Cara Merawat Bugenvil agar Rimbun, Cukup 2 Kali Pangkas Tunasnya

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 20:50 WIB
Cara merawat bugenvil agar rimbun bisa dimulai dengan dua kali pemangkasan. Simak teknik memperbanyak tunas dan cabang.
Cara merawat bugenvil agar rimbun bisa dimulai dengan dua kali pemangkasan. Simak teknik memperbanyak tunas dan cabang.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Cara merawat bugenvil agar rimbun ternyata bisa dilakukan dengan fokus memperbanyak tunas dan cabang terlebih dahulu sebelum mengejar bunga. Dalam sebuah video, pemilik kanal Bantu Size membagikan teknik yang disebut cukup dilakukan dua kali, yaitu memangkas daun dan mata tunas ketika ranting sudah cukup tua, kemudian dilanjutkan dengan pemupukan untuk merangsang pertumbuhan tunas baru.

Bugenvil yang awalnya terlihat biasa saja dapat diarahkan menjadi tanaman dengan percabangan lebih padat. Kunci utamanya bukan memangkas tanaman secara terus-menerus, melainkan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemangkasan.

Teknik ini juga menekankan pentingnya kesabaran. Pemilik tanaman menyarankan agar penghobi tidak buru-buru mengharapkan bunga. Tanaman perlu diarahkan untuk memperbanyak ranting dan cabang terlebih dahulu. Setelah struktur tanaman menjadi rimbun, bunga diharapkan ikut muncul dalam jumlah lebih banyak.

Tunggu Ranting hingga Tua

Tahap pertama dimulai dengan memilih bagian ranting bugenvil yang masih muda dan menentukan batas hingga bagian yang sudah tua. Bagian yang sudah cukup tua tersebut menjadi area yang diproses untuk menghasilkan pertumbuhan tunas baru.

Setelah menentukan bagian yang akan dipangkas, daun dan mata tunas di sekitar area tersebut dibersihkan. Mata tunas yang terlihat kemudian menjadi titik penting karena dari bagian itulah pertumbuhan tunas baru diharapkan muncul.

Pemangkasan tidak disarankan dilakukan ketika ranting masih terlalu muda. Pemilik kanal tersebut menekankan agar tanaman terlebih dahulu dibiarkan sampai ranting menjadi lebih tua. Setelah mata tunas mulai terlihat berkembang, pemangkasan dapat dilakukan.

Baca Juga: Cara Merawat Aglonema agar Subur dan Rimbun, Ini 5 Tipsnya

Pangkas Daun dan Perhatikan Mata Tunas

Daun yang berada di area tertentu dipangkas untuk membuka mata tunas. Dengan kondisi tersebut, mata tunas lebih mudah diamati dan diarahkan untuk menghasilkan cabang baru.

Setelah pemangkasan selesai, tahap berikutnya adalah pemupukan. Pupuk diberikan setelah tanaman dipangkas sebagai bagian dari perawatan untuk mendukung pertumbuhan tunas.

Dalam video, pupuk diberikan secara sederhana pada area tanaman. Namun, takaran dan jenis pupuk sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tanaman serta petunjuk penggunaan produk yang digunakan.

Tiga Minggu Kemudian Mulai Muncul Tunas

Sekitar tiga minggu setelah pemangkasan dan pemupukan, tanaman mulai menunjukkan perubahan. Tunas-tunas baru bermunculan di sejumlah bagian ranting.

Tahap ini menjadi bagian penting dalam proses membuat bugenvil lebih rimbun. Namun, tanaman belum langsung diarahkan untuk berbunga. Fokus perawatan masih pada pertumbuhan tunas dan percabangan.

Ketika tunas baru sudah tumbuh, penghobi perlu kembali memperhatikan tingkat kematangannya. Jika daun dan ranting masih muda, tanaman dibiarkan berkembang terlebih dahulu.

Pangkas Kembali Setelah Tumbuh

Teknik berikutnya dilakukan ketika pertumbuhan tunas sudah berkembang dan ranting kembali cukup tua. Pemangkasan daun dapat dilakukan lagi, kemudian dilanjutkan dengan pemberian pupuk.

Dalam konsep yang dibagikan, proses pemangkasan dan pemupukan dilakukan secara bertahap. Setelah tanaman kembali menghasilkan tunas, penghobi perlu menunggu hingga bagian tersebut cukup matang sebelum melakukan pemangkasan berikutnya.

Cara ini membuat tanaman secara bertahap memiliki lebih banyak cabang. Semakin banyak percabangan yang terbentuk, semakin penuh pula tampilan bugenvil.

Jangan Kejar Bunga Terlalu Cepat

Salah satu pesan utama dalam video adalah jangan terburu-buru mengejar bunga. Menurut pemilik kanal, penghobi sebaiknya fokus membuat ranting dan cabang menjadi rimbun terlebih dahulu.

Setelah percabangan sudah banyak, tanaman kemudian dapat diarahkan untuk menghasilkan bunga. Dengan struktur cabang yang lebih padat, bunga diharapkan tumbuh lebih banyak sehingga tampilan bugenvil menjadi semakin penuh.

Teknik tersebut kemudian ditunjukkan pada tanaman yang sudah memiliki banyak ranting dan cabang. Bagian atas tanaman juga terlihat semakin padat setelah proses perawatan dilakukan secara bertahap.

Bagi penghobi tanaman hias, teknik ini menunjukkan bahwa cara merawat bugenvil agar rimbun membutuhkan waktu dan ketelitian. Dua kali pemangkasan yang dimaksud bukan berarti tanaman selesai dirawat hanya dalam dua tahap, tetapi menjadi bagian dari proses bertahap untuk membentuk percabangan.

Kuncinya adalah menunggu ranting cukup tua, memangkas bagian yang diperlukan, memberikan pupuk, lalu membiarkan tunas berkembang sebelum melakukan pemangkasan berikutnya.

Baca Juga: Cara Merawat Aglonema agar Subur dan Rimbun, Ini 5 Tipsnya

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
bunga bugenvil pemangkasan bugenvil bugenvil rimbun cara merawat bugenvil tunas bugenvil