Cara Merawat Monstera agar Subur dan Cantik, Ini 8 Tipsnya

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 19:25 WIB
Cara merawat monstera agar subur dan cantik, mulai dari cahaya, penyiraman, propagasi, pupuk hingga membersihkan daun.
Cara merawat monstera agar subur dan cantik, mulai dari cahaya, penyiraman, propagasi, pupuk hingga membersihkan daun.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Cara merawat monstera perlu diperhatikan agar tanaman tetap tumbuh subur, memiliki daun lebar dan tampak segar. Tanaman hias dengan ciri khas daun berlubang ini juga cukup cocok ditempatkan sebagai dekorasi indoor karena dapat mentoleransi cahaya yang tidak terlalu terang.

Monstera menjadi salah satu tanaman yang banyak dipilih untuk mempercantik rumah. Namun, pertumbuhan daun yang sehat tetap membutuhkan perawatan yang tepat, mulai dari pencahayaan, penyiraman, media tanam, hingga kebersihan daun.

Bagi pemula yang baru ingin mengoleksi monstera, berikut sejumlah cara perawatan yang dapat diterapkan.

1. Berikan Cahaya yang Cukup

Monstera memang tidak terlalu menyukai paparan sinar matahari langsung. Meski demikian, tanaman ini tetap membutuhkan pencahayaan yang cukup agar dapat tumbuh dengan baik.

Monstera dapat diletakkan di dekat jendela atau sudut rumah yang mendapatkan cahaya terang. Penempatan tersebut juga cocok untuk monstera yang dijadikan tanaman indoor.

2. Atur Penyiraman

Penyiraman menjadi bagian penting dalam cara merawat monstera. Tanaman ini tidak perlu disiram terlalu sering. Dalam video, penyiraman disarankan sekitar satu kali dalam seminggu.

Jumlah air juga perlu diperhatikan. Pastikan air dapat keluar melalui lubang drainase pot sehingga tidak menggenang di bagian bawah. Air yang terlalu banyak dan tertahan dapat meningkatkan risiko akar membusuk.

Penyiraman juga disebut dapat dilakukan pada sore hari karena tanaman akan menyerap air setelah proses penyiraman.

3. Lakukan Propagasi dengan Stek

Monstera dapat diperbanyak melalui propagasi menggunakan bagian batang yang memiliki ruas dan akar udara cukup kuat.

Batang dapat dipotong pada bagian antar-ruas menggunakan alat potong yang sesuai. Potongan yang telah memiliki beberapa daun dan akar kemudian dapat ditanam kembali.

Cara ini dapat dilakukan ketika tanaman sudah mulai tumbuh tinggi dan pemilik ingin mendapatkan tanaman baru sekaligus menjadikannya dekorasi rumah.

Baca Juga: Cara Ternak Ikan Guppy untuk Pemula, Begini Tips agar Tak Mudah Mati

4. Gunakan Media Tanam yang Poros

Monstera tidak membutuhkan media tanam yang terlalu khusus. Namun, kebutuhan nutrisi dan kelembapan tetap perlu diperhatikan.

Campuran media yang dapat digunakan antara lain sekam bakar, sekam mentah dan kompos. Media tersebut juga dapat ditambahkan perlit serta humus bambu untuk membantu mengatur kelembapan.

Saat menanam hasil propagasi, pastikan akar tertutup media dengan baik agar dapat menyerap nutrisi secara maksimal.

5. Berikan Pupuk Secukupnya

Jika media tanam sudah dicampur dengan kompos, pemberian pupuk tambahan tidak perlu dilakukan terlalu sering.

Dalam video, pemupukan tambahan disarankan sekitar lima kali dalam setahun. Jenis pupuk yang digunakan tidak harus tertentu dan dapat disesuaikan dengan pupuk yang tersedia di rumah atau yang mudah ditemukan di pasaran.

6. Gunakan Tiang Penyangga

Monstera termasuk tanaman yang dapat tumbuh merambat. Karena itu, penggunaan tiang turus atau penyangga dapat membantu menopang pertumbuhan tanaman.

Penyangga harus memiliki struktur yang kuat. Batang monstera juga perlu diikat dengan cukup kuat, tetapi jangan sampai ikatan merusak batang atau tangkai.

Untuk tampilan yang lebih estetik, monstera juga dapat diarahkan untuk merambat pada struktur dinding yang sesuai.

7. Pilih Pot dengan Drainase Baik

Pemilihan pot tidak kalah penting dalam cara merawat monstera. Gunakan pot yang memiliki lubang drainase sehingga air dapat keluar dengan baik.

Pot juga perlu diganti ketika akar mulai melingkari dan memenuhi bagian dalam pot. Gunakan pot baru yang ukurannya lebih besar dibandingkan pot sebelumnya dan sertakan media tanam yang berkualitas.

8. Bersihkan Daun Secara Rutin

Daun monstera yang lebar mudah menjadi tempat menumpuknya debu, terutama ketika tanaman diletakkan di dalam maupun luar ruangan.

Daun dapat dibersihkan menggunakan air bersih dan lap atau spons. Pembersihan dapat dilakukan sekitar satu hingga dua minggu sekali, atau disesuaikan dengan kondisi tanaman.

Daun yang bersih akan membuat warna hijau monstera terlihat lebih segar sekaligus memperkuat daya tariknya sebagai tanaman dekorasi.

Baca Juga: Harga Ikan Koi di Malang Mulai Rp1.000, Ada yang Tembus Rp1 Jutaan

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
cara merawat monstera tanaman monstera propagasi monstera monstera indoor tanaman hias