10 Jenis Ikan Cupang yang Populer, dari Halfmoon hingga Wild Betta

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 19:39 WIB
10 jenis ikan cupang populer dari halfmoon, plakat, crowntail, koi, giant hingga wild betta beserta karakteristiknya.
10 jenis ikan cupang populer dari halfmoon, plakat, crowntail, koi, giant hingga wild betta beserta karakteristiknya.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Ikan cupang menjadi salah satu ikan hias yang banyak digemari karena warna tubuh, bentuk sirip, dan karakter yang beragam. Tak hanya halfmoon dan crowntail, terdapat banyak jenis ikan cupang dengan ciri khas berbeda. Mulai dari plakat yang memiliki sirip pendek hingga giant berukuran besar, setiap varietas membutuhkan perawatan yang disesuaikan dengan karakteristiknya.

Bagi penghobi yang ingin menambah koleksi, mengenali jenis ikan cupang penting dilakukan sebelum memilih. Bentuk sirip, ukuran tubuh, karakter, hingga kebutuhan air dapat berbeda antara satu varietas dengan lainnya.

1. Cupang Halfmoon

Halfmoon dikenal dari bentuk ekornya yang lebar dan dapat membentuk sudut menyerupai setengah lingkaran ketika mengembang. Jenis ini tersedia dalam beragam warna, seperti merah, biru metalik, hingga kombinasi warna.

Siripnya yang lebar membuat halfmoon perlu dipelihara dalam akuarium dengan kondisi air yang tenang. Arus filter yang terlalu kuat dapat membuat sirip mudah rusak.

Suhu air sekitar 24-28 derajat Celsius juga perlu dijaga agar tetap stabil. Dekorasi akuarium sebaiknya tidak memiliki bagian tajam yang berpotensi merobek sirip.

2. Cupang Plakat

Berbeda dengan halfmoon, plakat memiliki sirip yang lebih pendek dan tubuh relatif kompak. Karakternya juga dikenal lebih aktif, terutama pada cupang jantan.

Sirip pendek membuat plakat lebih leluasa berenang dan relatif lebih mudah dirawat. Pakan dengan kandungan protein seperti pelet berkualitas, cacing darah, dan kutu air dapat diberikan sesuai kebutuhan.

3. Cupang Crowntail

Crowntail atau serit mempunyai ciri paling mudah dikenali, yakni ujung sirip yang menyerupai mahkota atau duri. Bentuk tersebut membuat tampilannya terlihat dramatis.

Namun, bagian sirip yang menjuntai membutuhkan perhatian. Akuarium sebaiknya bebas dari benda kasar dan tajam. Arus air juga perlu dibuat lembut agar sirip tidak mudah rusak.

Baca Juga: Dudung Abdurachman Resmi Jadi Menko Polkam, Ini Daftar Perubahan Kabinet Prabowo

4. Cupang Double Tail

Double tail memiliki ekor yang terbelah menjadi dua bagian sehingga terlihat seperti mempunyai dua ekor. Varietas ini juga dikenal memiliki tubuh yang lebih pendek dan lebar.

Karakteristik tersebut membuat double tail perlu ditempatkan pada lingkungan dengan arus air rendah. Kondisi air yang stabil serta pakan secukupnya juga penting karena bentuk tubuhnya dapat membuat pergerakan menjadi lebih terbatas.

5. Cupang Giant

Sesuai namanya, giant merupakan jenis cupang dengan ukuran tubuh jauh lebih besar dibandingkan cupang pada umumnya. Ukurannya dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi penghobi ikan hias.

Karena tubuhnya lebih besar, kebutuhan ruang juga meningkat. Akuarium yang lebih luas diperlukan agar ikan dapat berenang dengan leluasa. Kualitas air dan sistem filtrasi tetap harus diperhatikan tanpa menciptakan arus terlalu kuat.

6. Cupang Koi

Cupang koi terkenal karena pola warnanya yang menyerupai ikan koi. Warna merah, putih, hitam, oranye, hingga kombinasi lainnya dapat muncul pada tubuh ikan.

Salah satu daya tariknya adalah pola warna yang dapat mengalami perubahan seiring waktu. Pakan berkualitas dengan nutrisi yang sesuai dapat membantu menjaga kondisi dan tampilan warna tubuh.

7. Cupang Fancy

Fancy mempunyai kombinasi warna dan pola yang beragam. Warna biru, merah, ungu, kuning hingga nuansa pastel dapat muncul pada tubuh dan siripnya.

Variasi pola yang tidak seragam membuat setiap ikan memiliki tampilan berbeda. Kebersihan air tetap menjadi faktor penting agar warna dan kondisi sirip tetap terjaga.

8. Cupang Half Sun

Half sun merupakan perpaduan karakteristik halfmoon dan crowntail. Bentuk ekornya lebar seperti halfmoon, tetapi bagian ujung sirip mempunyai karakter bergerigi.

Sirip yang lebar membuat jenis ini membutuhkan air dengan arus lembut dan akuarium yang cukup luas. Dekorasi tajam sebaiknya dihindari untuk mencegah kerusakan sirip.

9. Cupang Dumbo Ear

Dumbo ear atau elephant ear memiliki sirip dada berukuran besar yang menyerupai telinga gajah. Ketika berenang, sirip tersebut terlihat mengembang seperti sayap.

Karena sirip dadanya lebar, ruang berenang yang cukup menjadi salah satu kebutuhan utama. Suhu air sekitar 24-27 derajat Celsius serta pakan berkualitas dapat membantu menjaga kondisinya.

10. Wild Betta

Berbeda dengan varietas hasil seleksi pembiakan, wild betta mempertahankan lebih banyak karakteristik alami. Warna tubuhnya cenderung lebih sederhana dengan nuansa gelap atau metalik.

Beberapa kelompok wild betta antara lain Betta imbellis dan Betta smaragdina. Jenis ini umumnya menyukai lingkungan yang lebih tenang dengan tanaman dan tempat persembunyian.

Kondisi air juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan spesies. Dalam perawatannya, penghobi dapat menyediakan pakan seperti kutu air, jentik nyamuk, serangga kecil, atau pakan khusus ikan.

Dengan berbagai karakter tersebut, 10 jenis ikan cupang memiliki daya tarik masing-masing. Sebelum membeli, penghobi perlu mempertimbangkan ukuran akuarium, kondisi air, jenis pakan, karakter ikan, serta bentuk sirip agar perawatan dapat dilakukan secara tepat.

Baca Juga: Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Ada Anwar Usman dan Rocky Gerung

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
ikan cupang Jenis Ikan Cupang Cupang Plakat cupang halfmoon cupang koi