TRENGGALEK NJENGGELEK- Cara merawat bugenvil agar cepat berbunga lagi ternyata bisa dilakukan setelah bunga lama rontok. Salah satu perawatan yang dibagikan adalah memangkas ranting bekas bunga secara rutin. Teknik sederhana ini tidak hanya membuat tanaman terlihat lebih rapi, tetapi juga membantu merangsang munculnya tunas baru yang berpotensi membawa calon bunga.
Bugenvil atau bunga kertas memang dikenal sebagai tanaman hias yang memiliki warna bunga mencolok. Namun, setelah masa berbunga selesai, sebagian penghobi membiarkan tangkai dan ranting bekas bunga tetap menempel hingga mengering.
Padahal, bagian tersebut dapat dirapikan melalui pemangkasan. Dalam video di kanal Akbar Bougenville, ditunjukkan cara memangkas ranting bekas bunga agar bugenvil kembali menghasilkan tunas dan bunga baru.
Pangkas Ranting Bekas Bunga
Tahapan perawatan dimulai setelah bunga bugenvil mengalami kerontokan. Ranting yang sebelumnya menjadi tempat bunga tumbuh kemudian dipangkas dan dirapikan.
Pemangkasan dilakukan pada bagian ranting bekas bunga dengan tujuan membuka kesempatan bagi mata tunas di sekitar potongan untuk berkembang. Dari mata tunas tersebut kemudian diharapkan muncul tunas baru sekaligus calon bunga.
Dalam contoh yang ditampilkan, terdapat ranting bekas bunga yang sudah rontok. Di bagian dekatnya terlihat mata tunas baru dengan calon bunga berwarna putih.
Mengapa Perlu Dipangkas?
Pemilik kanal menjelaskan bahwa pertumbuhan tunas pada bagian yang tidak dipangkas dapat berlangsung lebih lama. Sebaliknya, ranting bekas bunga yang dipangkas lebih awal dapat merangsang tanaman untuk kembali menghasilkan pertumbuhan baru.
Karena itu, pemangkasan tidak hanya bertujuan menghilangkan bagian tanaman yang sudah tidak berbunga. Perawatan tersebut juga dilakukan untuk membantu mempersiapkan bugenvil memasuki siklus pembungaan berikutnya.
Pemangkasan secara rutin juga membuat bentuk tanaman lebih tertata. Ranting dan tangkai bunga yang sudah kering tidak lagi memenuhi bagian tanaman sehingga tampilan bugenvil menjadi lebih rapi.
Lakukan Secara Rutin
Dalam video tersebut, pemangkasan dilakukan pada sejumlah ranting bekas tangkai bunga yang sudah rontok. Bagian-bagian yang dianggap perlu kemudian dirapikan satu per satu.
Langkah tersebut sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama setelah bunga selesai dan mulai berguguran. Dengan begitu, bagian tanaman yang sudah tidak diperlukan dapat segera dirapikan.
Pemilik kanal juga menunjukkan adanya ranting yang sudah selesai berbunga, tetapi di bagian sampingnya mulai muncul tunas baru. Tunas tersebut menjadi tanda bahwa tanaman sedang memasuki pertumbuhan berikutnya.
Jika ranting bekas bunga dibiarkan terlalu lama, bagian tersebut dapat menjadi kering dan membuat tanaman terlihat kurang terawat. Karena itu, pemangkasan menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan penghobi di rumah.
Membantu Bugenvil Berbunga Kembali
Tujuan utama teknik ini adalah merangsang bugenvil agar kembali menghasilkan bunga dalam waktu lebih cepat. Setelah ranting bekas bunga dipangkas, mata tunas yang berada di sekitar area tersebut diharapkan tumbuh menjadi tunas baru.
Tunas baru tersebut kemudian dapat membawa calon bunga. Semakin rutin bagian bekas bunga dirapikan, tanaman diharapkan dapat mempertahankan siklus pertumbuhannya dengan lebih baik.
Namun, pemangkasan tetap perlu dilakukan secara proporsional. Tidak semua bagian tanaman harus dipotong sekaligus. Fokusnya adalah merapikan ranting atau tangkai yang sudah selesai berbunga dan tidak lagi produktif.
Tanaman Lebih Rapi dan Tidak Menunggu Terlalu Lama
Selain membantu pembungaan berikutnya, pemangkasan memberikan manfaat visual. Bugenvil menjadi lebih rapi karena tidak dipenuhi tangkai bunga yang sudah kering dan rontok.
Perawatan ini juga relatif sederhana sehingga dapat dilakukan oleh penghobi tanaman hias di rumah. Setelah bunga lama rontok, bagian bekas bunga dapat diperiksa dan dipangkas untuk memberikan ruang bagi pertumbuhan baru.
Dengan demikian, cara merawat bugenvil agar cepat berbunga lagi tidak selalu membutuhkan perlakuan rumit. Pemangkasan ranting bekas bunga secara rutin dapat menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk merangsang munculnya tunas dan calon bunga baru.
Kunci lainnya adalah memperhatikan kondisi tanaman setelah pemangkasan. Berikan waktu bagi tunas baru untuk berkembang sebelum melakukan pemangkasan berikutnya. Dengan perawatan yang konsisten, bugenvil diharapkan kembali rimbun dan menghasilkan bunga baru.
Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest