12 Jenis Ikan Hias yang Bisa Dipelihara Tanpa Aerator, Cocok untuk Pemula

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:25 WIB
12 jenis ikan hias yang relatif kuat tanpa aerator, mulai dari cupang, guppy, moli, hingga swordtail. Cocok untuk pemula (Pinterest).
12 jenis ikan hias yang relatif kuat tanpa aerator, mulai dari cupang, guppy, moli, hingga swordtail. Cocok untuk pemula (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Memelihara ikan hias tidak selalu harus menggunakan akuarium yang dilengkapi aerator. Bagi penghobi pemula yang ingin menghemat biaya maupun listrik, terdapat sejumlah jenis ikan yang dikenal memiliki kemampuan beradaptasi cukup baik pada kondisi air dengan oksigen terlarut yang relatif rendah.

Meski demikian, bukan berarti ikan dapat hidup tanpa oksigen sama sekali. Ikan tetap membutuhkan oksigen untuk bernapas. Kondisi akuarium tanpa aerator masih memungkinkan selama kualitas air terjaga dan pertukaran udara di permukaan air berlangsung dengan baik.

Berdasarkan pembahasan dalam sebuah video mengenai ikan hias tanpa aerator, terdapat sejumlah jenis ikan yang dinilai relatif kuat dan mudah dipelihara. Berikut 12 di antaranya.

Baca Juga: Mitsubishi XForce HV Resmi Hadir, Lebih Bertenaga dan Klaim Tembus 1.000 Km

1. Ikan Moli

Ikan moli menjadi salah satu pilihan populer bagi pemula. Ikan ini dikenal memiliki daya tahan cukup tinggi dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Bentuk tubuhnya yang membulat seperti balon serta warna tubuh yang beragam juga menjadi daya tarik tersendiri. Dengan perawatan air yang baik, moli dapat dipelihara pada akuarium sederhana.

2. Ikan Guppy

Guppy terkenal karena memiliki sirip dan ekor yang indah dengan warna beragam. Ikan berukuran kecil ini juga relatif mudah dirawat.

Berbeda dengan cupang yang cenderung agresif, guppy umumnya dapat hidup bersama ikan kecil lain dalam akuarium komunitas dengan kondisi yang sesuai.

3. Ikan Sapu-Sapu

Ikan sapu-sapu kerap dipelihara sebagai penghuni tambahan akuarium karena dikenal memakan lumut dan alga yang menempel pada permukaan tertentu.

Ikan ini memiliki daya tahan yang cukup kuat. Namun, keberadaannya tetap membutuhkan air yang bersih dan kadar oksigen yang memadai.

Baca Juga: 8 HP Terbaru yang Akan Rilis di Indonesia, Ada Baterai 8.000 mAh

4. Ikan Koki

Ikan koki memiliki bentuk tubuh unik dan menjadi salah satu ikan hias yang banyak dipelihara di rumah.

Meski dikenal cukup mudah dirawat, ikan koki menghasilkan limbah yang relatif banyak. Karena itu, pergantian air secara rutin menjadi bagian penting dalam pemeliharaannya, terutama jika akuarium tidak menggunakan sistem filtrasi.

5. Ikan Cupang

Cupang merupakan salah satu ikan hias yang paling populer di kalangan pemula. Warnanya yang mencolok dan sirip yang mengembang membuat ikan ini memiliki daya tarik tersendiri.

Cupang juga mempunyai organ labirin yang memungkinkan ikan mengambil udara dari permukaan air. Meski begitu, cupang tetap membutuhkan air berkualitas baik dan pergantian air secara rutin.

6. Ikan Channa

Channa atau yang sering dikenal sebagai ikan gabus termasuk ikan yang mampu beradaptasi pada lingkungan dengan kadar oksigen relatif rendah.

Ikan ini memiliki kemampuan mengambil udara dari permukaan air berkat organ pernapasannya. Karakter tersebut membuat beberapa jenis Channa dapat dipelihara tanpa aerator, selama kebutuhan dasar dan kualitas air tetap diperhatikan.

Baca Juga: 9 HP yang Bakal Rilis di Indonesia, Ada Baterai hingga 9.210 mAh

7. Ikan Palmas

Palmas merupakan ikan predator yang berasal dari perairan Afrika. Bentuk tubuhnya memanjang dengan karakteristik yang membuatnya terlihat seperti ikan purba.

Ikan ini dikenal memiliki kemampuan mengambil udara dari permukaan sehingga dapat beradaptasi pada kondisi air dengan oksigen terlarut rendah. Namun, ukuran dan sifat predatornya perlu diperhitungkan sebelum ditempatkan dalam akuarium komunitas.

8. Ikan Aligator Gar

Aligator gar merupakan ikan berukuran besar sehingga lebih cocok dipelihara di kolam atau fasilitas dengan ruang yang memadai.

Ikan ini mempunyai kemampuan mengambil udara dari permukaan air. Karena pertumbuhannya dapat mencapai ukuran besar, pemelihara perlu mempertimbangkan kapasitas tempat sebelum memilihnya.

9. Ikan Komet

Ikan komet memiliki tubuh ramping, warna merah keemasan dan ekor panjang yang menjadi ciri khasnya.

Ikan ini dikenal cukup mudah dipelihara. Namun, seperti ikan lainnya, komet tetap membutuhkan air yang bersih dan memiliki kandungan oksigen yang cukup untuk menunjang kehidupannya.

Baca Juga: 10 HP Sejutaan Terbaik 2026, Ada Baterai 7.000 mAh dan NFC

10. Ikan Lele Budidaya

Beberapa jenis lele memiliki kemampuan bertahan pada kondisi perairan dengan oksigen rendah. Salah satu daya tariknya adalah bentuk tubuh dan corak yang khas.

Meski demikian, lele bukan pilihan ideal untuk semua akuarium karena pertumbuhan dan karakter makannya perlu diperhitungkan.

11. Ikan Botia

Botia atau ikan badut merupakan ikan air tawar yang berasal dari Indonesia. Ikan ini dikenal memiliki pola warna tubuh menarik dengan kombinasi warna oranye dan garis hitam.

Botia dapat menjadi pilihan untuk akuarium dengan penghuni yang sesuai. Namun, pemelihara tetap perlu memperhatikan kualitas air serta kebutuhan ruang ikan seiring pertumbuhannya.

12. Ikan Swordtail

Swordtail atau ikan pedang mudah dikenali dari bentuk ekor ikan jantan yang memanjang seperti pedang.

Ikan ini termasuk ikan air tawar yang populer dan relatif mudah dipelihara. Swordtail juga dapat ditempatkan dalam akuarium komunitas bersama ikan yang memiliki karakter serupa.

Pada akhirnya, penggunaan aerator bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesehatan ikan. Ikan tetap membutuhkan oksigen, sehingga akuarium tanpa aerator harus memiliki sirkulasi dan pertukaran udara permukaan yang baik.

Pergantian air secara berkala, tidak memberikan pakan secara berlebihan, menjaga kepadatan ikan, serta membersihkan akuarium menjadi langkah penting agar kualitas air tetap terjaga.

Dengan perawatan yang tepat, beberapa jenis ikan seperti cupang, guppy, moli, swordtail hingga sejumlah ikan labirin memang dapat menjadi pilihan bagi penghobi yang ingin membuat akuarium sederhana tanpa aerator.

Baca Juga: 4 HP Terbaru 2026 yang Baru Rilis, Ada Baterai Jumbo 8.000 mAh

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
ikan moli Ikan Hias Pemula tips merawat ikan ikan hias akuarium