7 Hewan Penghuni Aquascape yang Cocok untuk Akuarium Rumahan, Ada Guppy hingga Udang Hias

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB
7 hewan penghuni aquascape untuk akuarium rumahan, mulai dari guppy, rasbora, kuhli loach, udang hias, keong nerit hingga tetra (Pinterest).
7 hewan penghuni aquascape untuk akuarium rumahan, mulai dari guppy, rasbora, kuhli loach, udang hias, keong nerit hingga tetra (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Memiliki aquascape di rumah tidak hanya tentang memilih tanaman air yang indah. Kehadiran ikan, udang, atau siput yang tepat juga dapat membuat akuarium terlihat lebih hidup sekaligus membantu menjaga ekosistem di dalamnya.

Namun, memilih hewan penghuni aquascape tidak boleh sembarangan. Setiap spesies mempunyai karakter, ukuran, kebutuhan air, hingga tingkat agresivitas yang berbeda. Kesalahan memilih penghuni dapat membuat ikan atau hewan lain mengalami stres bahkan menjadi mangsa.

Dilansir dari video Arsypedia ID, ada tujuh jenis hewan yang dapat dipertimbangkan untuk melengkapi aquascape rumahan. Jenisnya cukup beragam, mulai dari ikan guppy yang berwarna-warni, kuhli loach yang aktif di dasar akuarium, hingga udang dan keong yang dapat membantu mengendalikan alga.

Berikut tujuh hewan penghuni aquascape yang bisa menjadi pilihan.

Baca Juga: 10 Ikan yang Bisa Dicampur dengan Ikan Koki, dari Rainbow Fish hingga Tetra

1. Ikan Guppy

Ikan guppy merupakan salah satu ikan hias yang populer untuk akuarium berukuran kecil. Ikan ini memiliki nama ilmiah Poecilia reticulata dan termasuk keluarga Poeciliidae.

Daya tarik utama guppy terletak pada warna, ukuran tubuh, serta bentuk ekornya yang beragam. Ikan ini juga dikenal mudah dirawat dan mempunyai karakter relatif tenang.

Guppy betina dapat tumbuh sekitar 3-6 sentimeter, sedangkan jantan umumnya berukuran lebih kecil, sekitar 1,5-3,5 sentimeter.

Ikan guppy juga dikenal sangat produktif. Namun, penghobi perlu memperhatikan burayak karena guppy dewasa dapat memangsa anakan yang ukurannya lebih kecil.

2. Harlequin Rasbora

Berikutnya ada harlequin rasbora dengan nama ilmiah Trigonostigma heteromorpha. Ikan berukuran sekitar 3 sentimeter ini memiliki ciri khas berupa tanda segitiga hitam pada bagian tengah tubuh hingga mendekati ekor.

Warna merah, oranye, perak, dan hitam membuat harlequin rasbora menarik untuk ditempatkan di dalam aquascape. Ikan ini juga termasuk schooling fish yang lebih nyaman hidup secara berkelompok.

Habitat alaminya berupa rawa dan sungai berarus tenang di kawasan Asia Tenggara. Dalam pemeliharaan, suhu air yang disebutkan berada di kisaran 24-27 derajat Celsius dengan pH 6,5-7,5.

Keberadaan tanaman air juga dapat memberikan tempat berlindung sekaligus membuat ikan lebih nyaman.

Baca Juga: 10 Ikan yang Bisa Dicampur dengan Ikan Koki, dari Rainbow Fish hingga Tetra

3. Kuhli Loach

Kuhli loach mempunyai bentuk tubuh menyerupai belut dengan warna kuning hingga merah muda dan garis cokelat tua yang mengelilingi tubuhnya.

Ikan dengan nama ilmiah Pangio kuhlii dari keluarga Cobitidae ini merupakan penghuni dasar akuarium. Kuhli loach gemar menggali pasir dan menjelajahi tempat-tempat persembunyian.

Ikan ini bersifat sosial dan lebih nyaman dipelihara dalam kelompok. Sebaliknya, kuhli loach sebaiknya tidak digabungkan dengan ikan besar atau teritorial seperti cichlid.

Danio, rasbora, dan tetra dapat menjadi alternatif teman satu akuarium. Kuhli loach juga lebih aktif saat sore hingga malam hari dan cenderung bersembunyi pada siang hari.

4. Udang Hias

Udang hias menjadi salah satu penghuni yang menarik bagi pecinta aquascape. Ukurannya yang kecil, warna beragam, serta sifatnya yang relatif damai membuat udang kerap dipilih sebagai pelengkap akuarium.

Dalam video tersebut disebutkan tiga kelompok utama udang hias yang umum dijumpai, yakni udang Sulawesi, Neocaridina, dan Caridina.

Bagi pemula, Neocaridina disebut sebagai salah satu pilihan yang relatif mudah dipelihara karena mampu beradaptasi dengan berbagai parameter air.

Selain mempercantik akuarium, udang juga dapat membantu mengonsumsi sisa makanan, bahan organik, dan alga. Meski demikian, udang tetap membutuhkan lingkungan yang stabil dan sehat sebelum dimasukkan ke dalam tank.

Baca Juga: 5 Ikan Pembersih Akuarium yang Efektif, dari Otosiklus hingga Selvin Pleco

5. Chinese Algae Eater

Chinese algae eater atau CAE dikenal karena kemampuannya memakan alga. Ikan ini memiliki mulut pengisap dengan bibir menonjol yang dapat digunakan untuk menempel pada permukaan saat mencari makanan.

Ikan yang disebut memiliki nama ilmiah Gyrinocheilus aymonieri tersebut berasal dari kawasan Asia Tenggara. Habitatnya dapat ditemukan di sungai dan perairan lainnya.

Saat masih muda, CAE dikenal cukup efektif dalam mengonsumsi alga. Namun, ketika tumbuh dewasa, ikan ini dapat menjadi lebih teritorial dan mengalami perubahan pola makan.

Karena itu, penghobi perlu mempertimbangkan ukuran akuarium dan karakter ikan sebelum memilihnya sebagai penghuni aquascape.

6. Keong Nerit

Keong nerit atau nerit snail juga bisa menjadi pilihan untuk membantu mengendalikan alga di dalam aquascape. Salah satu jenis yang dikenal adalah Neritina natalensis.

Cangkang keong nerit memiliki beragam pola, termasuk perpaduan warna hitam dan emas yang membuatnya menarik sebagai penghuni akuarium.

Keong ini relatif damai dan tidak mengganggu ikan lain. Namun, karena ukurannya kecil, nerit tidak disarankan ditempatkan bersama ikan besar dan agresif yang berpotensi memangsa atau mengganggunya.

Nerit dapat tumbuh hingga sekitar 1 inci. Kondisi lingkungan, suhu, dan ketersediaan makanan perlu diperhatikan agar pertumbuhan cangkangnya tetap baik.

Baca Juga: 10 Jenis Udang Hias Tercantik untuk Akuarium, Cocok Mempercantik Aquascape

7. Ikan Tetra

Ikan tetra menjadi pilihan terakhir untuk mempercantik aquascape. Neon tetra merupakan salah satu jenis yang populer karena mempunyai warna cerah dan mencolok.

Tetra juga dikenal sebagai ikan yang hidup berkelompok. Ketika dipelihara dalam jumlah yang sesuai, pergerakannya dapat memberikan kesan ramai dan penuh warna di dalam akuarium.

Secara umum, tetra merupakan ikan omnivor. Ikan ini membutuhkan area persembunyian, tetapi juga tetap memerlukan ruang terbuka untuk berenang.

Dalam video tersebut, suhu ideal tetra disebut berada di kisaran 21-27 derajat Celsius dengan pH 6-7. Kualitas air juga harus dijaga dengan filtrasi yang baik serta penggantian air secara berkala.

Jangan Asal Mencampur Penghuni Aquascape

Menambahkan hewan ke dalam aquascape memang dapat membuat akuarium semakin menarik. Namun, penghobi perlu memastikan setiap spesies mempunyai kebutuhan lingkungan dan karakter yang sesuai.

Guppy, harlequin rasbora, kuhli loach, udang hias, Chinese algae eater, keong nerit, dan tetra memiliki keunikan masing-masing. Karena itu, ukuran tank, kualitas air, karakter ikan, hingga keberadaan predator harus dipertimbangkan sebelum menentukan kombinasi penghuni.

Dengan pemilihan yang tepat, aquascape tidak hanya menjadi dekorasi rumah, tetapi juga dapat menjadi lingkungan yang nyaman bagi berbagai penghuni di dalamnya.

Baca Juga: 7 Hewan Penghuni Aquascape yang Cocok untuk Akuarium, Ada Udang hingga Ikan Tetra

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
ikan guppy Harlequin Rasbora Aquascape hewan aquascape ikan hias