TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Akuarium yang dipenuhi lumut, sisa pakan, dan kotoran di dasar tentu membuat tampilan ikan hias menjadi kurang menarik. Selain melakukan pembersihan secara rutin, penghobi ikan bisa memilih beberapa jenis ikan yang membantu mengurangi lumut dan sisa makanan secara alami.
Meski sering disebut sebagai ikan pembersih, keberadaan ikan tersebut bukan berarti menggantikan perawatan akuarium. Penggantian air, pembersihan filter, dan pengaturan jumlah pakan tetap diperlukan untuk menjaga kualitas air.
Ada sejumlah ikan yang dikenal mampu membantu membersihkan bagian tertentu di dalam akuarium. Mulai dari ikan berukuran kecil untuk aquascape hingga pleco berukuran besar yang kerap dipelihara bersama ikan predator.
Berikut lima ikan pembersih akuarium yang populer di kalangan penghobi.
Baca Juga: 10 Ikan yang Bisa Dicampur dengan Udang Hias, Ada Neon Tetra
1. Otosiklus
Otosiklus atau Otocinclus menjadi salah satu pilihan menarik untuk akuarium komunitas dan aquascape. Meski ukurannya hanya sekitar 3-5 sentimeter, ikan ini dikenal rajin memakan lumut halus yang menempel pada kaca, daun tanaman, hingga dekorasi akuarium.
Karakter Otosiklus yang damai membuatnya cocok disatukan dengan ikan kecil seperti Neon Tetra, Rasbora, Guppy, dan Corydoras.
Namun, ukurannya yang mungil membuat Otosiklus kurang cocok dipelihara bersama ikan predator besar. Ikan seperti Oscar, louhan, arwana, atau predator lainnya berpotensi memangsa Otosiklus.
Selain mengandalkan lumut, ikan ini tetap membutuhkan makanan tambahan, seperti wafer alga atau sayuran yang telah direbus.
2. Corydoras
Corydoras dikenal sebagai penghuni dasar akuarium yang aktif mencari sisa makanan. Ikan ini membantu mengurangi sisa pakan yang jatuh ke substrat sehingga tidak terlalu banyak bahan organik menumpuk di dasar akuarium.
Namun, Corydoras bukan pemakan kotoran ikan. Perannya lebih tepat sebagai ikan pemakan sisa pakan yang membantu menjaga kebersihan dasar akuarium.
Corydoras juga memiliki karakter tenang dan cenderung nyaman hidup berkelompok. Karena itu, penghobi disarankan memeliharanya dalam jumlah beberapa ekor, misalnya lima hingga enam ekor atau lebih, tergantung ukuran akuarium.
Baca Juga: 7 Ikan Hias Warna-warni yang Disebut Bisa Disatukan dalam Satu Akuarium
3. Siamese Algae Eater
Siamese Algae Eater atau SAE merupakan salah satu ikan yang cukup populer di kalangan penghobi aquascape. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya mengonsumsi berbagai jenis alga.
Salah satu alga yang dapat dimakannya adalah black beard algae (BBA), yang dikenal cukup sulit dihilangkan dari akuarium.
Ketika masih muda, SAE biasanya sangat aktif mencari lumut hampir sepanjang waktu. Namun, setelah semakin besar, konsumsi alga dapat berkurang. Oleh sebab itu, ikan ini tetap membutuhkan pakan tambahan agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi.
4. Pleco
Pleco merupakan salah satu ikan pembersih akuarium yang paling dikenal. Ikan ini memiliki mulut seperti alat pengisap yang memungkinkannya menempel pada kaca, batu, maupun kayu sambil mengikis alga.
Selain membantu mengurangi lumut, Pleco juga dapat memakan sebagian bahan organik dan sisa makanan di akuarium.
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah ukuran tubuhnya ketika dewasa. Beberapa jenis Common Pleco dapat tumbuh hingga lebih dari 40 sentimeter. Karena itu, jangan hanya mempertimbangkan ukuran ikan saat masih kecil ketika membeli Pleco.
Untuk akuarium berukuran lebih terbatas, penghobi dapat mempertimbangkan jenis Pleco berukuran kecil seperti Bristlenose Pleco.
Baca Juga: 7 Ikan Hias yang Bisa Dicampur dalam Satu Akuarium, Ada Neon Tetra
5. Selvin Pleco
Di posisi pertama terdapat Selvin Pleco, yang dalam video disebut sebagai salah satu ikan pembersih yang kerap dipelihara bersama ikan predator.
Tubuhnya yang besar dan kuat serta lapisan keras pada tubuh membuatnya relatif lebih sulit dimangsa dibanding ikan pembersih berukuran kecil. Karena karakter tersebut, Selvin Pleco dapat menjadi pilihan bagi penghobi yang memiliki akuarium predator.
Ikan ini juga aktif membersihkan lumut pada kaca, batu, dan dekorasi. Aktivitasnya bahkan cenderung meningkat pada malam hari.
Meski demikian, Selvin Pleco tetap membutuhkan pakan tambahan seperti wafer alga, pelet khusus Pleco, mentimun, atau zucchini.
Penghobi juga tidak boleh menganggap ikan ini sepenuhnya aman dari predator. Ikan predator yang berukuran jauh lebih besar atau sangat agresif tetap dapat menyerang. Ukuran ikan dan karakter masing-masing penghuni akuarium harus menjadi pertimbangan sebelum dicampur.
Ikan pembersih bukan pengganti perawatan akuarium
Keberadaan ikan pembersih memang dapat membantu mengurangi lumut dan sisa makanan, tetapi bukan berarti akuarium bisa dibiarkan tanpa perawatan.
Kualitas air tetap harus dijaga melalui filter yang sesuai, penggantian air secara rutin, pembersihan akuarium, serta pemberian pakan secukupnya. Terlalu banyak pakan justru dapat meningkatkan jumlah limbah dan memperburuk kondisi air.
Dengan kombinasi perawatan yang tepat dan pemilihan ikan sesuai ukuran serta karakter akuarium, penghobi dapat menjaga lingkungan ikan tetap lebih bersih dan sehat.
Baca Juga: 9 Ikan untuk Community Tank yang Damai dan Cocok Dipelihara Bersama
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest