TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Memelihara berbagai jenis ikan dalam satu akuarium atau community tank bisa membuat tampilan akuarium lebih berwarna dan tidak membosankan. Namun, pemilihan penghuni akuarium perlu diperhatikan karena tidak semua jenis ikan dapat hidup berdampingan dengan damai.
Dalam video tersebut, dibahas sembilan jenis ikan yang dinilai dapat menjadi pilihan untuk community tank. Jenis ikan yang disebut antara lain guppy, platy, molly, tetra, red eye, danio, loach atau botia, red tail shark, serta corydoras.
Community tank memang menawarkan pemandangan yang lebih beragam karena beberapa jenis ikan bisa ditempatkan dalam satu akuarium. Namun, tantangannya juga lebih besar. Ikan yang memiliki karakter agresif atau teritorial berpotensi membuat penghuni akuarium lain stres hingga saling menyerang.
Baca Juga: 11 TKD dan Dua Tanah Wakaf Belum Tuntas Pembebasan Lahan Bendungan Bagong Capai 97 Persen
Guppy hingga Tetra
Ikan pertama yang direkomendasikan adalah guppy. Ikan ini memiliki ekor yang cantik dan warna-warni. Berbeda dengan ikan cupang yang disebut dalam video memiliki karakter tidak ramah, guppy dikenal lebih damai. Guppy juga dapat mengonsumsi berbagai jenis makanan, seperti pelet, cacing, hingga lumut.
Guppy termasuk livebearer. Artinya, ikan ini menyimpan telur di dalam tubuh hingga menetas sehingga proses perkembangbiakannya terlihat seperti melahirkan.
Berikutnya ada platy yang disebut sebagai salah satu ikan yang mudah ditemukan di toko ikan. Perawatannya relatif mudah, dapat mengonsumsi berbagai makanan, mudah berkembang biak, dan mampu hidup dalam berbagai kondisi air. Platy juga dapat hidup berdampingan dengan ikan lain serta termasuk livebearer seperti guppy dan molly.
Molly menjadi pilihan berikutnya. Bentuk tubuhnya yang memiliki perut buncit membuat ikan ini disebut menyerupai maskoki dalam versi mini. Molly juga termasuk ikan yang rakus dan menghasilkan cukup banyak kotoran. Sama seperti guppy dan platy, molly merupakan livebearer dan dapat mengonsumsi beragam jenis makanan.
Ada pula ikan tetra, terutama neon tetra dan cardinal tetra yang banyak ditemukan di toko ikan. Kedua jenis tersebut disukai karena tampilannya yang dapat terlihat menyala. Tetra merupakan school-fish atau ikan yang hidup berkelompok. Dalam video disebutkan, sebaiknya ikan tetra dipelihara setidaknya enam ekor dalam satu akuarium agar tidak stres.
Ikan mata merah atau red eye juga disebut sebagai pilihan community tank. Ikan ini masih termasuk keluarga tetra sehingga karakteristiknya disebut serupa dengan tetra.
Baca Juga: Hasil Lab Semangka Positif E. Coli, Nasi Mengandung Bacillus cereus, Sebabkan Gangguan Pencernaan
Danio hingga Corydoras
Jenis berikutnya adalah danio. Ikan ini memiliki tubuh panjang dengan garis horizontal dan warna yang beragam sesuai jenisnya. Gerakannya yang aktif dan cepat membuat danio menarik untuk diamati.
Loach atau botia juga masuk dalam daftar. Salah satu contoh yang disebut adalah yoyo loach atau botia Pakistan. Ikan ini bersifat nocturnal atau aktif pada malam hari. Karena itu, pemberian makanan perlu diperhatikan pada malam hari. Loach merupakan omnivora dan dapat diberi pelet, cacing, maupun wafer alga.
Red tail shark juga bisa ditempatkan dalam community tank. Namanya berasal dari bentuk dan gaya berenangnya yang dianggap menyerupai hiu serta ekornya yang berwarna merah. Meski demikian, ikan ini disebut tidak ganas dan merupakan omnivora. Namun, red tail shark bersifat teritorial sehingga tidak direkomendasikan untuk akuarium berukuran kecil karena dapat menjadi agresif.
Terakhir ada corydoras yang dikenal sebagai ikan penghuni dasar akuarium. Ikan ini sering disebut scavenger fish atau ikan pemulung karena kebiasaannya mencari makanan di bagian dasar tank. Corydoras normalnya memiliki panjang maksimal sekitar 6 sentimeter sehingga dinilai cocok untuk aquascape.
Corydoras juga suka bersembunyi. Karena itu, akuarium sebaiknya dilengkapi ornamen atau tanaman yang dapat menjadi tempat persembunyian. Sebagai omnivora, corydoras dapat mengonsumsi cacing, pelet, dan wafer alga. Makanan juga perlu dipastikan sampai ke dasar akuarium karena ikan ini tidak mengambil makanan dari permukaan.
Selain ikan, community tank juga dapat ditambah udang RCS maupun keong. Untuk pakan, dalam video disebutkan penggunaan pelet kecil dan wafer alga, sementara cacing sutra atau daphnia/kutir dapat diberikan sebagai variasi makanan.
Dengan pemilihan jenis dan karakter ikan yang tepat, sembilan ikan tersebut dapat menjadi referensi bagi penghobi yang ingin membuat community tank dengan penghuni yang dapat hidup berdampingan.
Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Suami Laporkan Istri Karena Diduga Main Serong selama 1,5 Tahun
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest