TRENGGALEK NJENGGELEK- Cara menata monstera menjadi hal penting jika ingin tanaman tumbuh rapi dan tidak melebar ke berbagai arah. Membeli monstera berukuran besar memang terlihat praktis, tetapi tanaman dengan banyak batang yang tumbuh ke arah berbeda justru bisa lebih sulit ditata. Salah satu kuncinya adalah memahami bagian depan dan belakang tanaman sebelum memasang tiang rambat atau moss pole.
Monstera berukuran besar yang dijual dalam pot sekitar 10 inci atau lebih terkadang terdiri dari beberapa tanaman dalam satu wadah. Kondisi tersebut membuat pertumbuhan tanaman terlihat lebat, tetapi batangnya dapat mengarah ke berbagai sisi.
Jika dibiarkan, masing-masing batang akan terus tumbuh melebar. Bahkan, tanaman dapat mulai merambat atau menjalar ke permukaan tanah.
Kenali Bagian Depan dan Belakang Monstera
Sebelum menata monstera, pemilik perlu mengetahui arah pertumbuhannya. Bagian depan tanaman dapat dikenali dari posisi daun dan tangkai daun atau petiole yang menghadap ke arah tertentu.
Sementara itu, bagian belakang biasanya ditandai dengan munculnya akar udara. Pola tersebut dapat digunakan untuk menentukan posisi tanaman terhadap tiang rambat.
Menentukan bagian depan dan belakang menjadi penting karena posisi tersebut tidak dapat diperbaiki hanya dengan memutar pot. Arah pertumbuhan setiap batang tetap perlu diperhatikan saat tanaman ditata.
Baca Juga: Cara Memelihara Ikan Guppy Tanpa Aerator, Perhatikan 5 Hal Penting Ini
Jangan Asal Meletakkan Moss Pole
Kesalahan yang sering terjadi adalah menempatkan satu moss pole tepat di tengah pot, terutama ketika monstera memiliki beberapa batang.
Jika terdapat tiga batang yang masing-masing menghadap ke arah berbeda, satu tiang di tengah tidak selalu dapat memberikan dukungan yang ideal. Bahkan, posisi tersebut dapat membuat batang dan daun saling bertumpuk.
Pada tanaman dengan banyak batang, secara teknis masing-masing batang bisa membutuhkan dukungan sendiri. Namun, penggunaan beberapa moss pole tentu tidak selalu praktis bagi pemilik tanaman.
Karena itu, penataan sejak awal menjadi solusi yang lebih sederhana.
Arahkan Semua Tanaman ke Sumber Cahaya
Untuk mendapatkan bentuk monstera yang lebih rapi, posisi tanaman perlu disesuaikan dengan arah jendela atau sumber cahaya.
Dalam video, pot ditempatkan dengan posisi jendela berada di depan tanaman. Bagian depan seluruh batang kemudian diarahkan menghadap jendela, sedangkan bagian belakangnya ditempatkan menempel pada tiang rambat.
Dengan posisi tersebut, pertumbuhan tanaman diharapkan lebih terarah dan tidak saling bertabrakan.
Pertimbangkan Top Cutting
Jika monstera telanjur tumbuh dengan beberapa batang yang arahnya berantakan, salah satu pilihan yang ditunjukkan adalah memulai kembali dari top cutting.
Batang bagian atas dapat dipotong, kemudian diperbanyak hingga menghasilkan tanaman dengan akar yang sudah cukup kuat. Setelah memiliki beberapa tanaman hasil rooting, tanaman tersebut dapat ditata kembali dalam satu pot.
Cara ini memang membutuhkan keberanian untuk memangkas tanaman yang sudah besar. Namun, hasilnya dapat memberikan kontrol lebih besar terhadap arah pertumbuhan monstera.
Atur Posisi Tiang di Dalam Pot
Setelah mendapatkan tanaman yang akan ditanam, posisi tiang rambat juga perlu diperhatikan. Tiang tidak harus berada tepat di tengah pot.
Tiang dapat ditempatkan mendekati salah satu sisi pot sehingga tersedia ruang untuk menempatkan tanaman. Bagian belakang batang diarahkan ke tiang, sementara bagian depan tanaman menghadap ke sumber cahaya.
Untuk tanaman berukuran kecil, penyangga sederhana seperti batang bambu juga dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Penataan Sejak Awal Membantu Pertumbuhan
Monstera dengan beberapa batang dalam satu pot memang bisa terlihat rimbun. Namun, jika setiap batang mengarah ke sisi berbeda, daun dapat saling menumpuk dan tanaman terlihat berantakan.
Karena itu, cara menata monstera sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan arah pertumbuhan setiap batang. Mengenali bagian depan dan belakang tanaman, mengatur posisi terhadap jendela, serta menempatkan tiang rambat secara tepat dapat membantu monstera tumbuh lebih terarah.
Bagi pemilik yang menginginkan bentuk tanaman tertentu, memulai dari beberapa top cutting yang sudah berakar juga dapat menjadi alternatif dibandingkan membeli monstera besar yang sejak awal memiliki arah pertumbuhan tidak beraturan.
Baca Juga: Harga Ikan Koi Blitar Ukuran Jumbo, Ada yang Tembus Rp4 Juta
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinterest