12 Ikan Hias yang Bisa Dipelihara Tanpa Filter dan Aerator, Cocok untuk Pemula

Ahmad Fadhil Gusnaashir • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 06:59 WIB
12 Ikan Hias yang Bisa Dipelihara Tanpa Filter dan Aerator, Cocok untuk Pemula
12 Ikan Hias yang Bisa Dipelihara Tanpa Filter dan Aerator, Cocok untuk Pemula

JAKARTA - Ingin memelihara ikan tetapi belum memiliki filter dan aerator? Ada sejumlah ikan hias tanpa filter dan aerator yang disebut mampu bertahan dalam kondisi akuarium sederhana. Namun, bukan berarti ikan bisa dibiarkan begitu saja tanpa perawatan.

Filter dan aerator biasanya digunakan untuk membantu sirkulasi air serta menyediakan kondisi yang lebih baik bagi ikan. Bagi penghobi pemula dengan anggaran terbatas, pemilihan jenis ikan yang memiliki daya tahan kuat bisa menjadi salah satu pertimbangan.

Dalam pembahasan sebuah video YouTube, setidaknya ada sejumlah ikan air tawar yang disebut dapat hidup tanpa bantuan filter dan aerator. Jenisnya mulai dari ikan hias populer hingga ikan predator berukuran besar.

Baca Juga: PHBN Desa Karangtengah Meriah Warga Kompak Lestarikan Budaya

Ikan cupang menjadi salah satu nama yang paling familiar bagi penghobi. Ikan dengan nama Latin Betta ini dikenal memiliki daya tahan kuat. Warna dan bentuknya juga sangat beragam karena telah banyak dibudidayakan.

Dengan ukuran tubuh yang relatif kecil dan mudah ditemukan di pasaran, cupang bisa menjadi pilihan bagi orang yang baru mulai memelihara ikan hias.

Jenis lainnya adalah platy. Ikan ini dikenal mudah berkembang biak dan memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Variasi warna yang tersedia membuat platy cukup menarik jika ditempatkan di akuarium.

Molly juga tidak kalah populer. Ikan yang pada jenis tertentu memiliki bentuk tubuh bulat ini disebut mudah dipelihara dan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Pilihan warna serta jenisnya pun cukup beragam.

Baca Juga: Kemerdekaan dan Hari Jadi

Koi merupakan ikan hias yang sudah sangat dikenal. Berasal dari Jepang, ikan ini memiliki berbagai macam corak dan warna. Dalam pembahasan tersebut, koi termasuk ikan yang disebut dapat bertahan tanpa filter dan aerator pada kondisi tertentu.

Namun, ukuran ikan tetap harus diperhitungkan. Koi yang semakin besar tentu membutuhkan ruang yang lebih memadai.

Manfish atau angelfish juga disebut mampu bertahan dalam berbagai kondisi. Ikan asal Amazon ini mempunyai karakter relatif tenang dan bentuk tubuh yang menjadi daya tarik utama.

Bagi penghobi yang ingin memelihara manfish, ukuran wadah serta jumlah ikan perlu diperhatikan. Kondisi akuarium yang terlalu padat dapat memengaruhi kesehatan ikan.

Sementara itu, ikan lemon dikenal mempunyai daya tahan cukup baik karena habitatnya berasal dari danau. Meski demikian, ikan ini disebut memiliki sifat agresif sehingga perlu diperhatikan jika dipelihara bersama ikan jenis lain.

Baca Juga: Perda Pilkades Hampir Final Dewan Bidik Nomor Registrasi Turun Akhir Agustus

Zebra danio menjadi pilihan lain bagi penghobi yang menyukai ikan berukuran kecil. Ikan ini memiliki warna menarik dan dapat terlihat semakin estetis ketika dipelihara dalam jumlah banyak.

Perawatannya juga disebut cukup mudah dan harganya relatif terjangkau. Karena itu, zebra danio dapat menjadi salah satu alternatif untuk akuarium sederhana.

Ada pula sepat hias yang berasal dari Bangladesh dan India. Coraknya yang mencolok membuat ikan ini menarik untuk dipelihara sebagai ikan hias.

Sepat memiliki kemampuan mengambil oksigen tambahan dari permukaan air. Karakter tersebut membuatnya disebut dapat bertahan tanpa bantuan aerator dalam kondisi tertentu.

Baca Juga: Merawat Kenangan di Kampung Halaman Menemukan Cerita Baru di Negeri Kanguru Tata Kelola Sampah Terta

Bagi penghobi ikan predator, channa atau gabus hias menjadi salah satu pilihan. Ikan ini memiliki habitat asli di sungai dan danau sehingga dikenal mempunyai daya tahan serta kemampuan beradaptasi.

Palmas atau ikan naga juga termasuk ikan yang disebut dapat hidup tanpa filter maupun aerator, dengan catatan pergantian air dilakukan secara rutin. Ikan asal Afrika tersebut memiliki bentuk tubuh khas dan cenderung bersembunyi di balik benda seperti kayu atau bebatuan.

Pleco atau ikan sapu-sapu juga dikenal mempunyai daya tahan kuat. Selain dipelihara sebagai ikan hias, jenis ini sering dikaitkan dengan kemampuannya membantu membersihkan akuarium.

Sementara itu, ikan tetra justru disebut membutuhkan oksigen dalam jumlah besar. Tanaman hias yang menghasilkan oksigen dapat menjadi salah satu pendukung apabila penghobi tidak menggunakan aerator.

Untuk ikan berukuran besar seperti aligator dan redtail catfish atau RTC, kebutuhan tempat harus menjadi perhatian utama. RTC bahkan disebut dapat tumbuh hingga sekitar satu meter sehingga kolam lebih sesuai dibandingkan akuarium kecil.

Pada akhirnya, ikan hias tanpa filter dan aerator tetap membutuhkan perawatan. Pergantian air, jumlah ikan, ukuran wadah, pemberian pakan, serta kesesuaian antarjenis harus diperhatikan. Peralatan mungkin sederhana, tetapi tanggung jawab dalam menjaga ikan tetap menjadi hal utama.

Editor : Ahmad Fadhil Gusnaashir
ikan cupang ikan platy Ikan Molly ikan hias tanpa filter dan aerator ikan palmas