapat hidup dalam berbagai kondisi. Cupang juga memiliki banyak variasi warna dan jenis hasil budidaya. Harganya disebut cukup ramah di kantong sehingga menjadi salah satu pilihan untuk penghias akuarium.

Jenis berikutnya adalah ikan plati. Ikan ini dikenal mudah berkembang biak dan mampu bertahan tanpa bantuan aerator maupun filter. Plati juga memiliki banyak variasi warna dan jenis serta dikenal memiliki ketahanan tubuh yang kuat.

Ikan molly juga termasuk pilihan yang mudah dipelihara. Bentuk tubuhnya yang bulat membuat ikan ini kerap dijuluki ikan balon. Molly disebut tidak membutuhkan banyak perawatan dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Beragam jenis serta warnanya membuat ikan ini cocok ditempatkan di akuarium maupun teras rumah.

Baca Juga: Hyundai Hillstate Jalani Uji Coba 2 Hari Lawan Saga Hisamitsu Springs

Koi hingga Zebra Danio

Berikutnya ada ikan koi yang berasal dari Jepang dan dipercaya sebagai simbol keberuntungan. Ikan ini memiliki beragam corak warna. Semakin bagus warnanya, semakin tinggi pula harga koi. Koi disebut dapat bertahan tanpa filter dan aerator dengan cara mencari tambahan oksigen di permukaan air ketika kekurangan oksigen.

Kemampuan serupa juga disebut dimiliki ikan yang masih satu kelompok, seperti komet dan koki.

Manfish atau angelfish yang berasal dari Amazon juga masuk daftar. Ikan ini memiliki sifat tenang dan tidak agresif. Namun, jika dipelihara tanpa alat bantu, ukuran wadah dan jumlah ikan harus diperhitungkan untuk menjaga kondisi ikan.

Ada pula ikan lemon yang disebut memiliki daya tahan kuat karena habitatnya berasal dari danau. Meski demikian, ikan ini tergolong agresif. Pemilik disarankan memberikan pakan tepat waktu agar ikan tidak mengganggu ikan lainnya.

Sementara itu, Zebra Danio menjadi pilihan ikan berukuran kecil yang populer karena warna tubuhnya. Jika dipelihara dalam jumlah banyak, ikan ini disebut dapat menghasilkan tampilan akuarium yang menarik. Zebra Danio juga cepat beradaptasi dan mudah dirawat.

Ikan sepat hias menjadi jenis berikutnya. Ikan yang disebut berasal dari Bangladesh dan India ini memiliki corak mencolok. Sepat dapat hidup dengan maupun tanpa aerator karena kerap naik ke permukaan untuk mengambil oksigen.

Jenis lainnya adalah ikan sapu-sapu atau Pleco. Ikan ini dikenal memiliki daya tahan kuat dan disebut mampu bertahan tanpa aerator. Selain menjadi ikan hias karena sejumlah jenisnya memiliki corak menarik, sapu-sapu juga dikenal efektif membantu membersihkan akuarium.

Baca Juga: 10 Ikan Hias yang Disebut Bisa Hidup Tanpa Aerator, Ada Cupang hingga Manfish

Dari Channa hingga RTC

Ikan Channa atau gabus hias juga disebut mampu hidup tanpa tambahan oksigen. Habitat aslinya berada di sungai dan danau sehingga ikan ini memiliki daya tahan dan kemampuan adaptasi yang kuat. Channa memiliki banyak variasi jenis dan sudah banyak dibudidayakan oleh penghobi ikan.

Ada pula ikan Palmas atau ikan naga yang berasal dari Afrika. Ikan ini dapat dipelihara tanpa aerator maupun filter selama pergantian air dilakukan secara rutin. Palmas disebut sebagai predator yang tidak agresif dan cenderung bersembunyi di bebatuan atau kayu.

Berbeda dengan jenis sebelumnya, ikan tetra justru membutuhkan oksigen dalam jumlah besar sehingga umumnya membutuhkan filter dan aerator. Bagi penghobi yang ingin mengurangi penggunaan alat tersebut, tanaman air yang menghasilkan oksigen disebut dapat menjadi alternatif.

Ikan aligator juga disebut mampu hidup tanpa tambahan oksigen. Namun, ikan ini berukuran sangat besar dan bersifat invasif sehingga tidak boleh dilepas ke sungai atau danau di Indonesia.

Terakhir, ada Redtail Catfish (RTC) yang merupakan kerabat dekat ikan lele. Ikan predator ini agresif dalam memangsa ikan kecil dan dapat tumbuh hingga sekitar satu meter. Karena ukurannya, RTC lebih disarankan dipelihara di kolam dengan ikan lain yang berukuran sebanding.

Baca Juga: Ikan Hias Tanpa Aerator, Ini 7 Pilihan untuk Akuarium Minimalis

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
ikan cupang ikan hias tanpa filter dan aerator ikan Channa ikan Pleco ikan koi