Aquascape Anti Gagal Modal di Bawah Rp200 Ribu, Begini Cara Bikin Tank Simpel tapi Estetik

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 19:00 WIB
Aquascape anti gagal bisa dibuat dengan modal di bawah Rp200 ribu. Simak bahan, susunan soil, batu, dan tanaman untuk pemula (Pinterest).
Aquascape anti gagal bisa dibuat dengan modal di bawah Rp200 ribu. Simak bahan, susunan soil, batu, dan tanaman untuk pemula (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Aquascape anti gagal dengan tampilan sederhana namun tetap estetik ternyata bisa dibuat dengan modal di bawah Rp200 ribu. Konsep ini diperkenalkan dalam pembuatan relaxing aquascape bersama Simple Scaper, dengan menggunakan bahan yang relatif mudah didapat dan teknik penyusunan yang sederhana.

Konsep aquascape tersebut ditujukan terutama bagi pemula yang ingin mulai bermain aquascape tanpa harus menggunakan banyak peralatan atau tanaman mahal. Dalam video, pembuatannya menggunakan akuarium berukuran 30 x 18 x 24 sentimeter, media rumah bakteri, soil, batu, serta beberapa jenis tanaman air.

Menurut penjelasan dalam video, salah satu alasan konsep ini disebut sebagai aquascape anti gagal adalah pemilihan bahan dan tanaman yang dianggap lebih mudah digunakan. Pembuatannya juga tidak menggunakan komposisi hardscape yang rumit.

Sebelum memulai, bahan pertama yang digunakan adalah pumis atau media lain yang berfungsi sebagai rumah bakteri. Media tersebut ditempatkan pada lapisan dasar akuarium dan diratakan, terutama dengan komposisi yang diarahkan ke bagian belakang.

“Yang penting ada rumah bakterinya itu yang harus ada,” ujar narasumber dalam video.

Setelah itu, bagian atas media diisi menggunakan soil. Ketebalan soil di bagian depan disarankan minimal sekitar 3 sentimeter. Sementara itu, bagian belakang dibuat lebih tinggi untuk membentuk kemiringan atau slope.

Konsep slope menjadi salah satu kunci agar ukuran akuarium yang relatif kecil tetap terlihat memiliki kedalaman. Dari sudut pandang depan, permukaan substrate yang meninggi ke arah belakang membuat tampilan aquascape terlihat lebih luas.

Baca Juga: 10 Mobil Termahal di GIAS 2026, Ada AMG GT63 Pro hingga Mobil Pertama di Dunia

Susunan Batu untuk Menambah Kedalaman

Setelah lapisan soil terbentuk, pembuatan aquascape anti gagal dilanjutkan dengan menempatkan batu sebagai hardscape. Batu yang digunakan dalam konsep ini merupakan batu bulat atau batu kali yang ditempatkan secara sederhana.

Batu berukuran lebih besar digunakan sebagai elemen utama, kemudian dilengkapi batu-batu kecil untuk menambah detail. Penempatannya tidak sekadar ditumpuk, tetapi disesuaikan dengan rencana posisi tanaman.

Dalam konsep yang dibuat, tanaman berukuran tinggi direncanakan ditempatkan di bagian belakang. Batu kemudian berfungsi membantu menutupi bagian akar tanaman agar tidak terlalu terlihat dari depan.

Sementara itu, tanaman dengan ukuran lebih rendah seperti anubias direncanakan berada di area depan. Kombinasi tersebut membuat tampilan hijau tetap terlihat tanpa menutupi seluruh bagian dasar akuarium.

Pembuatannya juga menekankan pentingnya membuat konsep terlebih dahulu sebelum mulai menyusun seluruh elemen. Dengan begitu, komposisi batu, tanaman, dan kemiringan soil dapat disesuaikan sejak awal.

Setelah hardscape dan soil tersusun, bagian belakang kembali ditambahkan soil untuk mempertegas slope. Pada konsep ini, area depan tidak menggunakan banyak tanaman sehingga bagian tersebut tidak perlu dibuat terlalu tinggi.

Baca Juga: 5 Mobil GIAS Surabaya yang Wajib Dilihat, Ada EV Rp300 Jutaan hingga Land Cruiser Hybrid

Air Diisi Sebelum Tanaman Ditanam

Tahap berikutnya adalah mengisi air sebelum proses penanaman. Air tidak langsung dituangkan dengan aliran deras karena dapat membuat susunan soil dan hardscape berantakan.

Pengisian dilakukan secukupnya hingga substrate menjadi basah. Kondisi tersebut disebut memudahkan proses penanaman karena tanaman dapat lebih mudah menempel pada media.

Tanaman kemudian ditanam menggunakan pinset. Jenis tanaman yang disebut dalam video antara lain Vallisneria, Anubias nana, dan Bacopa. Pemilihan tanaman tersebut disesuaikan dengan konsep sederhana yang ingin dibuat.

Konsep ini juga diklaim tidak membutuhkan waktu terlalu lama sebelum akuarium dapat diisi ikan. Dalam video disebutkan ikan seperti cupang atau guppy dapat dimasukkan setelah sekitar dua minggu.

Dari sisi biaya, harga akuarium diperkirakan sekitar Rp50 ribu. Media rumah bakteri disebut membutuhkan biaya sekitar Rp3 ribu, sedangkan soil sekitar Rp50 ribu untuk kebutuhan kurang lebih dua liter.

Batu bahkan disebut bisa diperoleh tanpa biaya apabila tersedia di sekitar rumah. Sementara itu, tanaman menjadi salah satu komponen tambahan yang masih dapat disesuaikan jumlah dan jenisnya.

Total biaya pembuatan kemudian diperkirakan berada di kisaran Rp160 ribu hingga di bawah Rp200 ribu, tergantung pilihan bahan yang digunakan.

Dengan modal tersebut, konsep aquascape anti gagal ini menjadi pilihan sederhana bagi pemula yang ingin membuat tank kecil di rumah atau di samping meja kerja. Tampilan hijau dari tanaman dan susunan batu juga diharapkan dapat memberikan suasana lebih rileks.

Bagi yang baru pertama kali mencoba aquascape, konsep sederhana seperti ini disarankan sebagai langkah awal. Bahan yang digunakan tidak terlalu banyak, komposisinya mudah dipahami, namun tetap menghasilkan tampilan akuarium yang memiliki kedalaman dan nilai estetika.

Baca Juga: Mobil Favorit GIIAS 2026: Nissan Fairlady Z Jadi Pilihan Terbaik

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Tanaman Aquascape Aquascape Anti Gagal Aquascape Murah Simple Scaper Akuarium Mini