10 Jenis Ikan Hias Air Tawar Populer yang Bisa Dipelihara Tanpa Aerator dan Oksigen Mesin

Dinar Ananda Putri • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:20 WIB
Inilah 10 rekomendasi ikan hias air tawar populer mulai dari cupang, guppy, hingga mas koki yang bisa dipelihara tanpa aerator.-
Inilah 10 rekomendasi ikan hias air tawar populer mulai dari cupang, guppy, hingga mas koki yang bisa dipelihara tanpa aerator.-

 

TRENGGALEK – Memelihara ikan hias di dalam wadah akuarium kini semakin praktis dan ramah kantong. Bayangan bahwa setiap akuarium wajib dilengkapi dengan mesin gelembung udara atau aerator perlahan luntur seiring dengan makin populernya berbagai spesies ikan hias air tawar yang memiliki ketahanan alami terhadap kondisi air minim oksigen. Beberapa spesies bahkan dilengkapi organ tubuh khusus atau perilaku alami yang memungkinkannya menyerap oksigen langsung dari permukaan air.

Spesies pertama yang sudah sangat ternama akan ketahanannya adalah ikan cupang (Betta sp.). Selain bentuk dan variasi warnanya yang sangat beragam, ikan ini tergolong paling mudah dipelihara dan dibudidayakan. Sifatnya yang sangat adaptif membuat cupang sanggup hidup sehat tanpa aerator di dalam wadah berukuran sedang maupun kecil, dengan catatan dipelihara secara terpisah karena karakternya yang teritorial. Berbeda dengan cupang, ikan guppy justru dapat dipelihara dalam jumlah banyak sekaligus di dalam satu akuarium tanpa gelembung udara. Guppy memiliki banyak varian jenis dari lokal hingga impor yang tetap tampil menarik walau berada di akuarium minimalis.

Kelompok ikan mungil bersirip indah lainnya yang sanggup hidup tanpa mesin oksigen adalah ikan molly, ikan pedang (swordtail), dan ikan plati. Ikan pedang asal Amerika memiliki keunikan pada bagian bentuk ekornya yang memanjang tajam menyerupai pedang, serta berkarakter aktif dan damai di dalam akuarium. Sama halnya dengan plati dan molly, ketiga jenis ikan ini tergolong livebearer atau ikan yang melahirkan anakan secara langsung. Ikan-ikan ini sangat cocok bagi pemula karena proses perkembangbiakannya yang terhitung sangat cepat dan mudah dirawat tanpa aksesoris rumit.

Baca Juga: 14 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Mampu Bertahan Hidup Tanpa Aerator dan Filter

Bagi penghobi yang menyukai akuarium berukuran sedang, opsi seperti ikan komet dan ikan mas koki dapat dijadikan pertimbangan. Ikan komet—yang dikenal sebagai salah satu varian ikan mas kuno—memiliki ekor panjang yang melebar dan anggun. Komet dapat dipelihara di dalam akuarium maupun kolam tanpa bantuan aerator selama perawatannya konsisten. Begitu pula dengan ikan mas koki yang sanggup tumbuh sehat tanpa gelembung udara, asal pergantian air dilakukan secara rutin demi mencegah penumpukan kotoran organik di dasar akuarium.

Keanekaragaman jenis ikan tanpa aerator semakin lengkap dengan kehadiran ikan lele hias, ikan gabus hias (channa), dan ikan sapu-sapu. Lele hias menyajikan daya tarik tersendiri dengan kebiasaan berenangnya yang unik serta fisik yang sangat tangguh. Di sisi lain, gabus hias menawarkan corak warna yang eksotis dengan sifat agresif yang mirip dengan ikan cupang, sehingga lebih disarankan dipelihara di dalam aquarium tunggal. Terakhir, ikan sapu-sapu dikenal sebagai ikan paling tahan banting yang mampu bertahan di kondisi perairan buruk sekalipun, sekaligus bertindak sebagai pembersih alami sisa pakan dan lumut akuarium.

Dengan pemilihan jenis ikan yang tepat, siapa saja kini bisa menyalurkan hobi memelihara ikan hias secara hemat energi. Keberadaan tanaman air hidup dan manajemen kebersihan wadah yang baik akan semakin menyempurnakan kualitas hidup ikan-ikan tersebut di dalam akuarium.

Baca Juga: 7 Hewan Penghuni Aquascape yang Cocok untuk Akuarium Rumahan, Ada Guppy hingga Udang Hias

 

Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube
ikan cupang ikan guppy Pemeliharaan Ikan Hias Tanpa Oksigen Ikan Pedang mas koki