7 Ikan Hias Air Tawar Tercantik untuk Akuarium, Ada Cupang hingga Koi

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:15 WIB
7 ikan hias air tawar tercantik untuk akuarium, mulai dari cupang, guppy, molly balon, neon tetra, swordtail hingga koi (Pinterest).
7 ikan hias air tawar tercantik untuk akuarium, mulai dari cupang, guppy, molly balon, neon tetra, swordtail hingga koi (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOST.COM - Memilih ikan hias air tawar tercantik untuk dipelihara di akuarium bisa menjadi pilihan bagi penghobi yang ingin menghadirkan warna dan aktivitas menarik di dalam rumah. Dalam video Jersey Pedia ID, sejumlah jenis ikan disebut memiliki keindahan sekaligus karakter yang cocok untuk dipelihara, mulai dari cupang, guppy, hingga koi.

Video tersebut membahas tujuh jenis ikan hias air tawar. Namun, transkrip yang tersedia tidak menyebutkan seluruh tujuh jenis secara utuh. Jenis yang dapat diidentifikasi dengan jelas adalah cupang, guppy, molly balon, neon tetra, ikan pedang atau swordtail, dan koi.

Ikan cupang menjadi salah satu jenis yang dibahas. Habitat asalnya berada di sejumlah negara Asia Tenggara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Vietnam.

Cupang dikenal memiliki bentuk yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayah. Di kalangan penghobi, ikan ini umumnya dibagi menjadi tiga golongan, yakni cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar.

Keindahan cupang terutama terlihat dari warna dan siripnya. Cupang jantan memiliki sirip yang lebih panjang dan mengalir, sedangkan betina mempunyai ekor yang lebih kecil. Untuk pakan, video menyebut kutu air, cacing sutera, dan larva nyamuk sebagai beberapa pilihan.

Cupang juga dikenal mampu bertahan dalam kondisi air dengan volume relatif sedikit tanpa aerator. Meski demikian, video tetap menyarankan pemberian pakan sedikit tetapi sering untuk mengurangi risiko penumpukan sisa makanan yang dapat memicu penyakit.

Baca Juga: 11 TKD dan Dua Tanah Wakaf Belum Tuntas Pembebasan Lahan Bendungan Bagong Capai 97 Persen

Guppy, Molly Balon, dan Neon Tetra

Guppy menjadi jenis berikutnya. Ikan air tawar tropis ini berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Dalam video disebutkan, guppy masuk ke Indonesia pada 1920-an sebagai ikan akuarium, sebelum kemudian ditemukan di berbagai perairan air tawar di Indonesia.

Guppy memiliki lebih dari 300 jenis dengan variasi warna, ukuran, dan bentuk ekor. Karakternya tenang dan damai sehingga tidak agresif terhadap ikan lain. Untuk pemeliharaan, video menyebut akuarium berukuran 5 galon sudah dapat mencukupi kebutuhan guppy, meski banyak penghobi menggunakan tangki berukuran 10 galon.

Jenis lainnya adalah molly balon atau potbelly. Ikan ini disebut sebagai salah satu jenis molly dengan ukuran relatif kecil. Molly balon dewasa memiliki panjang sekitar 5 sentimeter, sedangkan ukuran maksimal yang disebut dalam video berada pada kisaran 7 sampai 9 sentimeter.

Molly balon cocok untuk pemula karena habitat alaminya merupakan perairan tawar hangat di Amerika Selatan. Sirkulasi air yang baik juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaannya.

Neon tetra juga masuk dalam daftar. Ikan kecil asal Amerika Selatan ini populer karena warna dan bentuk tubuhnya. Neon tetra memiliki warna biru keperakan yang terlihat dari bagian mata hingga sirip.

Ikan ini dikenal memiliki perangai damai dan cocok bagi penghobi pemula. Neon tetra termasuk ikan komunal yang senang hidup berkelompok, aktif, tidak agresif, serta lebih sering berada di bagian tengah akuarium.

Video menyebut penghobi menyarankan memelihara setidaknya 15 ekor neon tetra dalam satu akuarium. Jika jumlahnya terlalu sedikit, ikan disebut dapat merasa lebih terancam dan mengalami stres.

Neon tetra merupakan ikan omnivora. Jika dirawat dengan baik, ikan ini dapat hidup hingga sekitar delapan tahun, meski rata-rata neon tetra dalam akuarium standar disebut hanya mencapai sekitar lima tahun.

Baca Juga: Hasil Lab Semangka Positif E. Coli, Nasi Mengandung Bacillus cereus, Sebabkan Gangguan Pencernaan

Swordtail dan Koi

Ikan pedang atau swordtail juga dibahas dalam video. Ciri khas ikan ini adalah ekornya yang memanjang dan menyerupai pedang. Tubuhnya memanjang, sedangkan ukurannya disebut dapat mencapai sekitar 12 sentimeter untuk betina dan lebih kecil pada jantan.

Swordtail dapat dipelihara bersama sejumlah ikan hias kecil lainnya. Video menyebut tetra, angelfish, dan kribensis sebagai beberapa contoh ikan yang dapat ditempatkan dalam satu akuarium, dengan catatan karakter masing-masing ikan tetap perlu diperhatikan.

Terakhir, ada ikan koi. Ikan yang dikenal dengan nama ilmiah Cyprinus carpio ini telah banyak dipelihara sebagai ikan hias. Koi memiliki ornamen tubuh yang indah dan dikenal sebagai ikan yang jinak.

Selain untuk keindahan, koi juga dipercaya membawa keberuntungan sehingga kerap dipelihara sebagai bagian dari penghias rumah. Warna dan pola tubuh menjadi daya tarik utama ikan ini.

Dari enam jenis yang dapat diidentifikasi dalam transkrip, masing-masing memiliki karakter berbeda. Cupang menonjol lewat sirip dan warnanya, guppy serta neon tetra cocok bagi penghobi yang menyukai ikan kecil, sementara koi menawarkan tampilan berbeda dengan tubuh dan ornamen yang lebih mencolok.

Bagi calon penghobi, pilihan ikan tetap perlu disesuaikan dengan ukuran akuarium, karakter ikan, jumlah yang dipelihara, serta kondisi air yang dibutuhkan masing-masing jenis.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Suami Laporkan Istri Karena Diduga Main Serong selama 1,5 Tahun

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
neon tetra ikan cupang ikan hias air tawar tercantik ikan guppy