10 Jenis Udang Hias Tercantik untuk Akuarium, Cocok Mempercantik Aquascape

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:05 WIB
10 jenis udang hias tercantik untuk akuarium dan aquascape, mulai Red Cherry, Blue Diamond, Amano, Crystal Red hingga Cardinal Sulawesi (Pinterest).
10 jenis udang hias tercantik untuk akuarium dan aquascape, mulai Red Cherry, Blue Diamond, Amano, Crystal Red hingga Cardinal Sulawesi (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Kehadiran udang hias dalam aquascape bukan hanya membuat tampilan akuarium semakin menarik. Hewan berukuran mungil ini juga dikenal dapat membantu mengurangi alga dan sisa makanan yang berada di dalam akuarium.

Dengan warna dan corak yang beragam, udang hias kini menjadi salah satu penghuni favorit para penggemar aquascape. Namun, setiap jenis memiliki karakter, kebutuhan air, dan tingkat perawatan yang berbeda.

Karena itu, pemilihan jenis udang perlu disesuaikan dengan kondisi akuarium. Berikut 10 jenis udang hias yang menarik untuk dipelihara di akuarium.

1. Red Cherry Shrimp

Red Cherry Shrimp atau Neocaridina davidi merupakan salah satu udang hias yang sangat populer. Udang yang berasal dari Taiwan ini memiliki warna merah menyerupai buah ceri dengan ukuran sekitar 2-3 sentimeter.

Popularitasnya didukung harga yang relatif terjangkau dan daya tahan tubuh yang cukup kuat. Udang ini juga dikenal tidak agresif dan dapat membantu memakan alga di dalam akuarium.

Red Cherry Shrimp dapat hidup pada suhu sekitar 18-28,5 derajat Celsius dengan pH 6,2-8,0. Tanaman air juga diperlukan sebagai tempat berlindung, terutama ketika udang mengalami pergantian kulit.

Baca Juga: 9 Ikan untuk Community Tank yang Damai dan Cocok Dipelihara Bersama

2. Blue Diamond Shrimp

Blue Diamond Shrimp masih berkerabat dengan Red Cherry Shrimp. Perbedaan paling mencolok terletak pada warna tubuhnya yang biru tua sehingga terlihat seperti berlian kecil ketika berada di dalam aquascape.

Udang ini memiliki karakter tidak agresif dan dapat membantu mengendalikan alga. Blue Diamond Shrimp dapat hidup pada suhu sekitar 17,8-28,8 derajat Celsius dengan pH 6,8-7,5.

Warnanya akan terlihat semakin menarik jika dipadukan dengan pasir berwarna putih dan tanaman air.

3. Blue Pearl Shrimp

Blue Pearl Shrimp memiliki warna biru muda yang menyerupai mutiara. Jenis ini dikenal dengan nama ilmiah Neocaridina denticulata sinensis.

Udang ini tidak agresif dan senang memakan alga yang menempel pada tanaman maupun dinding akuarium. Blue Pearl Shrimp membutuhkan suhu sekitar 20-26 derajat Celsius dan pH 6,5-7,5.

Jika persediaan alga di akuarium terbatas, makanan tambahan seperti tablet alga, sayuran, atau pelet tenggelam dapat diberikan.

Baca Juga: 7 Ikan Hias yang Bisa Dicampur dalam Satu Akuarium, Ada Neon Tetra

4. Black Rili Shrimp

Black Rili Shrimp menjadi pilihan menarik bagi penghobi yang menyukai warna gelap. Tubuhnya memiliki kombinasi warna hitam dan bagian transparan dengan pola yang khas.

Masih berkerabat dengan Red Cherry Shrimp, udang ini juga berasal dari kelompok Neocaridina davidi. Black Rili Shrimp dikenal aktif dan dapat berkembang biak dengan cukup cepat.

Udang ini dapat hidup pada suhu sekitar 17,8-28,8 derajat Celsius dengan pH 6,8-7,5. Makanannya dapat berasal dari alga, biofilm, serta material tanaman yang membusuk.

5. Amano Shrimp

Amano Shrimp merupakan salah satu udang yang dikenal rajin menjelajah seluruh bagian akuarium. Udang ini juga populer sebagai pemakan alga sehingga banyak digunakan dalam aquascape.

Amano Shrimp dapat hidup pada suhu sekitar 18-28 derajat Celsius dan pH 6,5-7,5. Karakternya relatif tenang sehingga dapat dipelihara bersama ikan kecil yang tidak agresif.

Udang ini umumnya berwarna abu-abu terang, tetapi dapat memiliki variasi warna hijau kecokelatan hingga cokelat kemerahan. Umurnya dapat mencapai sekitar 2-3 tahun dalam kondisi yang sesuai.

Baca Juga: 7 Ikan Hias Warna-warni yang Disebut Bisa Disatukan dalam Satu Akuarium

6. Crystal Red Shrimp

Crystal Red Shrimp atau Red Bee Shrimp memiliki kombinasi warna merah dan putih dengan pola menyerupai lebah. Semakin dominan warna putih pada tubuhnya, semakin tinggi pula grade dan nilai jualnya menurut standar perdagangan hobi.

Jenis udang ini berasal dari Jepang dan membutuhkan kualitas air yang lebih terjaga dibandingkan beberapa varietas Neocaridina.

Karena cukup sensitif terhadap perubahan kondisi air, proses aklimatisasi sangat penting sebelum memasukkannya ke akuarium baru.

7. Ninja Shrimp

Ninja Shrimp menjadi salah satu jenis yang memiliki keunikan tersendiri. Udang ini dikenal mampu mengubah warna tubuh dengan cepat sehingga mendapatkan julukan Ninja.

Ukurannya dapat mencapai sekitar 2,5-3,5 sentimeter. Ninja Shrimp dapat hidup pada suhu sekitar 21-26 derajat Celsius dengan pH 6,8-7,5.

Jenis ini relatif jarang ditemukan di pasaran. Dalam aquascape, Ninja Shrimp membutuhkan tempat persembunyian, makanan yang cukup, serta sistem filtrasi yang memadai.

Baca Juga: 10 Ikan yang Bisa Dicampur dengan Udang Hias, Ada Neon Tetra

8. Cardinal Sulawesi

Cardinal Sulawesi merupakan salah satu udang hias yang berasal dari Indonesia. Udang ini memiliki tubuh merah gelap dengan bintik-bintik putih dan bagian ujung ekor berwarna putih.

Nama lain yang digunakan untuk jenis ini antara lain Cardinal Shrimp dan udang Sulawesi. Keindahan warnanya membuat Cardinal Sulawesi cukup diminati dalam dunia aquascape.

Namun, perawatannya relatif lebih menantang dibandingkan beberapa jenis Neocaridina. Kondisi air yang optimal diperlukan agar udang dapat bertahan hidup dan berkembang biak dengan baik.

9. Green Jade Shrimp

Green Jade Shrimp atau udang hijau merupakan varietas Neocaridina davidi yang memiliki warna hijau menyerupai batu giok.

Warna tersebut membuatnya dapat menyatu dengan tanaman hijau dalam aquascape. Udang ini berasal dari Taiwan dan dapat hidup pada suhu sekitar 22-27 derajat Celsius dengan pH 6,8-7,5.

Green Jade Shrimp dikenal sebagai pemakan alga yang cukup aktif. Makanannya antara lain biofilm, ganggang, dan sisa tanaman yang membusuk.

Jika makanan alami tidak mencukupi, penghobi dapat memberikan pelet berukuran kecil yang mengandung spirulina atau bahan nabati.

Baca Juga: 12 Ikan Hias Air Tawar yang Bisa Dicampur, Guppy hingga Cupang

10. Red Nose Shrimp

Red Nose Shrimp memiliki tubuh transparan dengan ciri khas sungut berwarna merah. Jenis ini juga dikenal dengan nama lain seperti Rhino Shrimp atau Mosquito Shrimp.

Red Nose Shrimp dapat tumbuh hingga sekitar 4 sentimeter dan hidup pada suhu 20-28 derajat Celsius dengan pH 6,5-7,5.

Karakter udang ini relatif tenang dan tidak agresif. Mereka juga aman untuk tanaman aquascape serta dapat dipelihara bersama ikan air tawar, udang, atau siput lain yang tidak agresif.

Sebagai omnivora dan pemulung alami, Red Nose Shrimp memakan alga, biofilm, sisa tumbuhan, hingga makanan yang ditemukan di dasar akuarium.

Udang hias bukan sekadar penghias akuarium

Berbagai jenis udang hias tersebut dapat menjadi pilihan untuk mempercantik aquascape sekaligus membantu mengurangi alga dan sisa organik. Namun, bukan berarti keberadaan udang dapat menggantikan perawatan akuarium.

Kualitas air, filtrasi, pemberian pakan, tanaman, serta keberadaan ikan predator tetap perlu diperhatikan. Udang berukuran kecil juga sebaiknya tidak dicampur dengan ikan yang berpotensi memangsa mereka.

Dengan memilih jenis yang sesuai dan menjaga parameter air secara konsisten, udang hias dapat menjadi penghuni aquascape yang menarik sekaligus membantu menjaga ekosistem akuarium tetap seimbang.

Baca Juga: 10 Ikan yang Bisa Dicampur dengan Ikan Koki, dari Rainbow Fish hingga Tetra

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Udang Hias jenis udang hias udang aquascape Red Cherry Shrimp Blue Diamond Shrimp