Cara Merawat Aglonema agar Subur, Perhatikan 5 Hal Penting Ini

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 19:20 WIB
Cara merawat aglonema agar subur perlu memperhatikan lingkungan, media tanam, pupuk, penyiraman, dan penggantian pot.
Cara merawat aglonema agar subur perlu memperhatikan lingkungan, media tanam, pupuk, penyiraman, dan penggantian pot.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Cara merawat aglonema agar subur tidak cukup hanya dengan menyiram dan memberikan pupuk. Kondisi lingkungan, media tanam, pemupukan, penyiraman, hingga penggantian pot perlu diperhatikan agar tanaman dapat tumbuh optimal, memiliki daun sehat, dan menghasilkan anakan.

Tips tersebut dibagikan melalui konten Kang Lirik yang membahas lima hal penting dalam perawatan aglonema. Menurutnya, perawatan yang tepat perlu disesuaikan dengan karakter aglonema yang berasal dari lingkungan hutan hujan tropis dengan kelembapan tinggi dan tanah yang memiliki porositas baik.

Baca Juga: Usaha Ikan Guppy Bisa Dimulai dari Rumah, Modal Minim hingga Raup Puluhan Juta

1. Perhatikan Lingkungan Tumbuh

Lingkungan menjadi faktor pertama yang perlu diperhatikan. Aglonema membutuhkan kelembapan yang terjaga serta pencahayaan yang cukup, tetapi tidak terlalu terik.

Di rumah, tanaman dapat ditempatkan di bawah paranet atau naungan plastik untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung sekaligus melindungi tanaman dari guyuran hujan berlebihan.

Sirkulasi udara juga perlu diperhatikan. Jika cahaya hanya datang dari satu sisi, tanaman sebaiknya diputar secara berkala agar pertumbuhan daun lebih merata.

Aglonema yang terus menerima cahaya dari samping dapat tumbuh tidak seimbang karena bagian tanaman yang mendapatkan cahaya lebih banyak berkembang lebih cepat.

2. Gunakan Media Tanam yang Poros

Media tanam menjadi faktor penting dalam cara merawat aglonema agar subur. Media yang digunakan sebaiknya memiliki porositas yang baik sehingga air tidak terlalu lama menggenang.

Media tanam siap pakai sebenarnya dapat digunakan. Namun, jika teksturnya terlalu padat, dapat ditambahkan bahan seperti sekam bakar dan pasir Malang kasar agar lebih porous.

Kondisi media perlu diperhatikan karena akar aglonema membutuhkan ruang dan sirkulasi yang baik untuk berkembang.

3. Jangan Berlebihan Memberikan Pupuk

Keinginan agar aglonema cepat besar dan menghasilkan banyak anakan terkadang membuat pemilik memberikan pupuk terlalu sering. Padahal, pemberian nutrisi berlebihan dapat membuat tanaman mengalami masalah.

Dalam video tersebut, pupuk daun dan vitamin B1 disebut dapat diberikan sekitar dua minggu sekali. Sementara jika menggunakan pupuk slow release, pemberiannya dapat lebih jarang, sekitar tiga hingga empat minggu sekali sesuai kebutuhan.

Pemupukan sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Tanaman yang mendapatkan terlalu banyak nutrisi justru dapat mengalami gangguan pertumbuhan.

Baca Juga: Cara Ternak Ikan Guppy untuk Pemula, Begini Tips agar Tak Mudah Mati

4. Siram Sesuai Kondisi Media

Penyiraman juga perlu disesuaikan dengan kondisi media tanam, bukan hanya berdasarkan jadwal.

Salah satu cara sederhana adalah memasukkan jari ke dalam media untuk memeriksa kelembapannya. Jika media masih basah atau lembap, penyiraman belum perlu dilakukan.

Ketika media mulai setengah kering, tanaman dapat disiram kembali. Penyiraman yang terlalu sering berisiko membuat akar terlalu basah dan dapat memicu pembusukan.

Pada kondisi tertentu, pemilik juga dapat melakukan pengkabutan pada daun untuk membantu menjaga kelembapan tanpa membuat media terlalu banyak menerima air.

5. Ganti Pot Saat Sudah Diperlukan

Penggantian pot atau repotting tidak harus dilakukan hanya berdasarkan hitungan enam atau 12 bulan. Kondisi tanaman dan media menjadi pertimbangan yang lebih penting.

Jika media sudah terlalu padat dan akar memenuhi pot, tanaman dapat dipindahkan ke pot yang lebih besar. Ruang tambahan tersebut dapat memberikan kesempatan bagi akar untuk berkembang.

Ukuran pot juga perlu disesuaikan dengan jenis dan ukuran aglonema. Tanaman berukuran besar membutuhkan pot yang lebih besar, sedangkan beberapa jenis berukuran lebih kecil tidak selalu membutuhkan pot besar.

Dengan memperhatikan lima faktor tersebut, perawatan aglonema dapat dilakukan secara lebih teratur. Jika daun baru tumbuh kecil atau tanaman terlihat tidak berkembang, kondisi media dan pola perawatan menjadi beberapa hal yang perlu diperiksa kembali.

Baca Juga: 12 Jenis Ikan Koi Terkenal dan Harganya, Ada yang Tembus Rp2 Juta

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
aglonema subur media tanam aglonema cara merawat aglonema agar subur pupuk aglonema penyiraman aglonema