Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Udang Indonesia Terkontaminasi Sesium-137: Fakta Ilmiah di Balik Kasus Ekspor

Mahsun Nidhom • Kamis, 28 Agustus 2025 | 05:45 WIB
Beberapa udang ekspor Indonesia terkandung Cesium-137 beberapa waktu lalu.
Beberapa udang ekspor Indonesia terkandung Cesium-137 beberapa waktu lalu.

Trenggaleknjenggelek - Di akhir Agustus 2025, udang ekspor Indonesia ke Amerika Serikat dideteksi mengandung radioaktif Cesium-137.

Angka yang ditemukan memang tergolong rendah, sekitar 68 becquerel per kilogram, tetapi tetap saja cukup untuk memicu tanda tanya besar.

Temuan ini awalnya diumumkan oleh pihak Bea Cukai dan BPOM Amerika setelah menguji kontainer berisi produk udang beku asal Indonesia.

Fakta tersebut kemudian dikonfirmasi ulang oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) di Indonesia. Dengan kata lain, kasus ini bukan sekadar gosip—kontaminasi memang nyata terjadi.

Bagi sebagian orang, kata radioaktif langsung identik dengan nuklir, ledakan, dan kanker. Padahal, realitasnya tidak sesederhana itu.

Unsur radioaktif, termasuk Cesium-137, sebenarnya sudah lama berada di sekitar kita. Tubuh manusia, udara, bahkan beberapa alat rumah sakit dan industri juga memanfaatkan zat radioaktif dalam kadar tertentu.

Pertanyaannya apakah udang Indonesia yang terdeteksi itu berbahaya jika dikonsumsi?
Jawabannya, tidak langsung.

Dengan dosis rendah, dampak kesehatan tidak akan terasa instan, apalagi kalau hanya makan dalam porsi wajar.

Risiko baru meningkat jika paparannya berlangsung terus-menerus dalam jangka panjang.

Spekulasi liar segera merebak. Ada yang menyebut ini ulah pembuangan limbah nuklir Jepang ke laut Pasifik tahun lalu, ada juga yang curiga ke arah perang dagang antara Amerika dan Indonesia.

Namun, penelusuran awal Bapeten justru menemukan indikasi bahwa sumber radiasi berasal dari pengepul besi di dekat pabrik pengolahan udang, bukan dari laut tempat budidaya.

Artinya, kemungkinan besar kontaminasi terjadi pada tahap penyimpanan atau pengiriman, bukan karena udangnya "hidup" di perairan terpapar nuklir. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#sesium 137 #udang radioaktif #udang