Ramah Pemula, 10 Jenis Ikan Hias Tanpa Aerator Ini Sangat Mudah Dipelihara di Akuarium

Dinar Ananda Putri • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:57 WIB
Rekomendasi 10 jenis ikan hias tanpa aerator yang kuat dan ramah pemula. Mudah dipelihara di akuarium rumah tanpa perlu mesin gelembung udara.
Rekomendasi 10 jenis ikan hias tanpa aerator yang kuat dan ramah pemula. Mudah dipelihara di akuarium rumah tanpa perlu mesin gelembung udara.
TRENGGALEK - Menikmati keindahan akuarium di rumah kini semakin praktis tanpa harus repot memasang banyak peralatan listrik. Salah satu kendala utama yang sering dialami oleh pencinta ikan hias pemula adalah ketergantungan pada alat penghasil gelembung udara atau aerator. Padahal, tidak semua spesies ikan tawar membutuhkan sirkulasi oksigen buatan dari mesin tersebut untuk bisa bertahan hidup dan tumbuh dengan sehat.

Mengutip penjelasannya dari saluran YouTube arena edukasi, terdapat 10 jenis ikan hias air tawar yang memiliki daya tahan fisik sangat kuat sehingga cocok untuk dipelihara tanpa perlu menggunakan mesin aerator. Keunggulan ini membuat opsi perawatan menjadi lebih ringkas, efisien, serta hemat konsumsi listrik harian bagi para pemilik akuarium pemula.

Spesies pertama yang paling populer adalah ikan cupang. Ikan bernama latin Betta ini tidak hanya tangguh tanpa gelembung udara, tetapi juga sangat mudah dipelihara dan dibudidayakan. Selain cupang, ada ikan guppy yang memiliki karakter jauh lebih ramah. Berbeda dari cupang yang teritorial dan harus dipisah, ikan guppy dapat dipelihara beramai-ramai dalam jumlah banyak di satu akuarium. Variasinya pun sangat luas, mulai dari guppy lokal hingga varian impor.
Baca Juga: Tanpa Pompa Oksigen, Ini 10 Jenis Ikan Hias Tawar yang Kuat Hidup Tanpa Aerator

Ikan komet yang dikenal sebagai salah satu varian ikan mas koki tertua juga masuk dalam daftar ini. Ciri khasnya terletak pada ekor yang panjang, lebar, dan dominan warna putih. Ikan komet dapat dipelihara di akuarium maupun kolam tanpa perlu peranti aerator. Sementara itu, ikan molly juga menjadi pilihan favorit pemula karena perawatannya ringkas, pilihan warnanya melimpah, serta tergolong mudah beranak pinak di lingkungan akuarium.

Pilihan berikutnya datang dari jenis livebearer atau ikan yang melahirkan, yakni ikan pedang dan ikan plati (Xiphophorus maculatus). Ikan pedang asal Amerika berkarakter aktif serta damai dengan bentuk ekor unik. Sedangkan ikan plati mampu melahirkan sekitar 8 hingga 12 ekor burayak sekaligus dalam sekali reproduksi, meskipun pemilik harus berhati-hati karena induk plati dewasa berpotensi memangsa anak-anaknya sendiri.

Bagi pencinta jenis ikan unik, lele hias dan gabus hias juga tahan hidup tanpa pasokan gelembung udara. Lele hias dapat tampil menarik saat dipelihara di wadah akuarium atau kolam. Di sisi lain, ikan gabus hias yang memiliki corak sangat indah memiliki sifat agresif menyerupai cupang, sehingga disarankan dipelihara secara terpisah dalam akuarium khusus agar tidak menyerang ikan lain.

Dua spesies terakhir yang melengkapi deretan ini adalah ikan mas koki dan ikan sapu-sapu. Ikan mas koki tetap bisa hidup sehat tanpa mesin aerator selama pemilik rajin memperhatikan dan melakukan pergantian air secara rutin. Sementara itu, ikan sapu-sapu yang terkenal sangat tangguh hingga mampu hidup di sungai tercemar, tidak hanya mampu bertahan tanpa aerator tetapi juga berfungsi efisien sebagai pembersih lumut serta sisa-sisa pakan di dasar akuarium.
Baca Juga: 15 Ikan Hias yang Bisa Hidup Tanpa Filter dan Aerator, Cocok untuk Pemula

 
Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube
ikan cupang ikan guppy Ikan Hias Pemula ikan hias tanpa aerator akuarium sederhana