TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Jenis ikan cupang 2026 semakin beragam dan menjadi pilihan penghobi untuk mempercantik akuarium. Mulai dari Half Moon dengan ekor yang dapat mengembang hingga 180 derajat, Plakat yang dikenal sebagai cupang tangguh, hingga Fancy Betta dengan kombinasi warna beragam.
Perkembangan varietas ikan cupang membuat penghobi memiliki semakin banyak pilihan untuk dipelihara di akuarium. Setiap jenis memiliki ciri fisik, karakter, serta kebutuhan perawatan yang berbeda.
Dalam video yang diunggah kanal Arsipedia ID, terdapat delapan jenis ikan cupang yang dibahas, yakni Half Moon, Plakat, Dumbo Ear, Crowntail, Double Tail, Giant, Veiltail, dan Fancy Betta.
Half Moon menjadi salah satu jenis ikan cupang yang banyak dipilih karena keindahan ekornya. Sesuai namanya yang berarti setengah bulan, jenis ini memiliki sirip dan ekor lebar serta simetris.
Dalam transkrip disebutkan bahwa keaslian Half Moon dapat dilihat dari bentuk ekornya. Jika ekor tidak membentuk karakteristik yang sempurna, ikan tersebut diragukan sebagai Half Moon sebenarnya.
Penghobi juga mengenal Half Moon sebagai cupang hias yang tampak tenang ketika berenang. Ekornya mampu mengembang hingga 180 derajat dengan warna tubuh beragam, mulai biru, ungu, merah, hingga kuning.
Namun, perawatannya disebut lebih sulit dibandingkan beberapa jenis lain karena ekornya yang lebar dan mudah terkena parasit. Kutu air dan bloodworm disebut dapat diberikan dua kali sehari sebagai pilihan makanan.
Baca Juga: SPPG Tamanan Masih Suspend Lakukan Pembenahan Belum Akukan Pencabutan
Plakat dan Dumbo Ear Memiliki Karakter Berbeda
Jenis ikan cupang 2026 berikutnya yang banyak dikenal penghobi adalah Plakat. Nama Plakat disebut berasal dari istilah Thailand yang memiliki arti tarung atau laga.
Plakat memiliki karakter fisik berbeda dengan Half Moon. Sirip dan ekornya lebih pendek sehingga memberikan kesan kokoh dan kekar. Jenis ini dikenal memiliki sifat teritorial dan dapat menjadi agresif terhadap ikan lain.
Perawatannya relatif lebih fleksibel karena tidak memiliki ekor panjang yang menjuntai. Transkrip menyebut penggantian air dapat dilakukan setiap lima hari sekali. Pakan seperti jentik nyamuk dan kutu air juga disebut menjadi bagian dari perawatannya.
Selanjutnya terdapat Dumbo Ear atau cupang kuping gajah. Ciri utama jenis ini adalah ukuran sirip yang besar sehingga memberikan penampilan berbeda saat berenang.
Cupang Dumbo Ear disebut memiliki temperamen yang bervariasi. Ikan jantan dikenal agresif dan tidak disarankan dipelihara bersama cupang lain dalam satu tangki.
Jenis ini dapat tumbuh hingga panjang 6,5 sentimeter berdasarkan informasi dalam transkrip. Suhu tangki disebut perlu dijaga antara 22 hingga 23 derajat Celsius dengan pH 6,8 sampai 7,5.
Baca Juga: SMAN 2 Trenggalek Siap Tampilkan Permainan Terbaik Bermain Lepas, Kompak, dan Tetap Sportif
Crowntail hingga Fancy Betta
Crowntail menjadi jenis cupang lain yang memiliki bentuk fisik khas. Siripnya terlihat seperti serit dan jika dilihat dalam posisi tertentu menyerupai mahkota.
Crowntail diperkenalkan pada 1997 dan disebut sebagai ikan yang memiliki karakter agresif. Jenis ini juga memiliki sejumlah varian, termasuk serit tunggal dan serit ganda.
Pola makan seimbang diperlukan untuk menjaga kondisinya. Dalam transkrip, Crowntail disebut dapat diberi pelet berkualitas tinggi serta variasi makanan seperti cacing darah, udang air asin, atau daphnia.
Sementara Double Tail memiliki ciri paling mudah dikenali dari ekornya yang terbelah menjadi dua bagian. Keunikan tersebut disebut sebagai hasil mutasi genetik dan menjadi salah satu faktor yang membuat jenis ini bernilai tinggi.
Double Tail membutuhkan penanganan khusus karena disebut rentan terhadap penyakit jamur dan kematian dini. Kondisi akuarium juga perlu diperhatikan dengan suhu stabil antara 23 hingga 29 derajat Celsius.
Jenis berikutnya adalah Giant, cupang dengan ukuran tubuh lebih besar dibandingkan jenis lainnya. Dalam transkrip, cupang Giant dapat tumbuh mencapai panjang 10 hingga 15 sentimeter dengan perawatan dan kondisi air yang diperhatikan.
Veiltail juga menjadi pilihan bagi penghobi yang menyukai ekor panjang tergerai. Jenis ini hadir dalam sejumlah warna cerah dan membutuhkan suhu air sekitar 24 hingga 28 derajat Celsius.
Terakhir, Fancy Betta dikenal karena kombinasi warna yang beragam. Dalam satu ikan dapat ditemukan lebih dari tiga warna dengan gradasi yang disebut menyerupai lukisan.
Delapan jenis ikan cupang 2026 tersebut menunjukkan bahwa setiap varietas memiliki daya tarik masing-masing. Bagi penghobi, pilihan jenis cupang dapat disesuaikan dengan karakter ikan, bentuk sirip, warna, serta kesiapan dalam memberikan perawatan di akuarium.
Baca Juga: Dorong Ketahanan Pangan, Bidik Swasembada Lele
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest