Cara Ternak Ikan Guppy di Rumah, Modal Minim dan Tak Perlu Ribet

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB
Cara ternak ikan guppy di rumah ternyata mudah dan minim modal. Simak tips memilih indukan, air, pakan hingga merawat burayak.
Cara ternak ikan guppy di rumah ternyata mudah dan minim modal. Simak tips memilih indukan, air, pakan hingga merawat burayak.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Cara ternak ikan guppy di rumah ternyata bisa dilakukan dengan metode sederhana tanpa peralatan yang rumit. Mulai dari memilih indukan betina, menyiapkan air bersih, mencampurkan ikan jantan dan betina, hingga menyediakan tempat persembunyian untuk anakan menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dengan perawatan rutin, ikan guppy bahkan dapat berkembang biak beberapa kali dalam waktu relatif singkat.

Ikan guppy dikenal sebagai salah satu ikan hias yang mudah dikembangbiakkan. Dalam video tersebut, proses perkawinan dilakukan dengan langsung mencampurkan ikan jantan dan betina dalam satu akuarium.

Kenali Perbedaan Guppy Jantan dan Betina

Sebelum memulai proses ternak, calon pembudidaya perlu mengetahui perbedaan antara ikan guppy jantan dan betina. Guppy betina umumnya memiliki bentuk tubuh lebih bulat dengan sirip yang relatif pendek.

Sementara itu, guppy jantan memiliki tubuh lebih ramping. Siripnya juga cenderung lebih panjang dan memiliki tampilan yang menarik.

Pemilihan betina yang siap melahirkan dapat dilakukan dengan memperhatikan bentuk perut. Betina yang sudah hamil biasanya memiliki perut semakin bulat dan muncul bercak hitam di bagian belakang perut.

Campurkan Indukan untuk Proses Perkawinan

Proses perkawinan dapat dilakukan dengan langsung mencampurkan ikan jantan dan betina. Dalam praktik yang ditampilkan, proses perkawinan dilakukan sekitar tujuh hari.

Ikan guppy dapat melahirkan lebih dari sekali dalam waktu relatif dekat. Setelah melahirkan, indukan bahkan dapat kembali beranak pada minggu berikutnya sehingga pemilik tidak perlu heran jika siklus perkembangbiakannya berlangsung cepat.

Masa kehamilan guppy umumnya sekitar tiga minggu hingga satu bulan. Ikan ini menyimpan telur di dalam tubuh hingga menetas. Setelah anakan siap dilahirkan, guppy betina akan mengeluarkannya di tempat yang dianggap aman.

Gunakan Air Bersih untuk Budidaya

Kualitas air menjadi bagian penting dalam cara ternak ikan guppy di rumah. Air sumur dapat langsung digunakan apabila kondisinya bersih dan sesuai.

Sementara itu, penggunaan air PAM membutuhkan perlakuan tambahan. Air sebaiknya diendapkan terlebih dahulu selama sekitar satu hari sebelum digunakan untuk ikan.

Pergantian air juga perlu dilakukan secara rutin. Air baru dapat digunakan setelah anakan berusia sekitar satu minggu, dengan tetap memperhatikan kondisi akuarium agar ikan tidak mengalami perubahan lingkungan secara mendadak.

Baca Juga: Polytron Fox 500 Tembus 130 Km/Jam, Punya 3 Mode Berkendara

Sediakan Tempat Persembunyian untuk Burayak

Anakan guppy yang baru lahir memiliki risiko dimangsa oleh ikan dewasa, termasuk induknya sendiri. Karena itu, batu, tanaman air, atau ornamen lain dapat ditambahkan sebagai tempat persembunyian.

Tanaman air juga dapat membuat indukan merasa lebih nyaman sekaligus memberikan ruang aman bagi burayak untuk berlindung.

Ada pembudidaya yang memisahkan indukan menggunakan sekat atau jaring ketika proses kelahiran berlangsung. Cara tersebut dapat mencegah indukan mengejar dan memangsa anak. Namun, dalam praktik tertentu, indukan dan anakan tetap dapat berada dalam satu akuarium selama tersedia tempat berlindung dan pakan mencukupi.

Pakan Rutin Jangan Sampai Terlambat

Pemberian pakan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi ikan. Dalam video tersebut, ikan guppy diberi makan dua kali sehari dengan pelet sebagai pakan utama. Kutu air juga ditambahkan sekitar satu kali dalam seminggu.

Pemberian makanan secara teratur penting terutama ketika terdapat anakan di dalam akuarium. Burayak yang tidak segera mendapatkan makanan berisiko mengalami masalah pertumbuhan.

Kenali Tanda Guppy Sedang Hamil

Guppy betina yang hamil memiliki sejumlah ciri. Selain perut yang semakin bulat, bercak hitam di bagian perut belakang akan terlihat semakin jelas dan membesar.

Perilakunya juga dapat berubah. Betina yang hamil cenderung lebih sering menyendiri setelah makan dan mencari lokasi yang dianggap aman untuk melahirkan.

Jika mulai terlihat tanda-tanda anak berkembang di dalam perut, indukan dapat dipindahkan ke akuarium lain agar proses kelahiran lebih aman.

Selain perawatan air dan pakan, penjemuran juga disebut dapat membantu mempertahankan warna ikan. Ikan guppy dapat terkena sinar matahari sekitar satu hingga dua kali seminggu dengan durasi 10–30 menit.

Dengan metode sederhana tersebut, cara ternak ikan guppy di rumah dapat dipelajari langsung melalui praktik. Pemula tidak harus memiliki peralatan mahal untuk memulai, tetapi tetap perlu memperhatikan kebersihan air, pakan, kondisi indukan, dan keselamatan burayak.

Baca Juga: 10 Kekurangan Alva Cervo Setelah Dipakai 3 Bulan, Ada yang Bikin Khawatir

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
ikan guppy Burayak Guppy cara ternak ikan guppy budidaya guppy guppy betina