TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Ikan hias air tawar tidak selalu identik dengan warna mencolok dan bentuk yang elegan. Sejumlah jenis justru memiliki bentuk tubuh unik, gerakan khas, atau tampilan yang membuatnya terlihat lucu saat berada di akuarium. Dalam video Jersey Pedia ID, tujuh jenis ikan hias air tawar disebut sebagai yang terlucu, mulai dari mas koki hingga Galaxy Rasbora.
Ikan mas koki menjadi jenis pertama yang dibahas. Ikan yang juga dikenal sebagai goldfish atau Carassius auratus ini termasuk ikan hias air tawar populer. Warna tubuhnya tidak hanya emas, tetapi dapat berupa merah, oranye, putih, kuning, hitam, cokelat, biru hingga calico.
Mas koki juga memiliki beragam bentuk, ukuran, dan karakteristik fisik. Di alam liar, ikan ini memakan krustasea, serangga, serta tumbuhan air. Karena cenderung terus makan, pemberian pakan perlu diperhatikan agar tidak berlebihan.
Pakan dapat berupa makanan khusus ikan mas dalam bentuk kepingan atau pelet. Variasi makanan juga dapat diberikan, seperti kacang polong hijau yang sudah dikupas, sayuran yang disiram air panas, hingga jentik nyamuk. Pemberian pakan sedikit demi sedikit disarankan agar tidak menyisakan makanan yang dapat mengotori air akuarium.
Baca Juga: Keluhan Warga Gador Terabaikan Jalan Rusak, Berdebu, Ancam Keselamatan dan Kesehatan Pengendara
Buntal hingga Molly Balon
Jenis kedua adalah ikan buntal air tawar. Ikan ini dikenal interaktif dan memiliki kepribadian menarik, tetapi bukan termasuk ikan yang mudah dipelihara. Salah satu ciri khasnya adalah gigi berbentuk paruh tajam yang digunakan untuk menggigit cangkang moluska.
Karakter ikan buntal cenderung agresif dan teritorial. Ikan ini dapat menggigit ikan lain, terutama yang bergerak lambat atau memiliki sirip panjang. Karena itu, jika dipelihara dalam akuarium komunitas, ikan pendamping sebaiknya memiliki ukuran tubuh serupa, bergerak lincah, dan bersirip pendek.
Buntal juga membutuhkan moluska sebagai bagian dari pakannya. Siput, kerang, cacing darah, serta pakan beku dapat diberikan. Pakan berupa siput secara teratur disebut penting untuk membantu menjaga kondisi giginya.
Berikutnya ada black ghost. Ikan yang hidup di perairan tropis ini memiliki bentuk tubuh khas dengan warna hitam pekat dan dua bagian putih pada ekornya yang menyerupai cincin.
Black ghost bersifat penurut dan pemalu ketika berinteraksi dengan manusia. Ikan ini juga nokturnal, sehingga lebih aktif pada malam hari. Saat siang, black ghost cenderung bersembunyi di tempat gelap, seperti di balik bebatuan.
Sirip bagian bawah black ghost memanjang dari area perut hingga ekor. Bentuk tersebut membuat gerakannya terlihat seperti kain yang tertiup angin. Untuk pakan, ikan ini dapat diberi cacing darah, cacing sutra, maupun pelet berukuran kecil.
Jenis keempat adalah molly balon atau potbelly. Bentuk tubuhnya menjadi daya tarik utama karena memiliki perut bulat besar menyerupai balon, punggung melengkung, serta sirip berbentuk unik.
Molly balon dewasa memiliki panjang sekitar 5 sentimeter, sedangkan ukuran maksimal yang disebut dalam video berada pada kisaran 7 hingga 9 sentimeter. Ikan ini merupakan omnivora dan dapat memakan tumbuhan maupun makanan hewani. Molly juga dikenal sebagai pemakan ganggang.
Baca Juga: 11 TKD dan Dua Tanah Wakaf Belum Tuntas Pembebasan Lahan Bendungan Bagong Capai 97 Persen
Killifish hingga Galaxy Rasbora
Killifish berada di posisi kelima. Ikan ini dapat ditemukan di perairan tawar dan payau di berbagai kawasan, termasuk Amerika, Eropa, Afrika, dan Asia. Di Indonesia, killifish dapat dijumpai di sungai, danau, serta persawahan.
Ukurannya relatif kecil, sekitar 2,5 hingga 5 sentimeter, meski beberapa jenis dapat mencapai 15 sentimeter. Warna dan bentuk siripnya beragam. Sebagian jenis memiliki sifat teritorial dan agresif.
Jenis keenam adalah ikan perot atau red parrot. Ikan ini berasal dari keluarga siklid dan disebut sebagai ikan hias yang belum terlalu populer di Indonesia. Red parrot dikenal memiliki warna yang menarik dan karakter relatif damai sehingga dapat digabungkan dengan ikan lain yang berukuran sama.
Ikan perot juga dapat memakan berbagai jenis pakan, baik alami maupun pelet. Pakan alami yang disebut antara lain kutu air, cacing darah, cacing sutra, dan udang laut.
Terakhir ada Galaxy Rasbora. Ikan yang juga dikenal dengan nama Celestial Pearl Danio ini berasal dari Myanmar, tepatnya Danau Inle. Ukurannya sangat kecil, dengan panjang standar sekitar 1,5 hingga 2 sentimeter.
Galaxy Rasbora memiliki tubuh cerah dengan titik-titik menyerupai mutiara. Pejantan umumnya memiliki warna tubuh biru lebih cerah, sedangkan betina cenderung biru kehijauan pucat. Siripnya dihiasi warna merah atau oranye muda.
Ikan ini hidup di daerah berarus yang dipenuhi tanaman air dengan suhu sekitar 20 hingga 26 derajat Celsius dan pH 6,5 hingga 7,5. Galaxy Rasbora bersifat omnivora dan dapat diberi pakan hidup seperti Daphnia serta artemia.
Ketujuh ikan tersebut memiliki keunikan masing-masing. Mas koki dan molly balon menonjol lewat bentuk tubuhnya, black ghost dengan gerakan khasnya, sedangkan Galaxy Rasbora memiliki ukuran mungil dan pola tubuh seperti mutiara.
Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Suami Laporkan Istri Karena Diduga Main Serong selama 1,5 Tahun
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest