10 Ikan Hias Warna-Warni untuk Akuarium, Guppy hingga Discus yang Paling Mencolok

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 18:45 WIB
0 ikan hias warna-warni untuk akuarium, dari guppy dan neon tetra hingga discus, cupang, rainbow fish, dan cherry barb (Pinterest).
0 ikan hias warna-warni untuk akuarium, dari guppy dan neon tetra hingga discus, cupang, rainbow fish, dan cherry barb (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Ikan hias warna-warni menjadi pilihan menarik untuk mempercantik tampilan akuarium. Beragam spesies menawarkan kombinasi warna cerah, bentuk tubuh unik, hingga sirip yang indah, mulai dari guppy yang mudah ditemukan hingga discus dengan tubuh besar berbentuk cakram.

Setiap jenis memiliki karakter dan kebutuhan pemeliharaan berbeda. Ada ikan yang cocok dipelihara secara berkelompok dalam akuarium komunitas, sementara beberapa jenis lainnya membutuhkan ruang lebih luas atau pemilihan teman satu akuarium yang lebih hati-hati.

Bagi penghobi yang ingin menambahkan warna mencolok ke akuarium, berikut 10 jenis ikan hias warna-warni yang dibahas dalam video.

Baca Juga: Suzuki Ertiga Hybrid Diuji di Tanjakan 24 Derajat, Bawa 6 Orang Tetap Berhasil Menanjak

Guppy, Neon Tetra, dan Cardinal Tetra

Guppy menjadi salah satu ikan pertama dalam daftar. Ikan ini disebut sebagai salah satu ikan akuarium yang paling umum dijual dan mudah ditemukan di berbagai toko ikan air tawar tropis.

Salah satu daya tarik guppy adalah cara berkembang biaknya. Guppy termasuk ikan livebearer atau melahirkan anak ikan hidup, bukan bertelur. Karakter ini membuat guppy disebut relatif mudah dikembangbiakkan.

Warna guppy juga sangat beragam. Ikan ini dapat ditemukan dalam kombinasi merah, biru, emas, kuning, oranye, ungu, putih, hingga hitam. Variasi bentuk sirip semakin menambah pilihan penampilannya.

Berikutnya adalah neon tetra dan cardinal tetra. Kedua jenis ikan ini memiliki penampilan yang mirip sehingga kerap tertukar. Keduanya mempunyai warna biru pada bagian atas tubuh dan merah pada bagian bawah.

Cardinal tetra memiliki ukuran sedikit lebih besar. Perbedaan lainnya terletak pada warna merah yang memanjang hingga ekor, sedangkan pada neon tetra warna merah berhenti sekitar pertengahan tubuh.

Keduanya merupakan ikan kawanan dari Amerika Selatan dan sebaiknya dipelihara dalam kelompok minimal enam ekor. Neon tetra dapat dipelihara dalam akuarium mulai 10 galon, sementara cardinal tetra disebut membutuhkan ruang lebih besar, mulai sekitar 20 galon.

Baca Juga: Mobil Favorit GIIAS 2026: Nissan Fairlady Z Jadi Pilihan Terbaik

Discus, German Blue Ram, dan Cupang

Discus menjadi salah satu ikan air tawar paling mencolok karena memiliki bentuk tubuh besar menyerupai cakram serta warna spektakuler. Ikan dari Amerika Selatan ini termasuk kelompok siklid.

Discus memiliki reputasi lebih sulit dipelihara karena membutuhkan suhu akuarium yang lebih hangat dibandingkan banyak ikan tropis lainnya. Sebagai ikan berukuran besar, discus disebut membutuhkan akuarium setidaknya 55 galon.

Jenis berikutnya adalah German blue ram. Ikan siklid kerdil dari Amerika Selatan ini dikenal memiliki perpaduan warna yang mencolok. Dalam kondisi sehat dan siap berkembang biak, German blue ram dapat menampilkan beragam warna menyerupai spektrum pelangi.

Ikan ini memiliki ukuran relatif kecil, sekitar dua inci. German blue ram dapat menjadi ikan utama atau centerpiece untuk akuarium kecil yang ditanami tanaman.

Daftar berikutnya tentu tidak lengkap tanpa ikan cupang atau Betta splendens. Ikan ini tersedia dalam hampir semua warna dengan beragam bentuk dan variasi sirip.

Cupang memiliki organ labirin yang memungkinkannya mengambil oksigen dari udara selain memperoleh oksigen terlarut melalui insang. Namun, kemampuan tersebut bukan berarti cupang ideal dipelihara dalam wadah kecil.

Dalam video dijelaskan cupang sebaiknya dipelihara di akuarium minimal lima galon yang dilengkapi pemanas dan filter. Cupang juga dapat agresif terhadap sesama jenis atau ikan yang bergerak lambat dan memiliki penampilan mirip.

Baca Juga: 5 Mobil GIAS Surabaya yang Wajib Dilihat, Ada EV Rp300 Jutaan hingga Land Cruiser Hybrid

Rainbow Fish hingga Cherry Barb

Rainbow fish atau ikan pelangi menjadi pilihan berikutnya. Kelompok ikan ini memiliki beragam ukuran dan variasi warna, sehingga dapat dipilih untuk akuarium kecil maupun besar.

Salah satu spesies yang disebut adalah Boesemani rainbow fish. Ikan ini memiliki warna dua bagian, biasanya kepala berwarna biru keunguan serta tubuh dan ekor berwarna oranye. Ukurannya dapat mencapai sekitar empat inci dan cocok dipelihara secara berkelompok.

Untuk akuarium lebih kecil, terdapat threadfin rainbow. Ikan ini memiliki perpaduan warna merah dan oranye dengan sirip panjang yang mengalir.

Killifish juga masuk dalam daftar kelompok ikan dengan pola warna menarik. Terdapat banyak jenis killifish dari berbagai wilayah dunia, termasuk Afrika, Asia, dan Amerika Serikat.

Sebagian killifish memiliki siklus hidup sekitar satu tahun, sementara jenis lainnya dapat hidup lebih lama. Meski berbeda spesies, kelompok killifish dikenal memiliki kombinasi warna dan bentuk sirip yang beragam.

Cherry barb menjadi pilihan untuk penghobi yang mencari ikan kawanan berwarna merah cerah. Ikan ini bersifat damai dan sebaiknya dipelihara dalam kelompok minimal enam ekor.

Cherry barb dapat tumbuh sekitar dua inci. Karena dapat bersifat mudah terkejut, akuarium dengan banyak tanaman dan tempat bersembunyi dapat membantu memberikan rasa aman.

Beragam ikan hias warna-warni tersebut menawarkan pilihan sesuai ukuran akuarium dan karakter penghobi. Mulai dari guppy yang memiliki banyak variasi warna hingga discus yang menjadi pusat perhatian karena bentuk dan ukurannya, setiap jenis memiliki keunikan tersendiri untuk mempercantik akuarium.

Baca Juga: 10 Mobil Termahal di GIAS 2026, Ada AMG GT63 Pro hingga Mobil Pertama di Dunia

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
neon tetra ikan cupang ikan guppy Ikan Hias Warna-warni Ikan Discus