Tak Perlu Akuarium Mahal, Ini 12 Ikan Hias yang Bisa Hidup Tanpa Filter dan Aerator

Ahmad Fadhil Gusnaashir • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 07:00 WIB
Tak Perlu Akuarium Mahal, Ini 12 Ikan Hias yang Bisa Hidup Tanpa Filter dan Aerator
Tak Perlu Akuarium Mahal, Ini 12 Ikan Hias yang Bisa Hidup Tanpa Filter dan Aerator

JAKARTA - Memiliki akuarium di rumah tidak selalu harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli berbagai perlengkapan pendukung. Bagi penghobi ikan, khususnya pemula, ada sejumlah jenis ikan yang dikenal mampu bertahan dalam akuarium tanpa bantuan filter maupun aerator.

Pilihan ikan hias tanpa filter dan aerator menjadi menarik bagi penghobi yang ingin memulai dengan perlengkapan sederhana. Meski demikian, kondisi air dan ukuran wadah tetap perlu diperhatikan agar ikan dapat bertahan dengan baik.

Dalam sebuah video yang membahas perawatan ikan hias, terdapat sejumlah jenis ikan air tawar yang disebut mempunyai daya tahan cukup kuat. Mulai dari ikan mungil seperti cupang dan zebra danio hingga ikan predator seperti channa dan palmas.

Baca Juga: PHBN Desa Karangtengah Meriah Warga Kompak Lestarikan Budaya

Ikan cupang menjadi salah satu jenis yang paling dikenal memiliki daya tahan kuat. Ikan yang disebut memiliki nama Latin Betta ini tersedia dalam beragam warna dan variasi akibat banyaknya proses budidaya dan persilangan.

Popularitasnya juga membuat cupang relatif mudah ditemukan. Ukurannya yang kecil membuat ikan ini kerap dipilih sebagai penghuni akuarium sederhana.

Selain cupang, ikan platy juga dikenal mudah dipelihara. Ikan ini mempunyai banyak variasi warna dan disebut mampu berkembang biak dengan mudah. Kemampuannya beradaptasi membuat platy menjadi salah satu pilihan bagi penghobi pemula.

Molly juga masuk dalam daftar. Beberapa jenisnya memiliki bentuk tubuh membulat sehingga dikenal dengan sebutan ikan balon. Molly disebut tidak membutuhkan perawatan yang rumit dan dapat beradaptasi dengan lingkungan baru.

Baca Juga: Kemerdekaan dan Hari Jadi

Ikan koi merupakan jenis lain yang disebut mampu bertahan tanpa bantuan filter dan aerator dalam kondisi tertentu. Ikan asal Jepang ini terkenal dengan kombinasi corak dan warna tubuhnya. Semakin menarik warna dan coraknya, semakin tinggi pula nilai ikan tersebut menurut pembahasan dalam video.

Manfish atau angelfish juga disebut mempunyai daya tahan yang cukup baik. Ikan yang berasal dari Amazon ini memiliki sifat relatif tenang. Namun, penghobi tetap harus memperhitungkan ukuran akuarium dan jumlah ikan yang dipelihara.

Ada pula ikan lemon yang dikenal kuat. Jenis ini berasal dari habitat danau dan disebut memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Akan tetapi, ikan lemon mempunyai karakter agresif sehingga sebaiknya diperhatikan ketika dicampur dengan ikan lain.

Untuk penghobi yang menyukai ikan kecil, zebra danio bisa menjadi pilihan. Warna tubuhnya menjadi salah satu daya tarik, terlebih jika dipelihara dalam jumlah banyak. Ikan ini juga disebut mudah dirawat dan relatif murah.

Baca Juga: Tirtha Pure Laris Manis, PDAM Tirta Wening Tambah Kapasitas Produksi

Ikan sepat hias menjadi jenis berikutnya. Berasal dari Bangladesh dan India, ikan ini memiliki corak yang cukup mencolok. Sepat juga dikenal dapat mengambil oksigen tambahan dengan naik ke permukaan air.

Pleco atau ikan sapu-sapu juga dikenal mempunyai daya tahan yang kuat. Selain dijadikan ikan hias, pleco sering dikenal karena kemampuannya membantu membersihkan akuarium.

Bagi penggemar ikan predator, channa atau gabus hias menjadi salah satu pilihan. Habitat alaminya berupa sungai dan danau membuat ikan ini disebut mempunyai kemampuan adaptasi yang baik. Jenis channa yang tersedia juga cukup beragam.

Palmas atau ikan naga juga dapat dipelihara tanpa filter dan aerator dengan syarat air rutin diganti. Ikan asal Afrika ini memiliki bentuk tubuh unik dan cenderung bersembunyi di balik bebatuan atau kayu.

Baca Juga: Merawat Kenangan di Kampung Halaman Menemukan Cerita Baru di Negeri Kanguru Tata Kelola Sampah Terta

Tidak semua ikan cocok dipelihara tanpa perangkat pendukung. Ikan tetra, misalnya, disebut membutuhkan oksigen cukup banyak. Tanaman hias dalam akuarium dapat digunakan sebagai salah satu pendukung untuk membantu menyediakan oksigen.

Sementara itu, ikan aligator dan redtail catfish membutuhkan perhatian lebih karena ukurannya dapat menjadi sangat besar. RTC bahkan disebut mampu tumbuh hingga sekitar satu meter sehingga lebih tepat ditempatkan di kolam.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah larangan melepas ikan tertentu ke sungai maupun danau. Ikan yang berpotensi invasif dapat mengganggu ekosistem apabila masuk ke habitat yang bukan tempat alaminya.

Dengan demikian, ikan hias tanpa filter dan aerator memang bisa menjadi pilihan untuk penghobi dengan perlengkapan sederhana. Namun, pemeliharaan tetap membutuhkan tanggung jawab, terutama dalam menjaga kondisi air, memberikan pakan, menyesuaikan ukuran wadah, dan melakukan pergantian air secara rutin. 

Editor : Ahmad Fadhil Gusnaashir
ikan cupang Ikan Air Tawar ikan hias tanpa filter dan aerator ikan Channa ikan predator