Bukan Soal Warna, Cupang Langka Ini Diburu karena Punya Ekor Kembar dan Dorsal Ganda

Ahmad Fadhil Gusnaashir • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 10:10 WIB
Bukan Soal Warna, Cupang Langka Ini Diburu karena Punya Ekor Kembar dan Dorsal Ganda
Bukan Soal Warna, Cupang Langka Ini Diburu karena Punya Ekor Kembar dan Dorsal Ganda

JAKARTA - Memelihara ikan cupang tidak selalu soal mencari warna paling mencolok. Bagi sebagian kolektor, bentuk tubuh dan kelangkaan karakter justru menjadi daya tarik utama. Hal itu terlihat dari koleksi breeder Acung Van Holsten yang memiliki sejumlah cupang dengan karakter tidak biasa, termasuk ikan dengan ekor kembar dan dorsal ganda.

Salah satu koleksinya bahkan disebut memiliki nilai sekitar USD 1.000 atau setara Rp16 juta. Ikan cupang termahal tersebut mempunyai dua ekor yang tumbuh berdampingan. Keunikannya membuat ikan itu diminati kolektor dari Amerika Serikat dan disebut telah mendapatkan uang muka.

Karakter langka tersebut menjadi bukti bahwa harga ikan cupang dapat meningkat drastis ketika memiliki sesuatu yang sulit ditemukan pada ikan lainnya. Bahkan, ikan dengan bentuk unik tidak selalu harus memiliki warna paling rumit untuk menjadi buruan kolektor.

Baca Juga: Optimalisasi BUMD, Dorong Pelayanan Masyarakat dan PAD

Di tempat pemeliharaan Acung, pengunjung dapat melihat berbagai jenis ikan cupang dengan karakter berbeda. Namun, perhatian terbesar tertuju pada ikan yang mempunyai struktur sirip tidak lazim.

Cupang ekor kembar menjadi salah satu contohnya. Kedua bagian ekor terlihat jelas ketika ikan bergerak di dalam wadah. Menariknya, karakter tersebut disebut bukan hasil pemasangan sirip secara manual.

Menurut penjelasan Acung, bentuk seperti itu dapat muncul dari hasil breeding dan sangat sulit diprediksi. Dari satu proses pembiakan, jumlah anakan bisa mencapai ratusan hingga sekitar 1.000 ekor. Namun, ikan yang memiliki karakter “jackpot” sangat sedikit.

Karena itu, breeder tidak bisa begitu saja membuat ikan dengan bentuk tersebut setiap kali melakukan breeding. Kemunculannya justru menjadi salah satu hal yang membuat ikan tersebut bernilai tinggi.

Baca Juga: Bagikan 11 Ribu Kantong Udik-Udik ke Warga Bregodo Tani Jadi Pembeda Prosesi

Tidak hanya ekor kembar, koleksi Acung juga memperlihatkan ikan dengan dua dorsal atau sirip punggung. Bentuknya terlihat simetris dan membuat tampilan cupang semakin tidak biasa.

Karakter dorsal ganda tersebut juga disebut muncul secara alami. Bagi kolektor, keunikan semacam ini memiliki daya tarik tersendiri karena tidak mudah ditemukan.

Dalam dunia ikan cupang, karakter seperti bentuk ekor, dorsal, warna, pola, dan kualitas sirip menjadi bagian yang diperhatikan. Perbedaan karakter tersebut membuat harga setiap ikan bisa sangat beragam.

Baca Juga: DPRD Trenggalek Dukung Pembebasan PPB Sawah, Langsung Koordinasi untuk Siapkan Dasar Hukum

Koleksi Acung tidak berhenti pada cupang dengan bentuk sirip langka. Sejumlah varian lain seperti Panda, Avatar Panda, Armageddon, Fancy, Tanco, dan bonsai juga terlihat di tempat pemeliharaan.

Avatar Panda menjadi salah satu ikan yang memiliki nilai cukup tinggi. Dalam video, ikan tersebut disebut berada di kisaran Rp3 juta per ekor, sedangkan pasangan tertentu dapat mencapai sekitar Rp5 juta.

Ada pula Tanco dengan karakter warna yang terkonsentrasi pada bagian kepala. Varian ini disebut berasal dari basic multicolor dan membutuhkan proses breeding yang tidak mudah untuk menghasilkan karakter tertentu.

Cupang bonsai juga memiliki daya tarik tersendiri. Ukurannya relatif kecil dan menjadi salah satu ikan koleksi yang ditawarkan dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Baca Juga: Jadwal BRI Super League Pekan Pertama, Persip Bandung Langsung Hadapi PSM Makassar

Bisnis ikan cupang Acung tidak hanya mengandalkan pembeli Indonesia. Dalam video tersebut disebutkan, ikan-ikan koleksinya telah menjangkau sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Jepang, dan Korea.

Permintaan setiap negara pun bisa berbeda. Pembeli dari kawasan Asia disebut menyukai warna seperti pink, Aurora, dan multicolor. Sementara ikan dengan karakter ekstrem lebih diarahkan kepada kolektor yang memang sedang mencari bentuk tertentu.

Untuk pasar domestik, TikTok dimanfaatkan sebagai tempat live dan lelang. Ikan dengan harga lebih terjangkau dapat dilelang dengan sistem open bid, sehingga tidak seluruh koleksi harus dijual dengan harga jutaan rupiah.

Baca Juga: Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, Persib vs PSM Jadi Penutup

Sementara itu, Facebook menjadi salah satu sarana untuk terhubung dengan komunitas cupang dari luar negeri. Cara tersebut membuka peluang bagi breeder Indonesia untuk memperkenalkan koleksinya kepada pasar yang lebih luas.

Kisah ikan cupang termahal dengan ekor kembar tersebut memperlihatkan bahwa nilai ikan hias tidak hanya ditentukan oleh warna. Karakter langka yang muncul dari breeding justru bisa membuat seekor ikan berukuran kecil memiliki nilai hingga belasan juta rupiah.

Editor : Ahmad Fadhil Gusnaashir
Ikan Cupang Termahal Ikan Cupang Langka Cupang Ekor Kembar Cupang Dorsal Ganda Harga Ikan Cupang