TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Memelihara ikan hias tidak selalu membutuhkan perawatan rumit. Berdasarkan video Arsipedia ID, ada delapan jenis ikan hias dengan perawatan mudah yang bisa menjadi pilihan, mulai dari maskoki, ikan lemon, gapi, pleti, cupang, moli, ikan pedang, hingga manfish.
Setiap jenis memiliki karakter, bentuk, warna, serta kebutuhan lingkungan yang berbeda. Namun, beberapa di antaranya dikenal fleksibel dan relatif mudah dipelihara di akuarium rumah.
Baca Juga: 11 TKD dan Dua Tanah Wakaf Belum Tuntas Pembebasan Lahan Bendungan Bagong Capai 97 Persen
Maskoki hingga Ikan Lemon
Ikan maskoki menjadi jenis pertama yang diperkenalkan. Ikan ini disebut memiliki nama ilmiah Karasius Auratus dan berasal dari Asia Timur. Maskoki mampu beradaptasi dengan suhu rendah dan disebut dapat hidup hingga 20 sampai 30 tahun.
Di habitat aslinya, maskoki hidup di air tawar dengan aliran lambat, dangkal, dan bersih. Dalam pemeliharaan, kualitas air perlu diperhatikan. Video tersebut menyebut penggantian air hingga 25 persen setidaknya setiap minggu.
Maskoki memiliki warna beragam, seperti merah, kuning, dan putih. Makanannya antara lain kacang polong tanpa kulit, cacing darah, udang air asin, serta sayuran hijau.
Jenis kedua adalah ikan lemon atau yellow lab. Ikan ini dikenal dengan warna tubuh kuning menyala dan sirip yang dapat berwarna hitam pekat. Ikan lemon berasal dari Danau Malawi di Afrika Timur dan disebut mampu hidup hingga sembilan tahun.
Ikan lemon tergolong semiagresif, tetapi disebut tidak teritorial dan cukup mudah beradaptasi dengan jenis siklid lainnya. Suhu akuarium yang disebut sesuai untuk ikan ini berada di kisaran 22 hingga 28 derajat Celsius, dengan pH 7,2 sampai 8.
Berikutnya ada ikan gapi. Ikan hias air tawar ini dikenal memiliki sifat tenang dan damai, tetapi tetap aktif berenang. Gapi dapat hidup sekitar tiga hingga lima tahun. Ukuran betina disebut berkisar 3 sampai 6 sentimeter, sedangkan jantan sekitar 1,5 sampai 3,5 sentimeter.
Gapi juga dikenal sangat produktif. Namun, ikan dewasa dapat memangsa burayak atau anakan yang berukuran lebih kecil.
Ikan pleti menjadi jenis keempat. Ikan ini berukuran sekitar 5 sentimeter dan dikenal mudah berkembang biak. Dalam sekali kelahiran, pleti disebut dapat menghasilkan sekitar 8 sampai 12 ekor.
Pleti termasuk ikan yang damai dan dapat dipelihara bersama ikan komunitas lainnya. Suhu idealnya berkisar 22 sampai 26 derajat Celsius dengan pH 7 sampai 8,3. Penggantian sekitar 20 persen air setiap minggu juga dianjurkan.
Baca Juga: Hasil Lab Semangka Positif E. Coli, Nasi Mengandung Bacillus cereus, Sebabkan Gangguan Pencernaan
Cupang, Moli, hingga Manfish
Ikan cupang menjadi pilihan kelima. Ikan ini dikenal fleksibel dalam hal tempat dan makanan. Salah satu karakteristiknya adalah kemampuan mengambil oksigen langsung dari udara sehingga tidak memerlukan bantuan oksigen tambahan.
Cupang memiliki beberapa jenis yang populer, seperti half moon, plakat, crown tail, giant, dan double tail. Perawatan rutinnya mencakup mengganti air dan membersihkan wadah. Makanannya dapat berupa kutu air, pelet, dan udang.
Pilihan keenam adalah ikan moli. Ikan ini memiliki beragam warna, mulai kuning, jingga, hitam, putih, hingga belang. Ukuran tubuhnya disebut sekitar 6 sampai 10 sentimeter. Moli juga dikenal memiliki daya tahan tubuh cukup tinggi, meski rentan terhadap perubahan suhu dan kondisi air.
Jenis ketujuh adalah ikan pedang atau swordtail. Ikan jantan memiliki lobus bawah ekor yang memanjang menyerupai pedang. Ikan ini termasuk sosial dan cenderung berenang berkelompok. Video tersebut menyebut pemeliharaan tiga sampai lima ekor dalam satu tangki lebih baik.
Swordtail menyukai air dengan pH sekitar 7 sampai 8 dan suhu 25 sampai 27 derajat Celsius. Sebagai ikan omnivor, makanannya dapat berupa larva serangga, ganggang, dan tumbuh-tumbuhan.
Terakhir, ada manfish atau angel fish. Ikan ini dipilih karena corak warna, bentuk tubuh, dan gerakannya yang tenang. Manfish menyukai akuarium dengan tanaman serta ruang persembunyian seperti gua dan kayu apung.
Ikan tersebut aktif berenang di bagian tengah tangki dan lebih aktif pada siang hari. Suhu air yang disebut sesuai berkisar 24 sampai 27 derajat Celsius, sedangkan pH berada pada kisaran 6,5 sampai 7,5.
Kedelapan jenis tersebut memiliki kebutuhan pemeliharaan masing-masing. Karena itu, selain mempertimbangkan keindahan dan kemudahan perawatan, kondisi air, makanan, serta karakter ikan tetap perlu diperhatikan agar ikan dapat hidup dengan baik.
Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Suami Laporkan Istri Karena Diduga Main Serong selama 1,5 Tahun
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest