Cara Merawat Ekor Ikan Cupang agar Tetap Sehat dan Cantik, Perhatikan 5 Hal Ini

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 15:21 WIB
Cara merawat ekor ikan cupang agar tetap sehat dan cantik, mulai menjaga kualitas air, daun ketapang, garam ikan hias hingga pakan bergizi (Pinterest).
Cara merawat ekor ikan cupang agar tetap sehat dan cantik, mulai menjaga kualitas air, daun ketapang, garam ikan hias hingga pakan bergizi (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Cara merawat ekor ikan cupang perlu dilakukan dengan perhatian khusus agar sirip dan ekornya tetap sehat, utuh, serta mempertahankan keindahan warna dan coraknya. Meski ikan cupang dikenal sebagai salah satu ikan hias yang mudah dipelihara, bagian ekor dan siripnya relatif rapuh sehingga mudah mengalami kerusakan.

Bagi para penghobi, keindahan ekor menjadi salah satu daya tarik utama ikan cupang atau bettafish. Setiap ikan dapat memiliki pola, corak, dan warna yang berbeda. Namun, keindahan tersebut dapat berkurang ketika ekor mengalami kerusakan akibat berbagai faktor.

Dalam transkrip disebutkan, ekor dan sirip ikan cupang rentan terhadap sentuhan. Bagian tersebut juga dapat rusak, robek, terkena jamur, hingga digigit oleh ikan lain. Ekor yang rusak memang dapat tumbuh kembali, tetapi menjaga kondisinya sejak awal disebut lebih mudah dibandingkan memperbaikinya setelah mengalami kerusakan.

Salah satu langkah penting dalam cara merawat ekor ikan cupang adalah menjaga kualitas air. Air menjadi bagian yang berpengaruh terhadap kesehatan ekor dan sirip ikan.

Jaga Kualitas Air dan Tambahkan Daun Ketapang

Air wadah ikan cupang disarankan diganti secara rutin setiap beberapa hari sekali. Dalam transkrip, anggota komunitas penghobi cupang disebut merekomendasikan penggantian air setiap dua hari sekali.

Pemilik dapat mengganti seluruh atau sebagian air yang ada di dalam wadah. Namun, jika seluruh air akan diganti, air baru perlu diendapkan terlebih dahulu selama paling sedikit tiga hingga dua puluh jam.

Langkah berikutnya adalah menambahkan daun ketapang kering ke dalam air. Daun ketapang disebut sebagai antibiotik alami bagi ikan cupang dan dapat membantu menyembuhkan berbagai luka maupun ekor yang robek.

Selain itu, penambahan daun ketapang juga disebut dapat membantu memberikan kondisi pH air yang optimal bagi ikan. Air yang diberi daun ketapang akan berubah menjadi kekuningan.

Perubahan warna tersebut tidak selalu berarti air dalam kondisi kotor. Warna kekuningan menjadi salah satu kondisi yang dapat muncul setelah daun ketapang ditambahkan ke dalam wadah ikan cupang.

Dalam transkrip juga disebutkan bahwa daun ketapang yang bagus dapat diperoleh dari daerah pesisir pantai.

Baca Juga: SMAN 2 Trenggalek Siap Tampilkan Permainan Terbaik Bermain Lepas, Kompak, dan Tetap Sportif

Gunakan Garam Khusus dan Berikan Pakan Bergizi

Cara merawat ekor ikan cupang berikutnya adalah memberikan garam khusus untuk ikan hias. Garam yang digunakan bukan garam dapur, melainkan garam khusus yang disebut memiliki fungsi sebagai penyeimbang osmosis dalam tubuh ikan cupang.

Garam tersebut juga disebut dapat membantu proses penyembuhan luka serta menstabilkan metabolisme tubuh ikan. Namun, pemberiannya tidak boleh berlebihan.

Dosis yang disebutkan dalam transkrip adalah sekitar 1 persen atau 10 gram garam untuk setiap 1 liter air. Untuk tujuan memperbagus kondisi sirip, jumlah garam yang diberikan disebut cukup sedikit.

Selain kondisi air, asupan makanan juga berperan dalam menjaga kesehatan ikan cupang. Ikan membutuhkan pakan yang memiliki kandungan gizi dan nutrisi.

Pakan hidup disebut menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan pelet. Beberapa jenis pakan yang disebut ideal untuk ikan cupang antara lain jentik nyamuk, kutu air, dan cacing sutra.

Hindari Menyentuh Ekor Ikan Secara Langsung

Perlakuan terhadap ikan cupang juga perlu dilakukan secara hati-hati. Salah satu kebiasaan yang perlu dihindari adalah memindahkan ikan menggunakan tangan.

Ekor ikan cupang memiliki struktur yang halus dan rapuh. Sentuhan yang tidak tepat berpotensi menyebabkan kerusakan pada bagian ekor maupun sirip.

Saat ikan perlu dipindahkan dari satu wadah ke wadah lain, cara yang disebut lebih aman adalah memindahkannya bersama dengan air menggunakan wadah. Dengan cara tersebut, risiko kontak langsung dengan ekor dapat dikurangi.

Perawatan menjadi semakin penting bagi jenis cupang yang memiliki ekor lebar dan menjadi daya tarik utama. Keindahan bentuk ekor dapat berkurang apabila bagian tersebut mengalami sobek atau kerusakan akibat perlakuan yang tidak hati-hati.

Dengan menjaga kualitas air, menggantinya secara rutin, menambahkan daun ketapang, menggunakan garam khusus dalam jumlah yang sesuai, memberikan pakan bergizi, serta menghindari sentuhan langsung, kondisi ekor dan sirip ikan cupang dapat lebih terjaga.

Pada akhirnya, kemudahan memelihara ikan cupang tidak berarti pemilik dapat melakukan perawatan secara sembarangan. Perhatian terhadap detail, terutama kondisi air dan cara menangani ikan, menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan sekaligus kecantikan ekor ikan cupang.

Baca Juga: Dorong Ketahanan Pangan, Bidik Swasembada Lele

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
ikan cupang Pakan Ikan Cupang Cara Merawat Ekor Ikan Cupang Ekor Cupang Daun Ketapang