TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Memelihara ikan hias air tawar untuk akuarium rumah menjadi salah satu pilihan bagi penghobi yang ingin mempercantik ruangan sekaligus mendapatkan suasana lebih rileks. Jenisnya beragam, mulai dari maskoki yang populer, ikan gapi yang mudah dirawat, hingga arwana yang dikenal sebagai salah satu ikan hias bernilai tinggi.
Dalam video Arsipedia ID, terdapat 10 jenis ikan hias air tawar yang direkomendasikan untuk dipelihara di akuarium rumah. Setiap ikan memiliki karakter, ukuran, kebutuhan perawatan, serta keunikan masing-masing.
Baca Juga: Keluhan Warga Gador Terabaikan Jalan Rusak, Berdebu, Ancam Keselamatan dan Kesehatan Pengendara
Maskoki, Peret, dan Swertail
Ikan maskoki menjadi jenis pertama yang dibahas. Ikan ini disebut telah lama menjadi hewan peliharaan akuarium dan tetap populer di berbagai kalangan. Warna dasarnya umumnya merah, kuning, dan putih, dengan bentuk tubuh serta kepala yang menjadi daya tarik tersendiri.
Maskoki juga kerap dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran. Dalam perawatannya, jumlah ikan, volume akuarium, dan ukuran ikan perlu diperhatikan. Ruang gerak yang terlalu sempit dapat membuat air cepat keruh dan menyebabkan ikan stres.
Pergantian air secara rutin juga diperlukan. Video tersebut menyebutkan penggantian hingga 25 persen air setiap minggu untuk membantu menjaga kondisi ikan.
Jenis kedua adalah ikan peret atau yang disebut memiliki nama latin Amphilophus citrinellus dalam transkrip. Ikan yang mulai dikembangkan di Taiwan sekitar 1986 ini memiliki bentuk kepala dan mulut yang disebut menyerupai paruh burung nuri atau beo.
Ikan peret dapat tumbuh hingga sekitar 20 sentimeter. Karakternya cenderung damai dan dapat digabungkan dengan ikan hias lain yang memiliki ukuran serupa. Namun, ikan ini pemalu dan mudah stres jika berada bersama ikan yang lebih agresif.
Berikutnya ada swertail atau ikan pedang. Ikan air tawar dari Amerika Utara dan Tengah ini dikenal melalui bagian bawah ekornya yang memanjang seperti pedang. Ciri tersebut terutama terdapat pada ikan jantan.
Swertail merupakan ikan sosial yang cenderung berenang berkelompok. Ikan ini juga memakan lumut yang menempel pada tanaman air sehingga dapat membantu menjaga kebersihan akuarium atau aquascape.
Baca Juga: 11 TKD dan Dua Tanah Wakaf Belum Tuntas Pembebasan Lahan Bendungan Bagong Capai 97 Persen
Koi hingga Neon Tetra
Ikan koi menjadi jenis keempat. Koi dikenal karena pola dan warna tubuhnya yang beragam, seperti putih, merah, hitam, kuning, silver, dan abu-abu. Ikan ini membutuhkan ruang gerak yang cukup luas agar dapat tumbuh dengan baik.
Dalam video disebutkan bahwa anggapan koi berasal dari Jepang perlu diluruskan. Koi disebut berasal dari kawasan Persia dan kemudian dibawa ke Jepang melalui Cina dan Korea. Bagi sebagian orang, koi juga dipercaya membawa keberuntungan.
Jenis kelima adalah ikan gapi. Ikan berukuran kecil ini terkenal mudah dirawat sehingga cocok untuk pemula. Gapi memiliki sifat tenang dan damai, tetapi aktif bergerak. Transkrip menyebutkan ikan ini memiliki lebih dari 300 jenis dengan variasi warna, ukuran, dan corak ekor.
Selanjutnya ada ikan komet. Ikan ini disebut sebagai salah satu jenis maskoki tertua yang terkenal. Warna tubuhnya beragam, tetapi kombinasi kuning-jingga, putih-jingga, serta merah-putih termasuk yang disebut dalam video.
Jika dirawat dengan baik, ikan komet dapat mencapai panjang sekitar 33 sentimeter atau lebih. Masa hidupnya juga disebut dapat mencapai 15 tahun dalam kondisi perawatan yang sempurna.
Ikan diskus berada di urutan ketujuh. Dijuluki sebagai raja ikan hias air tawar, diskus berasal dari Sungai Amazon di Brasil. Tubuhnya berbentuk pipih seperti cakram dengan ukuran sekitar 20 hingga 25 sentimeter, bergantung pada jenisnya.
Diskus membutuhkan akuarium cukup besar, air bersih dan stabil. Suhu ideal yang disebutkan berada pada 28 hingga 31 derajat Celsius dengan pH sekitar 6,5.
Kemudian ada neon tetra yang dikenal sebagai ikan schooling dengan warna tubuh menarik. Ikan ini cocok untuk menghidupkan bagian tengah akuarium dan sering dipelihara oleh penghobi aquascape. Neon tetra dapat hidup sekitar lima tahun di akuarium dan hingga delapan tahun di alam liar menurut transkrip.
Baca Juga: Hasil Lab Semangka Positif E. Coli, Nasi Mengandung Bacillus cereus, Sebabkan Gangguan Pencernaan
CAE dan Arwana
Jenis kesembilan adalah Chinese algae eater atau CAE. Ikan ini dikenal sebagai pemakan alga dan menghabiskan banyak waktu mencari makanan di bagian bawah akuarium. Tubuhnya memanjang dengan mulut penghisap untuk mengambil alga dari berbagai permukaan.
CAE disebut dapat tumbuh hingga sekitar 28 sentimeter dan bertahan hidup hingga 10 tahun. Suhu air yang disarankan dalam video berada pada 24 hingga 26 derajat Celsius dengan pH 5,8 hingga 8.
Terakhir, ada ikan arwana. Ikan ini dijuluki raja ikan hias dan dalam bahasa Mandarin disebut Silong atau ikan naga. Arwana termasuk ikan bertulang air tawar dari keluarga Osteoglossidae.
Ciri yang mudah dikenali antara lain mulut yang mengarah ke atas dan sepasang sungut pada bibir bawah. Arwana memangsa krustasea, serangga, ikan kecil, serta hewan lain yang sesuai dengan ukuran mulutnya. Rata-rata usia induk arwana disebut dapat mencapai 15 tahun.
Kesepuluh jenis tersebut menawarkan karakter dan kebutuhan perawatan yang berbeda. Karena itu, pemilihan ikan hias air tawar untuk akuarium rumah perlu disesuaikan dengan kondisi akuarium dan kemampuan penghobi dalam merawatnya.
Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Suami Laporkan Istri Karena Diduga Main Serong selama 1,5 Tahun
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest