JAKARTA - Jenis ikan koi cukup beragam dengan corak, warna, dan harga yang berbeda-beda. Dalam sebuah video, setidaknya 12 jenis ikan koi diperkenalkan, mulai dari Cagoi yang disebut sebagai salah satu jenis dengan harga paling murah hingga Koi Butterfly yang harganya mencapai Rp2 juta.
Ikan koi dikenal sebagai ikan hias dengan corak yang indah. Dalam video tersebut, koi juga disebut memiliki julukan sebagai ikan pembawa keberuntungan. Karena karakteristik dan tampilannya, ikan ini menjadi salah satu pilihan untuk koleksi ikan hias.
Namun, sebelum memelihara koi, calon penghobi perlu mengenali jenisnya. Perbedaan warna dan pola pada tubuh menjadi salah satu ciri yang membedakan setiap jenis.
Baca Juga: Dorong Ketahanan Pangan, Bidik Swasembada Lele
12 Jenis Ikan Koi dan Harganya
Jenis pertama adalah Cagoi. Koi ini memiliki perpaduan warna abu-abu dengan lapisan kuning keemasan tipis tanpa corak khusus. Harganya disebut berada di kisaran Rp200 ribu hingga Rp400 ribu.
Berikutnya ada Tancho, yang memiliki warna dasar putih dengan bulatan merah pada bagian kepala. Koi ini dibanderol sekitar Rp700 ribu hingga Rp1 juta.
Shiro Utsuri memiliki tubuh berwarna putih dengan bercak-bercak hitam. Harga koi jenis ini disebut berkisar Rp700 ribu hingga Rp800 ribu.
Baca Juga: Dorong Ketahanan Pangan, Bidik Swasembada Lele
Sementara itu, Ki Utsuri memiliki warna dasar tubuh jingga kekuningan dengan bercak hitam. Harganya berada di kisaran Rp850 ribu hingga Rp900 ribu.
Jenis berikutnya adalah Koi Butterfly atau dikenal juga sebagai Kompas Layar. Ciri yang paling mudah dikenali adalah siripnya yang panjang dan menyerupai sayap kupu-kupu. Dalam video, jenis ini disebut sebagai salah satu koi dengan harga tinggi, yakni sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta.
Ada pula Ochiba Shigure dengan warna dasar putih pucat dan corak jingga pucat atau abu-abu. Harganya disebut sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu.
Kumon Ryu memiliki warna dasar putih dengan corak hitam pada tubuh. Koi dengan tampilan yang disebut misterius ini dibanderol sekitar Rp600 ribu.
Kemudian terdapat Shusui. Jenis ini memiliki corak hitam yang memanjang di bagian punggung dan membentuk pola menyerupai tulang punggung. Harganya berkisar Rp400 ribu hingga Rp500 ribu.
Dari Doitsu hingga Showa Sanshoku
Jenis kesembilan adalah Doromo, yang dalam video disebut sebagai hasil persilangan Koi Kohaku dan Koi Asagi. Ciri yang disebut paling menonjol adalah kombinasi empat warna, yakni indigo, hitam, jingga, dan ungu. Harganya sekitar Rp450 ribu.
Baca Juga: Dorong Ketahanan Pangan, Bidik Swasembada Lele
Selanjutnya ada Ogon, yang memiliki warna putih keemasan. Meski hanya memiliki satu warna, jenis ini disebut termasuk koi dengan harga cukup mahal. Harganya berada di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp1,6 juta.
Asagi menjadi jenis ke-11 yang diperkenalkan. Koi ini memiliki corak silver kebiruan yang mendominasi tubuhnya. Harga yang disebutkan mencapai sekitar Rp1,1 juta hingga Rp1,5 juta.
Terakhir adalah Showa Sanshoku. Koi ini memiliki corak hitam dan merah yang saling bersinggungan hingga menyerupai marmer. Harganya disebut berada di kisaran Rp1 juta.
Baca Juga: Dorong Ketahanan Pangan, Bidik Swasembada Lele
Dari 12 jenis tersebut, terlihat bahwa harga koi sangat bervariasi. Cagoi dan Ochiba Shigure disebut berada pada kisaran harga paling rendah, sedangkan Koi Butterfly, Ogon, dan Asagi termasuk jenis dengan harga lebih tinggi berdasarkan daftar dalam video.
Perbedaan harga tersebut berjalan beriringan dengan karakter visual masing-masing koi. Ada yang mengandalkan perpaduan warna, pola pada tubuh, hingga bentuk sirip yang menjadi ciri khas.
Bagi calon penghobi, mengenali jenis ikan koi menjadi langkah awal sebelum menentukan pilihan. Selain mengetahui karakter corak dan warnanya, informasi harga dalam daftar tersebut dapat menjadi gambaran awal untuk menyesuaikan pilihan dengan anggaran yang tersedia.
Catatan: Harga dalam artikel mengikuti angka yang disebutkan dalam transkrip video dan dapat berbeda menurut kondisi atau penjual karena transkrip tidak mencantumkan sumber harga maupun waktu pengambilannya.
Editor : Hikaila Aulia Nahru Durroh Aklila