TRENGGALEK NJENGGELEK- Cara merawat bugenvil kecil agar cepat berbunga ternyata tidak cukup hanya dengan memberikan pupuk. Pengaturan air, media tanam yang poros, pemangkasan, pemupukan, dan paparan sinar matahari menjadi sejumlah faktor penting yang perlu diperhatikan. Bahkan, bugenvil yang masih berukuran kecil disebut dapat menghasilkan bunga lebat jika dirawat dengan teknik yang tepat.
Bugenvil atau bunga kertas merupakan tanaman hias yang banyak digemari karena memiliki warna bunga cerah dan cocok tumbuh di wilayah tropis. Meski demikian, kesalahan perawatan justru dapat membuat tanaman lebih banyak menghasilkan daun daripada bunga.
Dalam sebuah video, dibagikan sejumlah tips untuk merangsang bugenvil berukuran kecil agar lebih cepat memasuki fase berbunga. Salah satu kuncinya adalah tidak memberikan terlalu banyak air.
Jangan Terlalu Sering Menyiram
Bugenvil dikenal sebagai tanaman yang menyukai sinar matahari dan tidak membutuhkan media yang selalu basah. Penyiraman berlebihan justru dapat membuat pertumbuhan daun lebih dominan.
Karena itu, penyiraman disarankan dilakukan sekitar dua hingga tiga kali dalam seminggu atau ketika media tanam sudah benar-benar kering. Kondisi media yang tidak terlalu basah disebut dapat memberikan sedikit tekanan pada tanaman sehingga merangsang proses pembungaan.
Namun, tanaman tetap harus mendapatkan air yang cukup. Penghobi perlu menyesuaikan frekuensi penyiraman dengan kondisi media, cuaca, dan lingkungan tempat tanaman diletakkan.
Gunakan Media Tanam yang Poros
Media tanam menjadi faktor berikutnya yang tidak boleh diabaikan. Bugenvil lebih cocok berada pada media yang cepat mengalirkan air sehingga tidak terjadi genangan di sekitar akar.
Dalam video tersebut, campuran yang digunakan terdiri dari tanah gembur, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Media tersebut diharapkan tetap menyediakan nutrisi sekaligus memiliki drainase yang baik.
Pot juga perlu mempunyai lubang drainase yang cukup. Jika air terlalu lama menggenang, akar berisiko mengalami masalah dan pertumbuhan tanaman dapat terganggu.
Baca Juga: Harga Pleci di Pasar Pramuka, Mulai Rp35 Ribu hingga Tembus Rp2,5 Juta
Pot Tidak Harus Terlalu Besar
Bugenvil kecil juga disebut tidak selalu membutuhkan pot berukuran besar. Dalam perawatan yang ditampilkan, tanaman dibiarkan berada dalam pot yang relatif kecil dengan kondisi media tidak terlalu basah.
Tujuannya adalah menjaga kondisi akar tetap terkendali dan menghindari media menyimpan terlalu banyak air. Meski begitu, ukuran pot tetap perlu disesuaikan dengan perkembangan akar dan kondisi tanaman.
Pangkas Ranting yang Terlalu Panjang
Pemangkasan menjadi langkah berikutnya untuk mendorong munculnya cabang produktif. Bugenvil yang dibiarkan tumbuh memanjang dapat lebih banyak menghasilkan daun tanpa pembentukan bunga yang optimal.
Ranting yang terlalu panjang atau memiliki percabangan lemah dapat dipangkas. Dari bagian yang dipotong tersebut diharapkan muncul tunas baru.
Tunas baru inilah yang kemudian dapat berkembang menjadi cabang produktif dan menghasilkan bunga. Karena itu, pemangkasan secara teratur menjadi bagian penting dalam membentuk bugenvil yang lebih rimbun.
Pilih Pupuk untuk Merangsang Bunga
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah penggunaan pupuk dengan kandungan nitrogen terlalu tinggi. Pupuk seperti urea dapat mendorong pertumbuhan daun, tetapi dalam konteks video, untuk merangsang bunga disarankan menggunakan nutrisi dengan kandungan fosfor dan kalium lebih tinggi.
Salah satu pilihan yang disebut adalah NPK. Pupuk dapat ditaburkan sedikit di sekitar pangkal tanaman sekitar satu kali sebulan atau diberikan melalui metode kocor menggunakan NPK Mutiara dengan takaran yang disebutkan dalam video.
Selain pupuk kimia, bahan alami seperti abu sekam dan air cucian beras yang telah difermentasi juga disebut dapat digunakan sebagai tambahan nutrisi.
Pastikan Mendapat Sinar Matahari Penuh
Faktor terakhir adalah pencahayaan. Bugenvil membutuhkan sinar matahari penuh, dengan paparan minimal sekitar enam jam setiap hari.
Pot sebaiknya ditempatkan di area terbuka seperti halaman atau teras yang memperoleh sinar matahari langsung. Jika tanaman terlalu lama berada di tempat teduh, pembentukan bunga dapat menjadi kurang optimal.
Pada akhirnya, cara merawat bugenvil kecil agar cepat berbunga berfokus pada keseimbangan perawatan. Jangan berlebihan menyiram, gunakan media poros dengan drainase baik, lakukan pemangkasan, berikan nutrisi yang sesuai, dan pastikan tanaman memperoleh sinar matahari cukup.
Jika dilakukan secara konsisten, bugenvil yang masih berukuran kecil pun dapat diarahkan untuk menghasilkan lebih banyak tunas dan bunga.
Baca Juga: Cara Membuat Aglonema Rimbun, Bisa dari Satu Tanaman hingga Jadi Rumpun
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinterest